Coinbase kabarnya telah menerima persetujuan awal bersyarat untuk mendirikan entitas kustodian berskala nasional di AS, sebuah langkah yang menandai ambisi perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam layanan bank kripto dan menarik dana dari investor institusi.
Berdasarkan laporan Reuters, persetujuan awal ini memungkinkan Coinbase untuk mengembangkan layanan kustodian aset digital, penyelesaian transaksi perdagangan, serta pengelolaan aset berbasis token.
Dengan model tersebut, Coinbase berupaya menjawab kebutuhan institusi yang selama ini menginginkan layanan penyimpanan dan pengelolaan aset kripto yang lebih terstruktur dan terpercaya.
“Langkah ini membuka pintu bagi masuknya dana institusi dalam skala besar ke ekosistem aset digital,” ujar seorang analis pasar yang mengikuti perkembangan industri tersebut.
Minat Institusi Naik, Coinbase Perkuat Layanan Kustodian
Langkah Coinbase ini tidak terlepas dari meningkatnya minat institusi terhadap aset digital dalam beberapa tahun terakhir. Selama ini, banyak investor besar seperti hedge fund dan manajer aset masih berhati-hati karena keterbatasan infrastruktur kustodian yang memenuhi standar mereka.
Dengan memperkuat layanan kustodian, Coinbase ingin memposisikan diri sebagai jembatan antara dunia keuangan tradisional dan ekosistem kripto.
Perusahaan tersebut berupaya menyediakan layanan yang tidak hanya aman, tetapi juga terintegrasi dengan kebutuhan operasional institusi, mulai dari penyimpanan hingga penyelesaian transaksi.
Di sisi lain, Coinbase sebelumnya juga menegaskan bahwa mereka tengah menyiapkan pengembangan berbagai produk keuangan baru berbasis kripto.
Dalam pernyataannya, perusahaan melihat momentum pasar yang semakin kuat sebagai peluang untuk memperluas fungsi aset digital, tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari infrastruktur keuangan yang lebih luas, termasuk layanan pembayaran dan solusi finansial lainnya.
Ekspansi Produk dan Diversifikasi Bisnis
Langkah menuju model bank kripto ini juga sejalan dengan strategi ekspansi bisnis Coinbase yang semakin agresif. Pada 20 Maret 2026, perusahaan ini telah meluncurkan produk baru berupa stock perpetual futures yang ditujukan untuk pengguna di luar AS.
Produk ini memungkinkan trader mengambil posisi leverage terhadap saham perusahaan besar tanpa harus memiliki aset dasarnya secara langsung.
Peluncuran tersebut menunjukkan bahwa Coinbase tidak hanya fokus pada aset kripto, tetapi juga mulai merambah pasar derivatif yang lebih luas. Dengan menghadirkan instrumen keuangan baru, perusahaan berupaya memperluas sumber pendapatan sekaligus meningkatkan daya tarik platformnya di mata investor global.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



