CEO Ondo Prediksi Tokenisasi RWA Tembus US$100 Miliar Tahun Ini

Tokenisasi RWA atau Real-World Assets adalah sebuah inovasi yang menghubungkan teknologi blockchain dengan sistem keuangan tradisional, menjadikannya konsep yang sangat revolusioner. 

Berbagai pandangan mengenai masa depan sektor ini telah dikemukakan oleh banyak pihak, salah satunya CEO Ondo Finance, Nathan Allman, yang memprediksi bahwa pasar tokenisasi aset dunia nyata bisa menembus US$100 miliar pada tahun ini.

Pasar Tokenisasi RWA Bisa Tembus US$100 Miliar

Dalam diskusi di TheStreet Roundtable bersama Scott Melker pada 4 April 2025, Nathan Allman memperkirakan bahwa pasar tokenisasi aset dunia nyata akan mengalami pertumbuhan signifikan pada tahun ini.

“Saya pikir ada peluang besar bagi industri Real-World Assets untuk mencapai US$50 miliar, US$75 miliar, atau bahkan US$100 miliar pada tahun ini,” ujar Allman.

Saat ini, berdasarkan data dari CoinMarketCap, kapitalisasi pasarnya telah berada di kisaran US$44 miliar. Jika prediksi Allman terealisasi, maka tokenisasi RWA akan mengalami lonjakan yang signifikan.

Salah satu indikator penting yang menunjukkan meningkatnya minat keuangan tradisional terhadap tokenisasi adalah mata uang kripto berbasis fiat.

Saat ini, stablecoin memiliki market cap yang cukup besar, dan oleh karena itu Allman meyakini bahwa hal ini menarik perhatian para pelaku keuangan tradisional.

Stablecoin dengan kapitalisasi US$200 miliar jelas cukup besar untuk menarik perhatian serius dari keuangan tradisional,” tambahnya.

Transaksi Stablecoin Sentuh Rp560 Kuadriliun, Salip Visa

Minat terhadap stablecoin juga pernah disoroti dalam laporan sebelumnya, menunjukkan bahwa nilai kapitalisasi pasarnya telah meningkat lebih dari 63 persen dan bahkan melampaui transaksi Visa.

DeFi dan TradFi Semakin Terhubung

Allman menegaskan bahwa pertumbuhan tokenisasi aset dunia nyata bukan sekadar didorong oleh spekulasi semata, tetapi juga oleh adopsi nyata DeFi sebagai alternatif keuangan yang semakin digunakan berbagai pihak.

“Selama bertahun-tahun, kita sebagai industri telah membahas bagaimana decentralized finance dapat membuat perdagangan dan lending yang kompleks menjadi lebih murah dan mudah diakses oleh investor ritel di seluruh dunia,” jelasnya.

Saat ini, sebagian besar aktivitas DeFi masih berpusat pada Layer-1 dan infrastrukturnya. Namun, menurut Allman, sistem keuangan terdesentralisasi kini semakin matang, baik dalam infrastruktur maupun konektivitas dengan Real-World Assets.

Perkembangan ini tentunya membuka peluang bagi DeFi untuk berperan lebih besar dalam memodernisasi sistem keuangan tradisional, salah satunya melalui tokenisasi RWA. 

Optimisme Allman sejalan dengan berbagai prediksi yang memperkirakan pertumbuhan signifikan sektor ini. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa nilai pasar RWA bisa mencapai US$2 triliun hingga US$30 triliun pada tahun 2030.

Pasar RWA Diprediksi Melonjak, Bisa Tembus Triliunan Dollar!

Dengan kemajuan pesat ini, tokenisasi aset dunia nyata diperkirakan akan menjadi salah satu pilar utama dalam revolusi keuangan digital, mempercepat integrasi antara TradFi dan DeFi secara lebih luas. [dp]

Terkini

Warta Korporat

Terkait