Circle Kantongi Izin OCC, Siap Dirikan Bank Nasional untuk Kripto

Circle kembali mencetak sejarah di industri aset digital. Perusahaan penerbit USDC resmi ini memperoleh izin final dari regulator perbankan AS untuk mendirikan bank nasional, membuka babak baru integrasi blockchain dengan sistem keuangan tradisional.

Circle Resmi Dapat Lampu Hijau dari OCC

Circle Internet Group mengumumkan telah menerima persetujuan dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk mendirikan First National Digital Currency Bank, N.A., yang akan beroperasi dengan nama Circle National Trust.

Persetujuan tersebut diumumkan pada Jumat (10/07/2026) dan menjadi salah satu pencapaian regulasi terbesar Circle. Kini, perusahaan berada langsung di bawah pengawasan regulator federal yang mengawasi bank nasional di Amerika Serikat.

Melalui bank tersebut, Circle menghadirkan layanan penyimpanan aset digital berbasis fidusia untuk perusahaan beserta afiliasinya. Infrastruktur ini dirancang mengikuti standar perbankan federal yang menekankan keamanan, transparansi, dan tata kelola.

Dalam bisnis yang telah disetujui OCC, Circle juga berpeluang membuka layanan kustodian aset digital kepada sejumlah pelanggan institusional. Fokus utamanya adalah bank, lembaga keuangan, serta organisasi derivatif yang telah diatur regulator.

BACA JUGA:  5 Kripto Top Gainers Hari Ini, Salah Satunya Meroket 60 Persen!

Selain itu, izin tersebut membuka peluang bagi Circle untuk mengelola reserve USDC di bawah pengawasan regulator federal pada masa mendatang. Langkah ini diproyeksikan memperkuat kepercayaan terhadap stablecoin tersebut.

Mengapa Persetujuan OCC Sangat Penting?

OCC merupakan regulator federal di bawah Departemen Keuangan AS yang mengawasi bank nasional dan national trust bank. Lembaga ini memastikan industri perbankan beroperasi secara aman, sehat, dan sesuai ketentuan hukum.

Karena di bawah pengawasan OCC, Circle National Trust wajib memenuhi standar fidusia yang telah lama diterapkan dalam sistem perbankan. Standar tersebut menempatkan perlindungan aset, transparansi, dan akuntabilitas sebagai prioritas utama.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

OJK Buka Jalan bagi Pengembangan Stablecoin Rupiah Lewat Sandbox

Bagi industri kripto, persetujuan ini menjadi tonggak penting. Selama bertahun-tahun, banyak perusahaan aset digital berupaya memperoleh pengakuan regulator agar mampu terhubung lebih erat dengan sistem keuangan konvensional.

BACA JUGA:  Trader Polymarket Cuan 4.500 Persen Berkat Prediksi Akurat Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026

CEO Circle, Jeremy Allaire, menyebut persetujuan tersebut sebagai langkah penting bagi perkembangan teknologi blockchain di Amerika Serikat. Menurutnya, industri kini memasuki fase baru dengan kepastian regulasi yang semakin jelas.

“Persetujuan dari OCC untuk mendirikan Circle National Trust menjadi langkah penting dalam membawa blockchain dan aset digital ke sistem keuangan AS. Pengawasan federal terhadap bank perwalian menetapkan standar baru dalam hal transparansi, tata kelola, dan skala bagi infrastruktur Circle,” ujar Jeremy Allaire. 

Jejak Regulasi yang Dibangun Circle

Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses yang panjang. Circle mengajukan permohonan kepada OCC pada 30 Juni 2025, memperoleh persetujuan bersyarat pada Desember 2025, sebelum akhirnya menerima izin final pada Juli 2026.

Komitmen Circle terhadap kepatuhan regulasi sebenarnya sudah dibangun sejak lama. Pada 2015, perusahaan menjadi entitas pertama yang memperoleh BitLicense dari New York Department of Financial Services untuk menjalankan bisnis aset digital.

BACA JUGA:  180 Ribu Tiket Piala Dunia 2026 Belum Terjual, Sistem NFT FIFA Collect Disalahkan?

Perjalanan itu berlanjut pada 2024 ketika Circle menjadi penerbit stablecoin yang memenuhi regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) milik Uni Eropa. Langkah tersebut memperkuat reputasi perusahaan di tingkat internasional.

Selain AS dan Uni Eropa, Circle juga telah mengantongi lisensi di Inggris, Singapura, Bermuda, Kanada, serta Abu Dhabi. Ekspansi regulasi ini menunjukkan strategi perusahaan membangun kepercayaan melalui kepatuhan lintas yurisdiksi.

Dengan berdirinya Circle National Trust, USDC kini semakin dekat dengan kerangka perbankan federal Amerika Serikat. Pencapaian tersebut berpotensi mempercepat adopsi blockchain oleh institusi besar.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait