Crypto Exchange CoinEx Gulung Tikar Setelah 9 Tahun, Ada Apa?

Setelah bertahan melewati berbagai siklus pasar kripto, CoinEx akhirnya memilih berhenti. Crypto exchange yang beroperasi sejak 2017 itu akan menutup platform secara bertahap hingga resmi berakhir pada Desember 2026.

Exchange CoinEx Tutup, Pengguna Diberi Waktu Tarik Aset

Pengumuman datang langsung dari pendiri sekaligus CEO CoinEx, Haipo Yang, pada Selasa (15/09/2026). Ia menyebut perusahaan akan segera menghentikan operasi dan memulai proses penutupan secara tertib setelah sembilan tahun berjalan.

Pihak CoinEx mengklaim bahwa kondisi cadangannya tetap aman. Seluruh aset pengguna disebut memiliki dukungan penuh dan tetap tersedia untuk ditarik selama periode penutupan berlangsung.

“Aset pengguna aman. Rasio cadangan CoinEx berada di atas 100 persen, dan setiap aset pengguna memiliki dukungan penuh serta tersedia untuk ditarik,” ujar Haipo dalam pernyataan kepada komunitasnya.

BitMart Menyusul BitMEX, Exchange Besar Tumbang Beruntun

Penarikan dibuka mulai hari pengumuman hingga 22 Desember 2026. Beberapa token mungkin membutuhkan waktu lebih lama karena dana harus dipindahkan antara cold wallet dan hot wallet sebelum diproses.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Belum Temukan Bottom? Analis Soroti 35 Hari Krusial

Risiko Membesar, Haipo Pilih Tidak Menjual CoinEx

Di balik keputusan ini, Haipo mengakui CoinEx tidak berhasil menjadi salah satu exchange terdepan seperti yang pernah ia harapkan. Beban keamanan dan kepatuhan juga dinilai semakin sulit dikendalikan.

“Pendapatan bisa menurun, tetapi tanggung jawab tidak. Menanggung risiko tanpa batas demi pendapatan yang terbatas bukan lagi pilihan rasional,” tulisnya, menjelaskan alasan bisnis di balik keputusan tersebut.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

CoinEx memang berhasil melewati sembilan tahun yang penuh siklus bullish dan bearish. Namun, menurut Haipo, mempertahankan bisnis semakin sulit ketika tanggung jawab terus tumbuh sementara potensi pendapatan terbatas.

Ia bahkan sempat mempertimbangkan menjual CoinEx kepada pihak lain. Namun, opsi tersebut akhirnya dibatalkan karena kepercayaan pengguna tidak seharusnya begitu saja dialihkan kepada pemilik baru.

“Saya memang sempat mempertimbangkan untuk menjual CoinEx. Namun, pada akhirnya saya memutuskan untuk tidak melakukannya,” ungkap Haipo. Baginya, penutupan yang rapi menjadi cara paling tepat mengakhiri perjalanan tersebut.

BACA JUGA:  Harga XRP Bisa Merosot Tajam? Level Ini Jadi Pemeran Utamanya

Nasib CET juga sudah disiapkan. Bursa crypto tersebut akan membeli kembali token itu pada harga awal pencatatan sebesar 0,005 USDT per CET tanpa batas jumlah sebagai bagian dari penyelesaian kepada holder.

CoinEx Menyusul BitMart dan BitMEX, Persaingan Makin Berat

Penutupan CoinEx terjadi saat industri exchange menghadapi persaingan ketat. BitMart sebelumnya mengumumkan wind-down, sementara BitMEX juga mengambil langkah penghentian operasional setelah bertahun-tahun melayani pasar kripto.

Laporan sebelumnya mencatat BitMart telah memangkas seluruh 550 karyawannya dan menargetkan penutupan penuh pada Januari 2027. BitMEX juga memangkas 160 karyawan setelah melakukan tinjauan strategis terhadap bisnisnya.

Pada saat yang sama, persaingan exchange papan atas tetap ketat. Data CoinMarketCap memperlihatkan Binance, Coinbase, Upbit, OKX, Bybit, Bitget, Gate, KuCoin, dan MEXC mendominasi sembilan posisi teratas.

Peringkat Crypto Exchange - CoinMarketCap
Peringkat Crypto Exchange – CoinMarketCap

Binance sendiri mencatat volume perdagangan 24 jam sekitar US$9,68 miliar, jauh di atas banyak pesaing. CoinEx tidak terlihat dalam sembilan besar, menunjukkan beratnya mengejar skala pemain yang sudah dominan.

BACA JUGA:  5 Kripto Top Gainers 20 Agustus 2026, Ada Crypto Apa Saja?

Keputusan CoinEx memperlihatkan tantangan bagi exchange menengah. Bertahan bukan sekadar menghadapi volatilitas, tetapi juga mengelola biaya, keamanan, kepatuhan, likuiditas, dan kompetisi yang terus meningkat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait