Crypto.com resmi meluncurkan aplikasi prediction market atau pasar prediksi baru bernama OG yang difokuskan untuk pasar AS.
Aplikasi tersebut dikembangkan melalui afiliasi derivatif Crypto.com di Amerika Utara dan dirancang sebagai platform mandiri untuk perdagangan kontrak prediksi berbasis peristiwa.
OG memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak yang berkaitan dengan berbagai kategori, termasuk olahraga, keuangan, politik, serta budaya dan hiburan. Melalui sistem ini, pengguna dapat memprediksi hasil suatu peristiwa dan memperoleh keuntungan berdasarkan tingkat akurasi prediksi mereka.
Platform ini juga dirancang untuk menghadirkan pengalaman perdagangan yang lebih terstruktur dan terintegrasi dalam satu aplikasi khusus.
Peluncuran OG dilakukan sebagai respons atas meningkatnya minat terhadap pasar prediksi di AS dalam beberapa tahun terakhir. Crypto.com menilai bahwa segmen ini memiliki potensi pertumbuhan yang besar, seiring meningkatnya partisipasi investor ritel dalam produk keuangan berbasis peristiwa.
Untuk memperkuat posisinya, perusahaan memisahkan layanan prediction market dari aplikasi utama agar dapat dikembangkan secara lebih fokus.
“Kami telah mengalami pertumbuhan mingguan 40 kali lipat dalam bisnis pasar prediksi kami selama enam bulan terakhir. Pertumbuhan seperti ini memerlukan upaya bersama dengan platform mandiri. Tujuan kami adalah untuk menjadikan OG sebagai teknologi pasar prediksi olahraga terkemuka dengan pengalaman pelanggan terbaik,” ujar co-Founder dan CEO Crypto.com, Kris Marszalek, dalam siaran pers pada Selasa (3/2/2026).
Peluncuran ini juga bertepatan dengan meningkatnya aktivitas prediksi di sektor olahraga, terutama menjelang berbagai ajang besar di AS. Momentum tersebut dimanfaatkan Crypto.com untuk memperkenalkan OG sebagai alternatif baru bagi pengguna yang tertarik pada perdagangan berbasis hasil peristiwa.
Fitur Utama OG dan Strategi Pengembangan Platform
OG menawarkan sejumlah fitur utama yang membedakannya dari layanan serupa. Salah satunya adalah penyediaan kontrak prediksi lintas sektor, mulai dari pertandingan olahraga profesional hingga peristiwa ekonomi dan politik.
Pengguna dapat memilih kontrak yang sesuai dengan minat mereka, lalu melakukan transaksi berdasarkan proyeksi masing-masing.
Selain itu, platform ini juga dirancang untuk mengembangkan fitur margintrading pada kontrak prediksi. Melalui mekanisme tersebut, pengguna nantinya dapat membuka posisi dengan dana pinjaman, sehingga memperbesar potensi keuntungan maupun risiko.
Crypto.com menyebut fitur ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan likuiditas dan daya tarik platform.
Dari sisi pengalaman pengguna, OG mengintegrasikan elemen sosial seperti papan peringkat dan fitur mengikuti trader lain. Pendekatan ini ditujukan untuk membangun komunitas pengguna yang aktif serta mendorong interaksi antarpengguna dalam proses pengambilan keputusan perdagangan.
CEO OG, Nick Lundgren, menegaskan bahwa perusahaan optimistis terhadap prospek bisnis ini.
“Kami memiliki momentum dan keahlian yang luar biasa untuk menjadikan OG sebagai pemimpin pasar bagi konsumen di industri bernilai miliaran dolar ini dan telah meraih kesuksesan luar biasa dengan mitra pasar prediksi kami,” ujarnya.
Dalam tahap awal peluncuran, Crypto.com juga menawarkan berbagai insentif bagi pengguna baru, termasuk bonus pendaftaran, untuk mempercepat adopsi aplikasi. Langkah ini dilakukan guna memperluas basis pengguna sekaligus meningkatkan volume transaksi di platform anyar tersebut.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



