Chainlink Masukin Pasar Saham AS ke Dunia DeFi, Akses Nonstop

Chainlink resmi meluncurkan layanan 24/5, alias nonstop, untuk U.S. Equities & ETF Data Feeds yang menghadirkan data pasar saham AS secara berkelanjutan ke ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Layanan ini memungkinkan akses data saham dan ETF AS selama sesi pre-market, jam perdagangan reguler, after-hours, hingga perdagangan malam.

Dengan peluncuran tersebut, pasar saham AS senilai sekitar US$80 triliun kini dapat dimanfaatkan secara langsung di blockchain untuk berbagai aplikasi keuangan berbasis aset dunia nyata (RWA).

Layanan ini menyediakan data komprehensif, mencakup harga, bid/ask, volume, status pasar, serta indikator penting lainnya. Data tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan produk DeFi seperti kontrak perpetual saham, synthetic stocks, pasar prediksi, platform pinjaman, structured products, hingga aplikasi RWA lainnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Chainlink menyebutkan bahwa aliran data ini tersedia di lebih dari 40 jaringan blockchain, sehingga dapat diakses oleh pengembang lintas ekosistem.

Peluncuran U.S. Equities Streams menandai langkah strategis Chainlink dalam menjembatani pasar keuangan tradisional dengan teknologi blockchain. Selama ini, keterbatasan jam perdagangan saham menjadi tantangan bagi aplikasi DeFi yang membutuhkan referensi harga real-time.

Dengan sistem 24/5, risiko penggunaan harga usang atau tidak sinkron dengan kondisi pasar dapat ditekan, terutama untuk transaksi yang berlangsung di luar jam perdagangan reguler.

BACA JUGA:  Akumulasi Bitcoin Meledak, Holder Garis Keras Bergerak Dalam Senyap

chainlink

Beberapa platform perdagangan kripto dan derivatif telah mengadopsi layanan ini, termasuk Lighter, BitMEX, ApeX dan Orderly Network.

Integrasi tersebut memungkinkan platform-platform tersebut menawarkan produk berbasis saham AS dengan referensi harga yang lebih stabil dan dapat diverifikasi secara on-chain.

Adopsi oleh Platform Derivatif dan RWA

Lighter, platform derivatif yang fokus pada RWA, menjadi salah satu mitra awal yang mengintegrasikan layanan ini. Pendiri dan CEO Lighter, Vladimir Novakovski, menegaskan pentingnya kualitas data dalam pengembangan produk derivatif saham berbasis blockchain.

“Kami sangat gembira dapat memperluas kemitraan kami dengan Chainlink sebagai solusi oracle resmi Lighter untuk pasar RWA dengan mengintegrasikan US Equities Streams selama 24/5. Hal ini memungkinkan kami untuk memperluas eksekusi perpetual yang adil dan berlatensi rendah di luar jam pasar reguler tanpa mengorbankan integritas data,” ujar Novakovski.

BACA JUGA:  Raksasa Penambang Bitcoin Ini Terancam Bangkrut, Operasi Mulai Lumpuh

Integrasi ini memungkinkan Lighter menyediakan kontrak perpetual saham AS dengan pembaruan data yang konsisten, bahkan ketika bursa saham tradisional tidak beroperasi. Dengan demikian, pengguna dapat mengakses produk derivatif berbasis ekuitas secara lebih fleksibel tanpa bergantung pada jam perdagangan konvensional.

Di sisi lain, BitMEX juga mengadopsi layanan serupa untuk memperkuat infrastruktur derivatif sahamnya. CEO BitMEX, Stephan Lutz, menekankan bahwa keamanan dan integritas data menjadi faktor krusial dalam operasional pasar derivatif.

“Bagi pasar derivatif, keamanan dan integritas data lebih penting daripada apa pun. Layanan US Equities Streams 24/5 dari Chainlink merupakan komponen penting dari infrastruktur derivatif ekuitas 24/7 kelas profesional kami, yang menyediakan konteks penetapan harga yang dapat diverifikasi yang dibutuhkan untuk beroperasi di luar jam pasar standar,” ujar Lutz.

Adopsi oleh platform besar menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap data saham on-chain yang andal semakin meningkat, seiring dengan bertumbuhnya minat terhadap produk derivatif berbasis aset dunia nyata.

BACA JUGA:  Hyperliquid Policy Center Hadir di Washington, Didukung 1 Juta HYPE

Dorong Integrasi Pasar Tradisional ke Blockchain

Secara umum, peluncuran layanan ini bertujuan memperluas penggunaan blockchain di luar aset kripto murni. Dengan membawa data saham AS ke jaringan terdesentralisasi, Chainlink membuka peluang baru bagi pengembangan produk keuangan yang menggabungkan pasar tradisional dengan teknologi Web3.

Ke depan, aliran data ini diharapkan mendukung lahirnya berbagai inovasi di sektor DeFi, khususnya yang berkaitan dengan tokenisasi saham, derivatif ekuitas, dan instrumen keuangan berbasis RWA.

Selain itu, ketersediaan data lintas sesi perdagangan memungkinkan pelaku pasar mengakses informasi yang lebih konsisten, tanpa terikat oleh batasan waktu bursa biasa.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia