Crypto.com melalui entitasnya, Crypto.com Custody Trust Company, resmi menjalin kemitraan dengan Exodus Movement untuk menyediakan layanan kustodi bagi sebagian aset kelolaan perusahaan wallet kripto tersebut.
Pengumuman ini dinilai sebagai langkah penting bagi Exodus dalam memperkuat keamanan serta kepatuhan regulasi di tengah meningkatnya kebutuhan institusional terhadap pengelolaan aset digital.
Kemitraan ini memungkinkan sebagian aset milik Exodus dikelola oleh kustodian yang berbasis di New Hampshire, AS, dan beroperasi di bawah pengawasan regulator setempat.
Dengan pendekatan ini, Exodus berupaya menambah lapisan perlindungan terhadap risiko operasional maupun hukum yang mungkin muncul apabila seluruh aset hanya dikelola secara mandiri.
“Dengan menyediakan solusi kustodian terbaik, teregulasi dan aman, kami membantu Exodus memperkuat manajemen dana kelolaannya sekaligus terus berinovasi bagi jutaan pelanggan di seluruh dunia,” ujar Presiden dan COO Crypto.com, Eric Anziani, dalam siaran pers.
Crypto.com dan Exodus Pastikan Kendali Pengguna Tetap Terjaga
Exodus, yang selama ini dikenal dengan model self-custody atau kendali penuh pengguna atas private key, menegaskan bahwa kemitraan ini tidak mengubah prinsip utama produknya.
Pengguna tetap memiliki kontrol penuh atas aset pribadi mereka. Namun, sebagian dana kelolaan perusahaan kini akan ditempatkan di bawah kustodi institusional untuk meminimalisasi ancaman kehilangan, kelemahan teknis atau kegagalan internal.
“Dengan memilih Crypto.com Custody Trust Company, kami tidak hanya melindungi sebagian aset kami dengan perlindungan berkelas institusional, tetapi juga memperkuat komitmen kami untuk membangun secara bertanggung jawab dalam kerangka regulasi yang akan membentuk masa depan aset digital. Kemitraan ini memungkinkan kami untuk terus berinovasi bagi para pelanggan kami sekaligus memastikan fondasi kami tetap aman dan tangguh seperti pengalaman kustodi mandiri yang kami berikan setiap hari,” ujar CEO Exodus, JP Richardson.
Keputusan ini juga dinilai sebagai upaya Exodus untuk meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas daya tariknya ke kalangan investor institusional.
Kehadiran mitra kustodian yang teregulasi memberi keyakinan tambahan bagi pihak luar yang membutuhkan standar keamanan dan transparansi lebih tinggi.
Strategi Diversifikasi Risiko
Dari sisi manajemen, langkah Exodus bekerja sama dengan Crypto.com Custody Trust Company juga dapat dipandang sebagai strategi diversifikasi risiko. Dengan menempatkan sebagian aset pada kustodian eksternal, perusahaan dapat mengurangi potensi kerugian akibat insiden internal maupun kesalahan teknis.
Kemitraan ini datang di tengah meningkatnya perhatian global terhadap regulasi aset digital. Dengan regulasi yang semakin jelas di sejumlah yurisdiksi, termasuk AS dan Uni Eropa, kebutuhan akan kustodian institusional yang terdaftar dan diawasi otoritas menjadi semakin mendesak.
Bagi Crypto.com, kolaborasi ini memperluas portofolio layanan kustodinya. Kehadiran Exodus sebagai mitra strategis juga memperkuat posisi Crypto.com dalam memberikan layanan yang tidak hanya ditujukan bagi investor individu, tetapi juga perusahaan kripto yang membutuhkan manajemen aset dengan standar institusional.
Pengumuman resmi ini sekaligus mencerminkan tren di industri kripto, di mana model self-custody mulai dipadukan dengan solusi kustodi institusional demi menjawab kebutuhan keamanan, kepatuhan hukum, serta kenyamanan pengguna yang semakin kompleks.
Dengan demikian, kemitraan antara Crypto.com dan Exodus dapat menjadi salah satu contoh sinergi baru dalam pengelolaan aset digital yang lebih matang. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



