CME Bikin Heboh! Volume XRP Futures Tembus US$62,87 Miliar

CME Group mencatat lonjakan besar pada produk derivatif XRP setelah volume notional XRP futures mereka mencapai sekitar US$62,87 miliar dalam tahun pertama perdagangan.

Data terbaru hingga pertengahan Mei 2026 menunjukkan lebih dari 1,3 juta kontrak XRP futures telah diperdagangkan dengan rata-rata volume harian sekitar US$238 juta.

Lonjakan tersebut membuat XRP menjadi salah satu produk derivatif kripto dengan pertumbuhan tercepat di CME sejak kali pertama diluncurkan pada Mei 2025. Bahkan pada hari debutnya, XRP futures langsung mencatat notional volume lebih dari US$19 juta, menandakan tingginya minat trader institusional terhadap aset tersebut.

CME menghadirkan dua jenis kontrak untuk XRP futures, yakni kontrak standar sebesar 50.000 XRP dan Micro XRP futures sebesar 2.500 XRP. Seluruh kontrak menggunakan mekanisme cash-settled dan mengacu pada CME CF XRP-Dollar Reference Rate sebagai referensi harga utama.

Peningkatan volume tersebut juga muncul di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap ekosistem XRP Ledger dan aktivitas whale XRP dalam beberapa pekan terakhir.

BACA JUGA:  Pasar Kripto Merah Membara, BTC Sasar Koreksi Hingga 77.755

XRP Whale 22 mei

Data dari analis Ali Martinez menunjukkan bahwa whale telah mengakumulasi lebih dari 71 juta XRP hanya dalam sepekan terakhir. Aktivitas itu dinilai memperlihatkan bahwa investor besar masih terus memantau potensi pergerakan XRP di tengah fase konsolidasi panjang yang sedang terjadi.

XRP Belum Lemah, Tapi Tertekan Dominasi Bitcoin

Di sisi lain, analis teknikal ChartNerd melihat pergerakan XRP saat ini sebenarnya belum menunjukkan kelemahan mutlak. Menurutnya, penyebab utama XRP masih bergerak sideways lebih disebabkan oleh pelemahan pair XRP terhadap Bitcoin (XRP/BTC) yang terus mengalami tren turun selama sekitar 15 minggu berturut-turut.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

XRP analisis 22 mei

Dalam grafik yang dibagikannya, pair XRP/BTC terlihat bergerak turun konsisten sejak awal 2026 dan kini berada di area sekitar 0,00001769 BTC. Kondisi tersebut dinilai menjadi alasan mengapa XRP/USD belum mampu bergerak agresif meski Bitcoin sempat melonjak dari kisaran US$60 ribu menuju US$80 ribu dalam periode yang sama.

BACA JUGA:  Kripto Mandi Darah, Harga Bitcoin Berpotensi Sentuh 74-70 Ribu Dolar

Pada grafik XRP/USD, area sideways utama saat ini masih bertahan di kisaran US$1,30 hingga US$1,50. Zona tersebut menjadi area konsolidasi penting yang terus dipertahankan buyer selama kurang lebih 15 minggu terakhir.

Sementara itu, support utama XRP berada di area sekitar US$1,15 hingga US$1,30. Selama area tersebut belum ditembus kuat ke bawah, struktur sideways masih dianggap valid oleh trader. Sedangkan resistance terdekat berada di kisaran US$1,50 hingga US$1,60 yang sejauh ini terus menjadi batas atas pergerakan harga.

Konsolidasi Panjang Disebut Jadi Awal Pergerakan Eksplosif

ChartNerd menilai fase pergerakan eksplosif XRP kemungkinan baru muncul apabila pair XRP/BTC berhasil menghentikan tren turun panjangnya dan mulai berbalik arah. Menurutnya, perlambatan dominasi Bitcoin atau mulai terjadinya rotasi modal ke altcoin berpotensi menjadi pemicu utama perubahan momentum XRP.

BACA JUGA:  XRP Mau Naik Kelas? Ripple Buka Jalan Masuk ke Mesin Uang Institusi

Dalam proyeksinya, target utama XRP berikutnya berada di area sekitar US$2,1 apabila breakout berhasil terjadi. Namun untuk sementara, fokus utama trader masih tertuju pada breakout area sideways 15 minggu terakhir sebagai sinyal awal perubahan tren yang lebih besar.

Meningkatnya volume derivatif XRP di CME juga dinilai menjadi salah satu indikator bahwa minat institusional terhadap aset tersebut masih terus berkembang. Beberapa pelaku pasar melihat pertumbuhan volume futures sering kali menjadi sinyal meningkatnya likuiditas serta potensi volatilitas baru di pasar XRP dalam beberapa bulan mendatang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait