CEO Indodax Ungkap Alasan Withdraw Masih Mandek

Layanan withdraw Indodax yang belum normal mulai menimbulkan pertanyaan dari pengguna. Kondisi ini terjadi saat perusahaan melakukan penguatan keamanan setelah menemukan potensi celah dalam pemeriksaan internal.

Menanggapi situasi ini, CEO Indodax William Sutanto akhirnya buka suara. Saat dihubungi oleh tim redaksi Blockchainmedia.id pada Sabtu (31/10/2026), ia menegaskan dana pengguna tetap aman dan sistem inti perusahaan tidak berhasil dibobol.

Indodax Temukan Potensi Celah Keamanan

William mengatakan pemeriksaan keamanan memang menemukan potensi celah pada sistem crypto exchange Indodax. Namun, celah tersebut diklaim telah ditutup dan sejauh ini tidak ditemukan tanda bahwa sistem inti berhasil ditembus.

“Saya menegaskan kembali bahwa aset, dana, data para member 100 persen aman. Dalam pemeriksaan keamanan, kami mengidentifikasi potensi celah keamanan yang telah kami tutup,” ujar William.

Ia menambahkan, Indodax tidak menemukan indikasi bahwa sistem inti perusahaan berhasil dibobol. Detail teknis mengenai celah tersebut juga tidak dibuka ke publik karena alasan keamanan.

Peretasan Binance Rp114 Triliun Jadi Alarm bagi RI, Pengamat Ingatkan Risiko Lumpuhnya Pasar Kripto Nasional

Temuan itu kemudian memunculkan pertanyaan lain. Jika celah sudah ditutup dan dana pengguna aman, mengapa layanan deposit dan withdraw masih belum sepenuhnya kembali normal hingga sekarang?

BACA JUGA:  Galaxy Digital Raup Laba US$323 Juta, Eksposur Bitcoin US$538 Juta

Menurut William, penundaan dilakukan karena Indodax memilih bersikap hati-hati. Perusahaan tidak ingin membuka kembali layanan sebelum seluruh perbaikan benar-benar selesai diuji dan diverifikasi.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Kenapa Withdraw Indodax Masih Mandek?

Indodax juga menyoroti meningkatnya ancaman siber terhadap industri kripto. Menurut William, insiden peretasan yang baru saja menimpa salah satu exchange global menjadi alasan tambahan untuk memperketat pengamanan.

“Kami lebih memilih menunda beberapa saat daripada membuka layanan sebelum benar-benar yakin aman,” kata William, menjelaskan alasan proses pemulihan deposit dan penarikan belum dilakukan secara penuh.

Meski begitu, ia menegaskan Indodax tidak menemukan indikasi kompromi pada sistem inti maupun pencurian aset pengguna. Pemeriksaan transaksi dan aktivitas akun bersama ITSEC masih terus berjalan.

William juga membantah adanya kaitan dengan peretasan Binance yang terjadi dalam periode berdekatan. Menurutnya, kedua insiden tersebut tidak memiliki hubungan langsung satu sama lain secara teknis.

BACA JUGA:  Transaksi Derivatif Kripto RI Melonjak 33,76 Persen, Apa yang Sedang Terjadi?

Namun, ia mengakui ancaman terhadap platform kripto sedang meningkat. Karena itu, Indodax memilih pendekatan lebih hati-hati sebelum seluruh layanan deposit dan penarikan kembali dibuka untuk pengguna.

Normalisasi Layanan Indodax Dilakukan Bertahap

Untuk pengguna yang masih menunggu, Indodax belum memberikan tanggal pasti kapan layanan akan kembali normal. William mengatakan proses pemulihan sedang dilakukan secara bertahap saat ini.

“Setiap perkembangan positif dan jadwal pembukaan kembali layanan akan diumumkan secara transparan melalui kanal resmi INDODAX,” ujar William mengenai perkembangan proses normalisasi yang masih berlangsung.

Investigasi bersama ITSEC juga belum selesai. Penelusuran terhadap transaksi dan aktivitas akun tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada kompromi tersembunyi maupun upaya pencurian aset kripto pengguna.

Hacker Kuras Validator Solana, Dana Bantuan pun Dicuri dalam 5 Detik!

Indodax berencana menyampaikan hasil evaluasi keamanan setelah investigasi rampung dan koordinasi dengan regulator serta pihak berwenang selesai. Informasi itu mencakup langkah perbaikan dan penguatan tata kelola sistem.

BACA JUGA:  Bitcoin Tak Seperti Dulu, Bos Indodax Ungkap Cara Baru Melihat BTC

Namun, tidak seluruh detail teknis akan dibuka. Menurut William, informasi yang sangat sensitif perlu dibatasi agar tidak menciptakan celah baru yang justru bisa dimanfaatkan pihak lain.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait