Ceko vs Afrika Selatan Imbang, Trader Polymarket Ini Cuan Rp135 Miliar!

Hasil imbang 1-1 antara Ceko dan Afrika Selatan dilaga Piala Dunia 2026, Kamis (18/06/2026), bukan hanya mengubah persaingan di Grup A. Pertandingan yang berlangsung sengit itu juga memicu drama besar di pasar prediksi kripto, Polymarket.

Di balik hasil tersebut, seorang trader dengan nama GRIMDRIP berhasil mencetak keuntungan fantastis hingga Rp135 miliar. Keuntungan itu datang dari prediksi tepat bahwa pertandingan akan berakhir imbang dan Ceko gagal meraih kemenangan.

Namun, tidak semua orang bernasib sama. Sejumlah trader lain justru harus menelan kerugian jutaan dolar AS setelah bertaruh bahwa Ceko akan menang atau laga tidak akan berakhir seri, menjadikan pertandingan ini salah satu yang paling dramatis di Polymarket.

Taruhan “Draw” Jadi Tambang Emas di Polymarket

Pertandingan Ceko kontra Afrika Selatan menghadirkan kejutan yang tak hanya terjadi di atas lapangan. Meski Ceko tampil lebih dominan dan menciptakan banyak peluang, mereka gagal mengamankan kemenangan hingga laga berakhir imbang 1-1.

Situasi itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh seorang trader Polymarket bernama GRIMDRIP. Ia memasang taruhan pada taruhan “Draw” dan memilih “Yes“, yang berarti pertandingan diprediksi berakhir seri.

BACA JUGA:  Kripto Kembali Diguncang Peretasan, Hacker Gasak Rp49 Miliar

Prediksi tersebut terbukti akurat. Setelah peluit panjang dibunyikan, posisi itu menghasilkan keuntungan sebesar US$2.618.397,38, atau sekitar Rp46,61 miliar.

Taruhan GRIMDRIP saat Laga Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 - Polymarket
Taruhan GRIMDRIP saat Laga Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 – Polymarket

Tak berhenti di situ, GRIMDRIP juga mengambil posisi pada pasar prediksi “Will Czechia Win?” dengan memilih opsi “No“, atau bertaruh bahwa Ceko tidak akan memenangkan pertandingan.

Keputusan kedua itu kembali membuahkan hasil. Dari taruhan tersebut, ia meraup keuntungan US$4.984.344. Secara keseluruhan, GRIMDRIP mengumpulkan profit US$7,6 juta, atau setara Rp135,28 miliar, hanya dari satu pertandingan Piala Dunia 2026.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Hasil Seri Ceko vs Afrika Selatan Bikin Trader Boncos

Di balik cuan besar GRIMDRIP, banyak trader lain justru harus menerima kerugian yang tidak kalah fantastis. Mereka percaya Ceko mampu mengamankan tiga poin setelah tampil lebih agresif sejak menit awal pertandingan.

Berdasarkan data Polymarket, trader bernama BreakTheBank menjadi salah satu yang paling merugi setelah memilih opsi “Yes” pada pasar kemenangan Ceko. Keputusan tersebut membuatnya mencatat kerugian lebih dari US$1,14 juta.

BACA JUGA:  Gegara Kemenangan Kolombia di Piala Dunia 2026, Trader Ini Kebanjiran Cuan Rp48 Miliar

Kerugian besar juga dialami oleh akun surfandturf, 0xd4aa, ChloeT1, hingga mooseborzoi, yang sama-sama kehilangan ratusan ribu dolar AS akibat prediksi yang meleset pada laga Grup A Piala Dunia 2026 tersebut.

Trader yang Merugi pada Laga Ceko vs Afrika Selatan di Pildun 2026 - Polymarket
Trader yang Merugi pada Laga Ceko vs Afrika Selatan di Pildun 2026 – Polymarket

Tidak hanya itu, trader yang bertaruh bahwa pertandingan tidak akan berakhir imbang juga ikut terpukul. BreakTheBank kembali mencatat kerugian US$435 ribu, disusul akun 0x2c33, NO-GOD-PLEASE-NO, dan caicai888888 yang kehilangan ratusan ribu dolar AS.

Beberapa Trader yang Merugi pada Laga Ceko vs Afrika Selatan di Pildun 2026 - Polymarket
Beberapa Trader yang Merugi pada Laga Ceko vs Afrika Selatan di Pildun 2026 – Polymarket

Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar prediksi seperti Polymarket dapat menghasilkan keuntungan luar biasa, tetapi juga menyimpan risiko yang sama besarnya ketika hasil pertandingan berbalik di luar ekspektasi.

Penalti Menit Akhir Ubah Segalanya

Ceko sebenarnya membuka keunggulan sangat cepat melalui gol Michal Sadilek pada menit keenam setelah memanfaatkan situasi bola mati. Mereka bahkan memiliki beberapa peluang untuk menggandakan keunggulan, tetapi gagal diselesaikan dengan baik.

Patrik Schick membuang peluang hanya dalam 50 detik pertama pertandingan. Memasuki awal babak kedua, Vladimir Darida dan Schick gagal memaksimalkan peluang, membuat Ceko kehilangan kesempatan memperbesar keunggulan pada laga kedua mereka di Pildun 2026.

BACA JUGA:  Canggih! Beli Bitcoin Kini Bisa Langsung via ChatGPT

Afrika Selatan yang tampil kurang meyakinkan sepanjang pertandingan akhirnya mendapatkan hadiah besar pada menit ke-83. Pavel Sulc melakukan handball di kotak penalti, sehingga wasit menunjuk titik putih.

Teboho Mokoena sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut sekaligus menyelamatkan Afrika Selatan dari kekalahan sekaligus memberi mereka poin pertama di Piala Dunia 2026.

Selebrasi Teboho Mokoena saat Mencetak Gol pada Laga Ceko vs Afrika Selatan Piala Dunia 2026 - AP
Selebrasi Teboho Mokoena saat Mencetak Gol pada Laga Ceko vs Afrika Selatan Piala Dunia 2026 – AP

Menariknya, penalti di menit-menit akhir itu bukan hanya mengubah nasib kedua tim di Grup A, tetapi juga mengubah nasib trader di Polymarket. Sebagian pulang dengan keuntungan ratusan miliar rupiah, sementara sebagian lainnya harus menerima kerugian besar.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait