Arc, jaringan blockchain baru yang diperkenalkan Circle, akhirnya memasuki momen yang paling ditunggu. Public mainnet dijadwalkan meluncur pada Rabu (16/09/2026), dan perhatian bukan hanya datang dari institusi, tetapi juga para crypto degen.
Mainnet Arc Meluncur, USDC Jadi Fondasi Biaya Jaringan
Arc dirancang sebagai blockchain Layer-1 yang berfokus pada aktivitas finansial, mulai dari pembayaran, pasar modal on-chain, tokenisasi aset, hingga aktivitas ekonomi berbasis agen AI.
Salah satu perbedaannya terletak pada penggunaan stablecoin USDC untuk membayar gas. Struktur ini membuat biaya transaksi lebih mudah diprediksi, sementara finalitas ditargetkan berlangsung kurang dari satu detik.
Sebelum dibuka ke publik, Arc telah berjalan dalam private mainnet bersama lebih dari 100 builder institusional. Circle kini membawa infrastruktur tersebut ke lingkungan produksi dengan dukungan sejumlah pihak ternama.
“Validator awal Arc mencakup BlackRock, DTCC, Galaxy, Global Payments, Mastercard, MoneyGram, ICE Markets, SBI, Standard Chartered, Sumitomo Corporation, dan Visa,” jelas mereka di X, Rabu (05/08/2026).

Dukungan sejak hari pertama ikut mempertebal ekspektasi. OpenSea memastikan Arc tersedia sejak mainnet diluncurkan, sementara agenda peluncurannya turut menghadirkan nama besar seperti Aave, Morpho, dan Uniswap.
Crypto Degen Mulai Panas, Puluhan Launchpad Masuk Radar
Namun, cerita Arc tidak berhenti pada institusi dan stablecoin. Menjelang mainnet, para crypto degen di X mulai bergerak cepat memburu aplikasi, launchpad, dan token yang berpotensi mencuri momentum awal.
Salah satu yang paling aktif adalah KOL kripto ternama, Maran. Ia membagikan daftar 21 launchpad dan platform lain yang saat ini tengah membangun di Arc, mulai dari arcpad_meme, TollyLabs, CircleWarp, Minara, hingga Archemist.
Daftar ini memperlihatkan padatnya persaingan bahkan sebelum jaringan dibuka. Bagi degen, pertanyaannya bukan lagi apakah token baru akan muncul, melainkan koin meme potensial mana yang lebih dahulu menyedot likuiditas.
“Cari proyek pertama yang melesat di mainnet Arc, potensinya bisa mencapai ratusan juta dolar,” tutur Maran di X, Minggu (13/09/2026), menggambarkan tingginya ekspektasi terhadap kemungkinan lahirnya runner pertama.

Efek Robinhood Chain Bikin Ekspektasi Meninggi
Antusiasme tersebut bukan muncul tanpa alasan. Sebagian komunitas melihat apa yang baru terjadi di Robinhood Chain, jaringan yang berkembang cepat setelah public mainnet diluncurkan pada 1 Juli 2026.
Robinhood Chain awalnya kuat dengan narasi tokenized stock, tetapi aktivitasnya melebar ke meme coin. Data yang dihimpun sebelumnya menunjukkan volume pasangan meme coin dan token saham sempat mencapai US$240 juta sehari.
Skalanya terus membesar. Sepanjang 26 Juli hingga 9 September, perdagangan stock-paired meme di Robinhood Chain tercatat US$2,49 miliar, memperlihatkan bagaimana eksperimen spekulatif dapat menarik likuiditas besar.
Cerita seperti PONS, CASHCAT, hingga berbagai launchpad baru kemudian memperkuat daya tarik jaringan tersebut. Beberapa trader bahkan mencetak keuntungan besar setelah masuk sangat awal pada token yang mendadak viral.
5 Launchpad Meme Coin di Robinhood Chain yang Menarik Dicoba
Arc belum tentu mengulang pola yang sama. Fondasinya lebih berorientasi pada stablecoin dan institusi, tetapi banyaknya launchpad menunjukkan bahwa crypto degen mulai membangun jalurnya sendiri sejak hari pertama.
Kini pertanyaannya bergeser pada eksekusi. Jika likuiditas datang dan satu proyek berhasil menjadi runner, Arc bisa mendapat ledakan aktivitas awal. Jika tidak, hype peluncuran dapat menguap secepat kemunculannya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


