Circle Masuk ke Cardano, Hadirkan Stablecoin Baru

Cardano resmi meluncurkan infrastruktur stablecoin baru bernama USDCx melalui kemitraan dengan Circle. Peluncuran tersebut telah aktif di jaringan utama (mainnet) Cardano dan menjadi langkah baru untuk memperkuat likuiditas dolar digital di dalam ekosistem blockchain tersebut.

USDCx merupakan representasi USDC yang diterbitkan melalui infrastruktur cadangan Circle, yakni xReserve, dengan dukungan penuh 1:1 terhadap USDC asli. Artinya, setiap unit USDCx yang beredar di jaringan Cardano memiliki cadangan setara yang tersimpan dalam sistem milik Circle.

Integrasi ini menjadikan Cardano dan stablecoin USDC terhubung langsung dalam satu infrastruktur resmi, tanpa bergantung pada model algoritmik.

Dengan hadirnya USDCx, pengguna kini dapat mengakses stablecoin berbasis dolar AS untuk berbagai kebutuhan, termasuk perdagangan aset digital, penyediaan likuiditas, serta aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi).

IKLAN
Chat via WhatsApp

Mekanisme Mint-Burn USDCx Perkuat Likuiditas

Secara teknis, mekanisme USDCx memungkinkan pengguna menyetor USDC dari jaringan lain yang telah didukung, kemudian mencetak (mint) USDCx di jaringan Cardano dengan rasio 1:1.

BACA JUGA:  Hong Kong Bidik Posisi Pusat Keuangan Dunia Lewat Tokenisasi RWA

Proses sebaliknya juga tersedia, yakni membakar (burn) USDCx untuk menarik kembali USDC asli. Model ini dirancang untuk menjaga transparansi cadangan sekaligus memastikan interoperabilitas lintas jaringan.

Berbeda dengan pendekatan jembatan pihak ketiga yang kerap menimbulkan risiko keamanan, integrasi melalui infrastruktur Circle memungkinkan proses perpindahan nilai berlangsung dalam kerangka yang lebih terstandarisasi.

Dengan demikian, Cardano memiliki akses langsung terhadap likuiditas global USDC yang selama ini banyak digunakan di berbagai jaringan blockchain utama.

Sejumlah protokol DeFi di jaringan Cardano telah mengintegrasikan USDCx sejak awal peluncuran.

Stablecoin ini dapat digunakan sebagai pasangan perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX), instrumen pinjam-meminjam, hingga penyediaan likuiditas dalam berbagai pool. Langkah ini diharapkan mendorong peningkatan volume transaksi dan partisipasi pengguna dalam ekosistem.

USDCx Jadi Motor Baru Likuiditas DeFi

Kemitraan ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi digital di jaringan Cardano. Sebelumnya, keterbatasan likuiditas stablecoin disebut menjadi salah satu hambatan pertumbuhan sektor DeFi di ekosistem tersebut.

BACA JUGA:  Rencana Stablecoin di Dewan Perdamaian Trump

Dengan kehadiran USDCx, jaringan Cardano kini memiliki akses terhadap sumber likuiditas dolar yang lebih luas. Pihak Circle pun menyatakan bahwa integrasi ini membuka babak baru pemanfaatan stablecoin di jaringan Cardano.

“Peluncuran USDCx di Cardano menghadirkan utilitas stablecoin yang lebih luas bagi pengguna dan pengembang di jaringan tersebut,” ungkap Circle.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia