TON Tech baru saja meluncurkan TON Agentic Wallet, fitur revolusioner yang memungkinkan kamu melakukan trading crypto di Telegram secara otomatis melalui agen AI, tanpa harus menyentuh kunci utama wallet-mu. Penasaran bagaimana cara kerja dan cara menggunakannya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!
BACA JUGA: Apa Itu Kite AI? Blockchain Pertama untuk Ekonomi Agen AI!
Apa Itu TON Agentic Wallet?
TON Agentic Wallet adalah standar dompet kripto non-kustodial dan open-source yang dirancang khusus untuk agen AI otonom di jaringan blockchain TON (The Open Network). Singkatnya, ini adalah wallet yang bisa dikendalikan oleh agen AI untuk menjalankan transaksi on-chain secara mandiri.
Fitur ini dikembangkan oleh TON Tech, tim infrastruktur di bawah The Open Platform (TOP), yakni pengembang utama alat berbasis blockchain untuk Telegram. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif Telegram, platform ini menjadi lahan yang sangat strategis untuk menghadirkan layanan keuangan berbasis AI.
Yang membuat TON Agentic Wallet berbeda dari bot trading biasa adalah pendekatannya yang non-kustodial. Kamu tetap menjadi pemilik penuh asetmu. Agen AI hanya memiliki akses ke dana yang kamu alokasikan secara khusus untuknya, tidak lebih, tidak kurang.
“ Agentic Wallets mengubah agen AI dari asisten menjadi aktor. Agen di Telegram tidak hanya dapat berkomunikasi, tetapi juga bertransaksi, melakukan pembayaran dan berinteraksi dengan layanan on-chain atas nama pengguna, tanpa perlu menyentuh kunci mereka sama sekali.” ujar Andrew Grekov, Head of TON Tech, seperti dilansir dari laman The Block.
BACA JUGA: Gemini Meluncurkan Agentic Trading, Ini Cara Kerja dan Menggunakannya!
Bagaimana Cara Kerja TON Agentic Wallet?
Biar kebayang, TON Agentic Wallet ini bukan sekadar dompet kripto biasa, tapi sistem yang dirancang supaya kamu bisa “mendelegasikan” sebagian kontrol ke AI tanpa kehilangan kendali penuh. Jadi, ada pembagian peran yang jelas antara kamu sebagai pemilik dan agen sebagai eksekutor.
Di bawah ini, kita breakdown cara kerjanya secara simpel biar kamu bisa paham alurnya dari awal sampai akhir:
1. Dua Kunci yang Terpisah
Konsep utama TON Agentic Wallet ada di pemisahan dua jenis kunci, yaitu owner key dan operator key. Owner key ini sepenuhnya milik kamu dan tidak pernah dibagikan ke siapa pun, termasuk AI. Artinya, kendali utama atas aset tetap ada di tangan kamu.
Sementara itu, operator key dipegang oleh agen AI, tapi fungsinya terbatas. Kunci ini hanya bisa digunakan untuk menjalankan transaksi dari wallet khusus agen, bukan dari wallet utama kamu. Jadi, meskipun AI aktif melakukan transaksi, dia tidak punya akses langsung ke dana utama kamu.
2. Smart contract Berbasis SBT
Secara teknis, setiap Agentic Wallet itu sebenarnya adalah smart contract yang dibuat dalam bentuk Soulbound Token (SBT). SBT ini semacam NFT yang tidak bisa dipindahkan, jadi identitas wallet-nya benar-benar “menempel” dan tidak bisa diperdagangkan atau disalahgunakan.
Di dalam smart contract ini, tetap ada fitur standar seperti wallet TON versi terbaru, termasuk sistem keamanan seperti nonce untuk mencegah replay attack (transaksi diulang tanpa izin). Jadi, walaupun konsepnya baru, fondasinya tetap pakai sistem yang sudah teruji.
3. Lingkungan Terisolasi (Sandboxed)
Salah satu fitur paling penting adalah isolasi dana. Dana yang digunakan oleh agen AI ditempatkan di wallet terpisah yang tidak terhubung langsung dengan wallet utama kamu. Ini ibarat kamu kasih “uang operasional” ke asisten, bukan seluruh tabunganmu.
Kalau terjadi kesalahan, bug, atau bahkan skenario terburuk seperti eksploitasi, kerugian hanya terbatas pada dana yang kamu alokasikan ke wallet agen tersebut. Jadi, risiko bisa dikontrol dan tidak merusak keseluruhan aset kamu.
4. Integrasi Langsung dengan Telegram
TON Agentic Wallet terintegrasi langsung dengan Telegram lewat Bot API dan komunikasi antar-bot. Artinya, kamu bisa melakukan transaksi atau memberi instruksi ke AI langsung dari chat, tanpa perlu buka aplikasi tambahan.
Pengalaman ini jadi jauh lebih praktis dan cepat. Misalnya, kamu tinggal kirim perintah lewat chat, dan agen AI bisa langsung mengeksekusi transaksi sesuai aturan yang sudah kamu set, semuanya terjadi dalam satu ekosistem yang familiar.
Cara Menggunakan TON Agentic Wallet
Kalau tadi kamu sudah paham cara kerjanya, sekarang kita masuk ke bagian praktiknya. Kabar baiknya, setup TON Agentic Wallet ini cukup simpel dan nggak butuh skill teknis tinggi.
Di bawah ini adalah alur penggunaannya dari nol sampai kamu bisa mulai “mengaktifkan” agen AI untuk bantu transaksi.
1. Siapkan Wallet TON Utama
Pertama, kamu perlu punya wallet TON utama sebagai pusat kendali. Wallet ini yang akan menyimpan aset utama kamu sekaligus jadi “owner” dari Agentic Wallet yang nanti dibuat.
Kamu bisa pakai wallet populer seperti Tonkeeper atau MyTonWallet. Yang penting, pastikan wallet tersebut aktif dan kamu pegang penuh akses private key-nya.
2. Akses Dashboard Agentic Wallets
Setelah wallet siap, buka dashboard resmi di agents.ton.org untuk mulai setup. Di sini, kamu akan diminta menghubungkan wallet utama agar bisa mengelola Agentic Wallet langsung dari satu tempat.
Dashboard ini berfungsi sebagai pusat kontrol. Kamu bisa bikin wallet baru, memantau transaksi secara real-time, mengganti kunci operator, sampai menarik dana.
3. Deploy Agentic Wallet Baru
Di dalam dashboard, pilih opsi “Create Wallet” untuk membuat Agentic Wallet baru. Proses ini pada dasarnya adalah deploy smart contract yang akan jadi “wallet khusus” untuk agen AI kamu.
Kamu akan diminta memasukkan operator public key (dari agen), alamat owner (wallet utama kamu), dan deposit awal dalam Toncoin. Deposit ini nantinya jadi dana operasional yang bisa digunakan oleh agen untuk transaksi.
BACA JUGA: 10 AI Trading Crypto yang Bisa Kamu Coba di 2026
4. Hubungkan ke Agen AI di Telegram
Setelah wallet berhasil dibuat, berikutnya adalah menghubungkannya ke agen AI yang biasanya berjalan di Telegram. Agen ini akan menerima akses ke wallet melalui operator key yang sudah kamu tentukan.
Dengan akses tersebut, agen bisa mulai menjalankan transaksi secara mandiri sesuai instruksi. Semua perintah bisa kamu kirim langsung lewat chat, jadi terasa seperti ngobrol biasa tapi sebenarnya lagi mengelola aset kripto.
5. Tetapkan Aturan dan Anggaran
Sebelum agen mulai aktif, kamu perlu menentukan batasan yang jelas. Ini termasuk berapa maksimal dana yang boleh dipakai, jenis transaksi apa yang diizinkan, dan strategi yang harus diikuti.
Dengan aturan ini, kamu tetap pegang kendali penuh meskipun agen berjalan otomatis. Ibaratnya, kamu bikin “SOP” supaya agen nggak bertindak di luar skenario yang sudah kamu rancang.
6. Monitor dan Kontrol
Setelah semuanya berjalan, kamu tetap perlu memantau aktivitas agen lewat dashboard. Semua transaksi bisa dilihat secara real-time, jadi kamu selalu tahu apa yang sedang terjadi.
Kalau diperlukan, kamu bisa langsung ambil tindakan seperti mengganti operator key, mencabut akses agen, atau menarik dana kapan saja. Jadi, meskipun otomatis, kontrol akhir tetap ada di tangan kamu.
BACA JUGA: 10 Openclaw Trading Bot Viral yang Bisa Kamu Coba!
Cara Trading Crypto Otomatis di Telegram dengan TON Agentic Wallet
Salah satu use case paling menarik dari TON Agentic Wallet adalah kemampuannya untuk menjalankan trading crypto otomatis langsung dari Telegram. Jadi, kamu nggak perlu lagi bolak-balik buka exchange atau approve transaksi satu per satu.
Bayangin kamu ingin memanfaatkan volatilitas harga TON. Kamu bisa set agen AI dengan strategi seperti dollar-cost averaging atau swing trading dalam rentang harga tertentu. Setelah itu, agen akan memantau pasar dan otomatis beli atau jual saat kondisi terpenuhi. Berikut ini adalah contoh prompt yang bisa kamu lakukan:

Selain trading, agentic wallet ini juga memungkinkan kamu melakukan banyak hal lain di dalam jaringan TON. Berikut adalah beberapa use case yang saat ini tersedia:

Hal menarik lainnya, fitur baru ini bisa kamu install dengan mudah di Cursor, Claude Dekstop, atau platform Model Context Protocol (MCP) lain yang kamu gunakan. Jadi, proses setting agent bahkan perancangan strategi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.
Apakah TON Agentic Wallet Akan Mengubah Cara Kamu Trading Crypto?
TON Agentic Wallet menunjukkan bahwa trading crypto langsung di Telegram kini bukan sekadar konsep, tapi sudah bisa dilakukan. Dengan sistem non-kustodial, keamanan split-key, dan integrasi AI, kamu tetap pegang kendali penuh atas aset sambil memanfaatkan otomatisasi.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


