Cara Hemat Jadi Miliarder Crypto ala Oscar Darmawan Biar Bisa Buka Kelas

Di tengah maraknya tren kelas edukasi kripto berbayar, sebuah sindiran datang dari pelaku industri sendiri. Lewat video yang diunggah Rabu (01/04/2026), Oscar Darmawan membongkar “cara cepat” terlihat seperti miliarder kripto. Bukan lewat trading atau investasi, melainkan lewat pencitraan yang rapi dan terencana.

Pura-Pura Jadi Miliarder Crypto Versi Hemat ala Oscar

Oscar membuka dengan pertanyaan sederhana namun cukup provokatif. Ia melempar pertanyaan kepada penonton, berapa sebenarnya biaya untuk pura-pura jadi miliarder kripto?

Ia kemudian merinci skenarionya. Tiket pesawat murah dari Jakarta ke Dubai disebut hanya sekitar Rp16 juta. Setibanya di sana, penginapan di kisaran Rp1 juta per malam selama empat hari berarti total sekitar Rp4 juta.

Selanjutnya, menurut pendiri Indodax tersebut, kunci utamanya ada pada pemilihan lokasi. Menginap di pusat kota Dubai dinilai memberi akses ke spot ikonik seperti Burj Khalifa tanpa perlu biaya besar untuk terlihat “mewah”.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Pilih yang berada di pusat kota supaya kamu bisa ambil view mewah, foto di Burj Khalifa juga gratis,” tuturnya.

BACA JUGA:  Dompet Crypto dalam Bahaya Gegara Komputasi Kuantum

Tak hanya itu, ia juga menyarankan foto dengan mobil mewah seperti Lamborghini. Aktivitas ini bisa didapat hanya dalam waktu lima menit dengan biaya sekitar Rp200 ribu.

Selain itu, Oscar menambahkan sentuhan gaya hidup. Satu hari di club mewah diperkirakan menghabiskan sekitar Rp600 ribu. Di lokasi ini, konten harus direkam sebanyak mungkin untuk menciptakan citra “sukses” di mata calon pembeli kelas.

“Nah, di situ kamu harus rekam konten sebanyak mungkin untuk stok sebulan ke depan. Jangan lupa ganti-ganti baju supaya kelihatan beda hari,” jelas Oscar.

Intip Koleksi Mobil Timothy Ronald, Ada yang Dibanderol Rp15 Miliar!

Untuk makan, Oscar menyarankan trik sederhana. Restoran mewah tetap bisa dikunjungi, tetapi cukup memesan minuman seperti air atau teh dengan total Rp1,1 juta agar tetap terlihat eksklusif.

Pengalaman lain seperti naik perahu di Dubai Marina hanya membutuhkan sekitar Rp350 ribu. Sementara itu, kebutuhan makan sehari-hari bisa ditekan hingga Rp2 juta dengan memilih fast food atau restoran India yang relatif murah.

BACA JUGA:  Era Baru Polymarket, Manipulasi dan Insider Trading Kini Disikat

Jika ditotal, seluruh “operasi pencitraan” ini tidak membutuhkan biaya yang fantastis. Dengan perhitungan sederhana, totalnya sekitar Rp24,25 juta.

Angka ini menjadi titik penting. Dengan modal yang relatif “terjangkau” untuk standar konten high-end, seseorang sudah bisa membangun citra sebagai influencer kripto dengan gaya hidup mewah.

Pesan Nyelekit Oscar soal Fenomena Jual Kelas Kripto

Dari sinilah arah sindiran mulai terasa lebih jelas. Setelah semua konten terkumpul, Oscar menutup dengan punchline yang cukup tajam. Seseorang, menurutnya, sudah “siap menjual kelas sukses crypto seharga Rp5 juta atau lebih.”

Logikanya pun sederhana. Jika satu kelas dihargai Rp5 juta dan diikuti 100 peserta, maka potensi pendapatan bisa mencapai Rp500 juta. Bahkan dengan harga lebih rendah, misalnya Rp2,5 juta, angka tersebut masih menghasilkan Rp250 juta.

Dalam beberapa kasus, harga yang ditawarkan bahkan mencapai puluhan juta rupiah. Tidak sedikit pula yang membanderol kelasnya hingga angka fantastis, dengan kisaran tertinggi yang pernah beredar disebut-sebut menyentuh Rp97 juta.

BACA JUGA:  Komputer Kuantum Kian Dekat, Google Siapkan Deadline di 2029

Melalui pendekatan satir ini, Oscar Darmawan seolah mengajak publik untuk berpikir lebih kritis. Apakah yang dijual benar-benar pengetahuan, atau sekadar citra yang dibangun dengan strategi flexing yang terlihat meyakinkan?

Pada akhirnya, pesannya sederhana namun dalam. Di era digital, tidak semua yang tampak “miliarder” benar-benar mencerminkan realitas. Kadang, yang terlihat mahal justru hasil dari perhitungan yang sangat… hemat.

Benarkah Timothy Ronald Menjual Ilusi Lewat Akademi Crypto?

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait