Chainlink Dukung Wrapped Bitcoin Pertama di Canton Network

Chainlink resmi mendukung peluncuran aset Wrapped Bitcoin pertama di Canton Network melalui token CBTC yang diterbitkan oleh BitSafe.

Integrasi ini memungkinkan Bitcoin digunakan di jaringan Canton dengan dukungan verifikasi cadangan 1:1 secara real-time, sekaligus memperluas pemanfaatan Wrapped Bitcoin untuk kebutuhan aplikasi keuangan berbasis blockchain.

Dalam skema ini, CBTC menjadi Wrapped Bitcoin pertama yang tersedia di Canton Network, jaringan blockchain yang dirancang untuk mendukung aktivitas keuangan institusional. Setiap token CBTC yang beredar diklaim didukung satu Bitcoin asli yang disimpan sebagai cadangan.

Untuk menjamin transparansi, BitSafe mengintegrasikan layanan Proof of Reserve (PoR) Chainlink. Sistem ini memungkinkan verifikasi cadangan Bitcoin dilakukan secara on-chain dan diperbarui secara berkala.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dengan mekanisme tersebut, jumlah token Wrapped Bitcoin yang beredar dapat dipantau dan dibandingkan langsung dengan cadangan yang tersimpan, tanpa harus menunggu audit manual.

BACA JUGA:  Jadi Sorotan Baru, Token Monad Meroket Lebih dari 12 Persen

Selain itu, implementasi Chainlink Data Streams menghadirkan data harga Bitcoin secara real-time dengan latensi rendah. Fitur ini dinilai penting dalam mendukung berbagai aktivitas keuangan seperti pinjaman berbasis kripto, perdagangan derivatif, serta transaksi dengan jaminan aset digital.

Harga yang akurat dan terkini dibutuhkan untuk mengelola risiko, terutama dalam sistem yang melibatkan likuidasi otomatis.

Infrastruktur Oracle Perkuat Transparansi Wrapped Bitcoin

Peluncuran CBTC di Canton Network menandai langkah baru dalam pengembangan Wrapped Bitcoin yang dirancang untuk ekosistem institusional.

Dalam model ini, Chainlink berperan sebagai penyedia infrastruktur oracle yang menghubungkan data cadangan dan harga ke dalam smart contract di jaringan tersebut.

Proof of Reserve berfungsi sebagai alat verifikasi bahwa setiap token CBTC memiliki dukungan cadangan 1:1. Data tersebut dapat diakses secara publik melalui sistem on-chain, sehingga meningkatkan transparansi bagi pengguna maupun institusi yang ingin memanfaatkan Wrapped Bitcoin sebagai jaminan atau instrumen transaksi.

BACA JUGA:  SBI Holdings Rilis Tokenisasi Obligasi dengan Bonus XRP

Canton Network sendiri dikenal sebagai jaringan blockchain yang berfokus pada integrasi sistem keuangan tradisional dengan teknologi terdesentralisasi.

Dengan hadirnya CBTC, Bitcoin kini dapat digunakan di jaringan tersebut tanpa harus keluar dari struktur yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional skala besar.

Perluasan Fungsi Bitcoin di Ekosistem Keuangan Digital

Kehadiran CBTC membuka peluang penggunaan Wrapped Bitcoin sebagai collateral atau jaminan dalam berbagai produk keuangan digital. Aset ini dapat dimanfaatkan dalam pinjaman terdesentralisasi, perdagangan lintas platform, hingga pengembangan produk berbasis derivatif di Canton Network.

Secara teknis, integrasi data harga real-time dan verifikasi cadangan otomatis bertujuan mengurangi risiko kesalahan pelaporan atau ketidaksesuaian antara token yang beredar dan aset yang dijaminkan.

Mekanisme ini menjadi salah satu pembeda dibandingkan model wrapped asset yang hanya mengandalkan laporan berkala dari kustodian.

BACA JUGA:  Manta dan Pruv Buka Peluang Investasi Padel di Indonesia via Tokenisasi

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia