Chainlink dan Aave Kembalikan Nilai DeFi yang Sering Hilang

Aave baru saja membawa langkah penting dalam dunia DeFi ke tingkat yang lebih dalam dengan menggandeng Chainlink untuk mengimplementasikan Smart Value Recapture (SVR) langsung ke mainnet Ethereum.

Tujuan utamanya tidak main-main, meningkatkan pendapatan protokol dan mengembalikan nilai dari Oracle Extractable Value (OEV) yang selama ini diam-diam menguap dalam proses likuidasi.

Kerja sama antara dua raksasa ini bukanlah sesuatu yang baru, namun penerapan SVR membuka babak baru dalam efisiensi dan keamanan ekosistem DeFi.

Tidak hanya soal teknologi, tapi juga menyangkut bagaimana nilai yang sebelumnya “ditelan” oleh para block builders kini bisa kembali ke tangan para pengguna dan komunitas protokol itu sendiri.

Chainlink dan Aave: Mengembalikan yang Hilang

Selama ini, dalam proses likuidasi pinjaman yang kurang terjamin, ada potensi keuntungan tersembunyi yang dimanfaatkan oleh aktor-aktor tertentu, terutama lewat manipulasi urutan transaksi atau peluang MEV (Miner Extractable Value). Nilai ini bisa sangat besar dan tidak pernah kembali ke protokol.

SVR, dengan dukungan teknologi oracle dari Chainlink dan integrasi dengan MEV-Share dari Flashbots, bertindak seperti radar yang mendeteksi peluang-peluang tersembunyi tersebut dan memastikan keuntungannya tidak hilang begitu saja. Sebaliknya, keuntungan tersebut dikembalikan ke protokol secara aman, transparan, dan efisien.

Johann Eid dari Chainlink Labs menggambarkan kolaborasi ini sebagai langkah besar dalam menciptakan ekonomi DeFi yang benar-benar berkelanjutan.

“Chainlink SVR adalah tonggak sejarah lain di sepanjang jalur bersama itu, yang menetapkan standar baru dalam ekonomi DeFi, di mana nilai MEV likuidasi dikembalikan ke aplikasi DeFi dengan cara yang sangat aman, efisien, dan transparan,” ujar Johann, dilansir dari siaran pers.

Ia juga menyebut bahwa kemitraan antara Chainlink dan Aave telah lama menjadi pendorong inovasi sejak masa awal DeFi, dan ia berharap kolaborasi ini terus berkembang demi meningkatkan keamanan dan efisiensi industri secara menyeluruh.

Bukan Hanya Wacana, Tapi Sudah Aktif

Yang membuat ini lebih menarik adalah, SVR sudah aktif di mainnet Ethereum. Pasar pertama yang akan merasakan manfaatnya termasuk tBTC, LBTC, AAVE dan LINK. Aset lainnya akan menyusul seiring waktu. Ini artinya, pengguna Aave di pasar-pasar tersebut akan bisa melihat dampak nyata dari mekanisme ini dalam waktu dekat.

Distribusi pendapatan dari nilai yang berhasil direbut kembali juga telah diatur dengan cukup jelas. Selama enam bulan pertama, 65 persen dari nilai OEV yang berhasil dikumpulkan akan dikembalikan ke komunitas Aave.

Sisanya, sekitar 35 persen, akan dialokasikan untuk komunitas Chainlink dan dikonversi menjadi koin LINK, lalu dibagikan kepada para penyedia layanan oracle yang telah berkontribusi.

Optimasi Tanpa Mengorbankan Keamanan

Namun membangun sistem seperti ini tentu bukan perkara mudah. Co-Founder dari BGD Labs, Ernesto Boado, menekankan bahwa mengoptimalkan algoritma likuidasi sembari menjaga protokol tetap aman secara finansial dan teknis adalah tantangan besar.

“Namun sekali lagi, kemitraan Aave-Chainlink berhasil, berinovasi secara bertanggung jawab di tepi jurang dengan SVR dan model perolehan kembali OEV-nya,” ujarnya.

Dengan kata lain, mereka bukan hanya bermain dengan ide-ide canggih, tapi benar-benar berhasil menyeimbangkan inovasi dan keamanan, dua hal yang seringkali sulit berjalan beriringan di dunia DeFi.

Menuju DeFi yang Lebih Adil dan Tahan Lama

Jika biasanya keuntungan besar hanya bisa diraih oleh para pelaku yang punya kecepatan dan akses teknologi, sistem baru ini membuka peluang bagi protokol dan komunitasnya untuk ikut merasakan hasilnya.

Dalam analogi sederhana, kalau biasanya yang dapat kue besar hanya segelintir orang di dapur, sekarang kue itu dibagi ulang supaya yang bikin adonan juga dapat bagian.

Integrasi ini disetujui melalui pemungutan suara oleh Aave DAO, membuktikan bahwa komunitas berada di belakang langkah ini dengan keyakinan penuh. Jadi, bisa dibilang bahwa ini bukan hanya gebrakan teknologi, tetapi juga kemenangan governance dalam ekosistem DeFi.

Lebih lanjut lagi, kombinasi SVR dan Chainlink juga menjadi model baru tentang bagaimana infrastruktur oracle tidak hanya berfungsi sebagai penyedia data, tetapi juga sebagai penyelamat nilai yang hampir lenyap.

Di sisi lain, langkah ini bisa memicu gelombang baru dari protokol-protokol lain yang mulai meninjau kembali bagaimana mereka menangani likuidasi dan peluang MEV.

Jika berhasil dengan baik, Aave dan Chainlink tak hanya menyelamatkan nilai dari hilang begitu saja, tetapi juga menetapkan standar baru untuk efisiensi dan transparansi di ekosistem DeFi. [st]

Terkini

Warta Korporat

Terkait