Kisah sukses di dunia crypto tak selalu berakhir indah. Seorang pria asal Indonesia yang pernah bergelimang aset puluhan miliar rupiah dari hasil kripto kini menjalani kehidupan berbeda setelah mengalami keterpurukan.
Berawal dari “Kaya dalam Semalam” Berkat Crypto
Cerita bermula dari unggahan akun X Orpheuskaze yang membagikan pengalaman pribadinya pada Rabu (29/07/2026). Ia mengaku pertama kali mengenal dunia crypto justru berkat seorang temannya yang saat itu sukses besar dan mendadak kaya dari aset digital.
“Sebelum gua kenal crypto dan investasi, ada temen gua yang benar-benar ‘kaya dalam semalam’ dari crypto. Dia yang ngajak gua masuk ke dunia ini, bahkan gua sempat jadi scholarship Axie Infinity dia,” tuturnya.
Pada masa jayanya, pria tersebut disebut memiliki aset mencapai puluhan miliar rupiah. Keuntungan besar mengalir ketika pasar crypto sedang booming, terutama saat tren game play-to-earn (P2E) yang populer karena Axie Infinity.
Kehidupannya pun berubah drastis dalam waktu singkat. Dari sosok biasa, ia mendadak menikmati kemewahan berkat cuan besar yang datang seiring euforia pasar crypto pada masa itu.
“Dulu uangnya puluhan miliar. Cuan besar. Tapi lifestyle-nya juga besar. Beli apartemen, barang branded, dan memenuhi kebutuhan tunangannya yang mahal. Pelan-pelan uangnya habis,” tambahnya.
Saat Kekayaan Habis, Realita Mulai Menghantam
Namun, masa kejayaan itu tidak berlangsung selamanya. Seiring aset yang terus menyusut, sultan crypto tersebut mulai menjual berbagai harta untuk bertahan hidup. Dari titik inilah, kehidupannya perlahan berubah drastis.
Menurut OrpheuzKaze, tekanan yang dialaminya tidak hanya berasal dari kondisi finansial yang memburuk. Masalah tersebut juga merembet ke kehidupan pribadi, terutama hubungannya dengan sang tunangan.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan, pria itu beberapa kali mencurahkan isi hatinya. Ia mengaku merasa kehilangan kepercayaan diri setelah kehilangan pekerjaan dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
“Jadi nganggur sekarang? Kalau kondisinya seperti ini sama dia, aku merasa rendah banget. Dia enggak tahu keadaanku. Mana mungkin aku bilang kalau aku sudah miskin, enggak punya uang, dan lain-lain,” ungkapnya.
OrpheuzKaze juga mengungkapkan bahwa kondisi ekonominya membuat hubungan mereka merenggang. Sang tunangan meragukan masa depan hubungan hingga akhirnya memilih mengakhiri pertunangan.
“Yang paling sedih, waktu uangnya habis dan dia menjual semuanya, dia benar-benar kebingungan. Tunangannya mulai ragu sama dia, dan akhirnya meninggalkan dia walaupun dia sudah berusaha,” tutur OrpheuzKaze.
Memasuki 2023, keadaannya belum banyak berubah. Dalam percakapan lain, ia beberapa kali meminta informasi pekerjaan. Ia juga mengaku siap menerima pekerjaan apa pun demi kembali memperoleh penghasilan.
Kehidupan Baru Sultan Crypto Indonesia
Dalam unggahannya, terlihat ia mengungkapkan bahwa ia sempat memberikan pekerjaan kepada temannya tersebut ketika sedang mencari nafkah. Meski begitu, kesempatan itu ternyata belum cukup mengubah keadaan.
Beberapa percakapan juga memperlihatkan bagaimana ia bercanda meminta pekerjaan sambil mengaku kesulitan memperoleh penghasilan. Di sisi lain, temannya berusaha mencairkan suasana dengan candaan meski mengetahui kondisi yang sebenarnya cukup berat.

Waktu terus berjalan. Kini, menurut cerita tersebut, sultan crypto yang dulu pernah memiliki aset puluhan miliar rupiah itu bekerja di sebuah kasino di Kamboja. Ia juga disebut sudah tidak lagi aktif di dunia crypto dan memilih meninggalkan industri yang pernah mengubah hidupnya.
Pada akhirnya, kisah ini menjadi pengingat bahwa keuntungan besar tidak menjamin masa depan. Tanpa financial planning dan pengelolaan keuangan yang disiplin, kekayaan bisa hilang secepat saat diperoleh.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


