Kerjaan sampingan tidak selalu harus jauh dari dunia teknologi. Buat yang sudah familiar dengan teknologi blockchain, kripto, atau internet, sektor Web3 juga menawarkan peluang freelance yang cukup beragam.
Menariknya, masuk ke industri ini tidak harus jago coding. Web3 juga membutuhkan writer, designer, community manager, social media specialist, researcher, hingga orang yang menangani marketing dan partnership.
Beberapa pekerjaan bahkan tersedia dalam bentuk proyek pendek atau bounty. Jadi, Web3 bisa dijajal sebagai sumber penghasilan tambahan tanpa harus langsung meninggalkan pekerjaan utama.
Apa Itu Web3 dan Seberapa Besar Peluang Kerjanya?
Web3 merupakan istilah yang digunakan untuk perkembangan internet berbasis blockchain, smart-contract, aset kripto, token, hingga aplikasi terdesentralisasi atau decentralized application (dApp).
Ekosistemnya luas, mulai dari crypto exchange, protokol DeFi, blockchain, wallet, gaming, platform analitik, hingga berbagai startup yang membangun produk menggunakan teknologi blockchain.
Layaknya perusahaan teknologi biasa, proyek ini tetap membutuhkan orang untuk membuat produk, menulis konten, mengurus komunitas, mendesain tampilan, melakukan riset hingga memasarkan layanan mereka.
Bedanya, banyak perusahaan Web3 yang tumbuh dengan kultur kerja global dan remote. Artinya, peluangnya tidak selalu terbatas lokasi dan bisa terbuka untuk pekerja dari berbagai negara.
Contohnya terlihat di Upwork. Salah satu lowongan blockchain engineer pada Agustus 2026 menawarkan kontrak remote sekitar US$25 hingga US$40 per jam, setara kurang lebih Rp441 ribu hingga Rp706 ribu per jam.

Tentu, angka tersebut bukan patokan pasti. Pengalaman, portofolio, kemampuan bahasa Inggris, tingkat kesulitan proyek dan negosiasi tetap sangat menentukan berapa bayaran yang akhirnya diterima.
Kerjaan Web3 Apa yang Banyak Dibutuhkan?
Sebelum berburu lowongan pekerjaan di Web3, langkah paling masuk akal adalah melihat skill yang sudah dimiliki. Tidak perlu memaksakan belajar Solidity kalau kekuatan utama justru berada di bidang menulis atau desain.
1. Content Writer dan Technical Writer
Proyek kripto membutuhkan artikel, newsletter, landing page, dokumentasi hingga konten edukasi. Pengetahuan mengenai blockchain, DeFi, wallet dan tokenomics biasanya menjadi nilai tambah.
Technical writer lebih spesifik karena dapat mengerjakan dokumentasi produk, tutorial protokol hingga materi yang ditujukan untuk pengembang.
2. Community dan Social Media
Discord, Telegram dan X menjadi bagian penting dari banyak proyek Web3. Karena itu, community manager dan moderator masih dibutuhkan untuk menjaga komunikasi dengan pengguna.
Ada pula pekerjaan social media yang mencakup pembuatan thread, meme, video pendek, kalender konten hingga kampanye peluncuran produk.
3. Developer
Buat yang bisa coding, pilihannya semakin luas. Web3 membutuhkan developer blockchain untuk membangun dApp, smart-contract, wallet integration, protokol DeFi hingga infrastruktur blockchain.
Skill seperti Solidity, Rust, JavaScript, TypeScript, React dan Node.js cukup sering muncul dalam berbagai lowongan.
4. Designer
Web3 tetap membutuhkan UI/UX dan visual yang enak dilihat. Desainer bisa mengerjakan interface dApp, dashboard, landing page hingga konten media sosial.
Memahami pengalaman pengguna seperti koneksi wallet, gas fee dan sign transaction dapat menjadi nilai tambah.
5. Researcher dan Data Analyst
Kalau lebih suka membedah data, jalur riset juga tersedia. Pekerjaannya bisa mencakup analisis DeFi, tokenomics, kompetitor, tren pasar hingga aktivitas on-chain.
Kemampuan menggunakan Dune, DefiLlama, Santiment, blockchain explorer dan spreadsheet dapat membantu untuk masuk ke jalur tersebut.
Cara Mencari Kerjaan Sampingan di Web3
Tidak perlu langsung mengirim CV ke puluhan perusahaan. Mulai dulu dari skill yang sudah dikuasai, lalu buat portofolio yang menunjukkan kemampuan tersebut dalam konteks Web3.
Writer bisa membuat artikel soal DeFi, designer dapat membuat konsep interface wallet crypto, sedangkan developer bisa membangun dApps sederhana dan menyimpannya di GitHub.
Setelah itu, gunakan beberapa platform sebagai radar pencarian:
- Web3.career: cocok untuk mencari lowongan khusus blockchain berdasarkan role, lokasi, remote dan kisaran gaji.
- CryptoJobsList: menyediakan pekerjaan kripto dari bidang development hingga content, marketing dan community.
- Upwork: cocok mencari proyek freelance dengan sistem bayaran per jam atau fixed price.
- Dework: menyediakan bounty dari berbagai DAO untuk menulis, desain, pengembangan, riset hingga komunitas.
- X, Discord dan Telegram: berguna untuk menemukan lowongan atau peluang contributor langsung dari komunitas proyek.
Alurnya bisa dibuat sederhana. Cari lowongan pekerjaan Web3 melalui job board, cek proyek dan timnya, siapkan portofolio relevan, kemudian masuk ke komunitas untuk memahami produk lebih dalam.
Jangan Asal Ambil Lowongan Web3 karena Bayarannya Besar
Satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah risiko scam. Industri kripto tidak hanya punya token abal-abal, tetapi juga recruiter dan juga lowongan palsu.
Sebelum menerima pekerjaan, periksa beberapa hal berikut:
- identitas perusahaan dan anggota tim;
- website serta akun media sosial resmi;
- email dan identitas recruiter;
- sistem serta nominal pembayaran;
- file atau aplikasi yang diminta untuk diunduh;
- permintaan menghubungkan wallet atau membayar biaya tertentu.
Bahaya! Hacker Korut Punya Modus Baru untuk Membobol Wallet Kripto
Jangan pernah memberikan seed phrase atau private key dengan alasan apa pun. Tawaran kerja yang meminta calon pekerja membayar lebih dulu juga patut dicurigai.
Pada akhirnya, kerja sampingan di Web3 bukan cuma soal menjadi pengembang blockchain. Writer, designer, researcher hingga social media specialist juga memiliki ruang untuk masuk.
Mulai dari skill yang sudah dimiliki, pahami dasar industrinya, bangun portofolio relevan dan gunakan beberapa platform sekaligus. Dari sana, Web3 bisa menjadi pintu tambahan untuk mencari pengalaman sekaligus penghasilan baru.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


