CEO Indodax Ungkap Tren Kripto Berikutnya Setelah NFT dan Meme Coin

NFT, DeFi, dan meme coin pernah jadi motor utama berbagai tren besar di pasar kripto. Kini, CEO Indodax William Sutanto melihat arah industri yang mulai berubah, dengan institusi yang perlahan mengambil peran lebih besar.

Dari Retail ke Institusi, Wajah Kripto Mulai Berubah

Dalam Unscripted Podcast Theresa Learn pada Senin (14/09/2026), William mengatakan industri kripto kini sudah memasuki fase maturity, setelah bertahun-tahun tumbuh cepat lewat berbagai eksperimen yang lahir dari retail.

Menurutnya, perubahan itu terlihat dari masuknya institusi serta semakin seriusnya pemerintah membangun regulasi. Kondisi ini menandakan pasar kripto mulai bergerak dari playground spekulatif menuju industri keuangan yang lebih mapan.

“Apakah market akan grow? Tetap akan grow. Tapi apakah akan eksponensial? Saya pikir tidak akan,” ujar William, menggambarkan potensi pertumbuhan yang menurutnya masih ada, tetapi tidak lagi seperti periode awal.

Pandangan itu datang dari pengalaman panjangnya mengenal Bitcoin sejak 2012, ketika harga BTC masih sangat rendah dan pengguna awalnya banyak berasal dari komunitas gamer.

BACA JUGA:  Dari Kripto ke Obligasi AS, Binance Buka Pintu Baru Lewat 11 ETF

Saat itu, ruang eksperimen masih sangat luas. Bitcoin berkembang sebagai alat pembayaran, kemudian Ethereum membawa smart-contract, sebelum pasar melahirkan ICO, DeFi, NFT, DEX, hingga berbagai produk perpetual berbasis on-chain.

RWA dan Stablecoin Masuk Radar Tren Kripto Berikutnya

Setelah berbagai tren besar seperti NFT dan meme coin, William melihat perhatian industri mulai bergeser ke sektor yang lebih dekat dengan institusi. RWA dan stablecoin menjadi dua narasi yang paling menonjol.

Menurutnya, karakter investor institusional berbeda dengan pasar retail. Mereka umumnya tidak mengejar keuntungan ribuan persen dalam waktu singkat, tetapi mencari produk stabil dengan risiko yang lebih terukur.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Saya cukup bullish sama RWA karena sebenarnya agak nyambung dengan jawaban sebelumnya juga. Market is shifting,” ujarnya, merujuk pada perubahan pasar yang mulai banyak diisi institusi.

Kalimasada Ungkap Narasi Crypto Paling Menarik 2026, Sektor Apa yang Masih Early?

Di sinilah tokenisasi mulai punya peran besar. Saham, obligasi, emas, hingga berbagai aset tradisional lainnya bisa dibawa ke blockchain dan diperdagangkan dengan akses yang jauh lebih luas.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Lagi Diuji Pasar Obligasi, US$73.000 Berpotensi Jadi Tujuan Berikutnya

Bagi Indonesia, peluangnya juga terbuka dari dua sisi. Investor lokal bisa mengakses aset global, sementara perusahaan Indonesia berpeluang menjangkau likuiditas dan investor dari luar negeri.

Bukan Cuma RWA, DEX dan Prediction Market Punya Peluang Besar

Meski RWA dan stablecoin menjadi pemain utama, William tidak melihat peluang berhenti di sana. DEX dan prediction market juga dinilai memiliki ruang besar untuk berkembang pada fase kripto berikutnya.

“Kalau hal yang lain seperti DEX, seperti prediction market, opportunity-nya sangat besar juga menurut saya,” kata William, ketika membahas sektor yang masih berpotensi berkembang setelah industri memasuki fase lebih matang.

Namun, unuk prediction market, tantangannya lebih kompleks. Produk ini sering diasosiasikan dengan perjudian, sehingga implementasinya di Indonesia bisa menghadapi hambatan regulasi yang jauh lebih besar.

BACA JUGA:  Harga ETH Bisa Sentuh US$2.300, Lalu Plot Twist-nya Dimulai

Di sisi lain, DEX mencerminkan evolusi kripto yang terus bergerak. Industri yang awalnya hanya mengenal transfer aset kini berkembang menjadi playground finansial berisi beragam produk dengan peluang sekaligus risiko tinggi.

Karena itu, perubahan tren bukan berarti peluang menghilang sepenuhnya. William menilai token masih dapat naik puluhan hingga ribuan kali, tetapi risiko rug pull dan kegagalan proyek juga tetap besar.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait