Operasi crypto mining biasanya identik dengan gudang penuh mesin ASIC dan konsumsi listrik besar. Namun, temuan di pegunungan Meksiko membuka cerita berbeda, ketika aktivitas tersebut diduga bersinggungan dengan pencucian uang.
Dengungan Mesin Bongkar Tambang Kripto Rahasia
Reuters melaporkan pada Sabtu (12/09/2026), sebuah bangunan sederhana di kawasan Sierra Norte, Puebla, ternyata menyimpan operasi mining kripto rahasia yang diduga digunakan untuk mencuci dana ilegal melalui aset digital.
Lokasinya terpencil, sekitar dua kilometer dari desa terdekat, dikelilingi hutan lebat dan jalan kerikil yang jarang dilalui. Kondisi geografis tersebut membuat aktivitas di dalam bangunan nyaris tidak terlihat.
Namun, suara mesin justru menjadi petunjuk. Dua warga mengatakan dengungan perangkat komputasi terdengar hingga sekitar satu kilometer, cukup jauh untuk memancing perhatian terhadap aktivitas mencurigakan tersebut.
Saat diperiksa, aparat menemukan 300 GPU, 80 terminal tegangan menengah, dan delapan antena satelit. Temuan itu menunjukkan operasi penambangan BTC tersebut membutuhkan infrastruktur sekaligus pasokan listrik dalam jumlah besar.
Cara Mining Bitcoin untuk Pemula: Ikuti Panduan Praktis Ini!
Kasus ini pun bukan kejadian tunggal. Sejak awal tahun lalu, empat tambang kripto serupa telah ditemukan di kawasan tersebut, termasuk tiga lokasi lain di sekitar bendungan hidroelektrik Puebla.
Bukan Sekadar Narkoba, Kartel Mulai Lirik Crypto Mining
Rangkaian temuan itu memunculkan pertanyaan lebih besar mengenai siapa yang berada di balik operasinya. Analis keamanan David Saucedo melihat polanya sebagai perkembangan baru bagi kelompok kriminal terorganisir.
“Kartel narkoba tampaknya telah mencapai tingkat kecanggihan baru,” ujar Saucedo.
Menurutnya, fasilitas itu membutuhkan keahlian teknis, modal besar, serta dukungan kelompok dengan sumber daya kuat. Kantor kejaksaan federal Meksiko belum berkomentar karena penyelidikan masih berlangsung.
Di sisi lain, Caio Motta dari Chainalysis menjelaskan mengapa wilayah seperti Puebla menarik bagi jaringan kriminal. Salah satu faktor terpentingnya adalah akses terhadap energi murah, bahkan listrik curian.
“Lokasi-lokasi ini biasanya memiliki listrik yang sangat murah, atau berada di wilayah yang dipengaruhi kejahatan terorganisir, sehingga mereka bisa mencuri listrik dan membangun infrastruktur besar untuk menambang kripto,” ujar Motta.
Listrik Curian Bisa Bikin Biaya Nyaris Nol
Faktor listrik kini menjadi bagian penting penyelidikan. Otoritas tengah memeriksa kemungkinan fasilitas tersebut mengambil energi secara ilegal dari bendungan hidroelektrik yang berada tidak jauh dari lokasi.
Besarnya insentif ekonomi mudah dipahami. Riset University of Cambridge memperkirakan biaya menghasilkan satu BTC mencapai US$45.000, sementara harga Bitcoin saat itu berada di kisaran US$78.000 sehingga margin keuntungan masih terbuka.
“Jika mereka mencuri listrik, biaya utama operasi pada dasarnya menjadi, ya, tidak ada,” katanya.
Riset Cambridge Ungkap Konsumsi Energi Bitcoin Mining Naik 38 Persen
Dugaan in muncul ketika penggunaan kripto untuk aktivitas ilegal meningkat. Chainalysis memperkirakan alamat terkait kriminal menerima sekitar US$154 miliar pada 2025, naik dari US$59 miliar setahun sebelumnya.
Sebagian lonjakan berasal dari transaksi terkait penghindaran sanksi. Namun, kartel juga disebut semakin memanfaatkan transfer kripto serta aktivitas mining untuk memindahkan atau menyamarkan dana.
Temuan ini memperlihatkan bagaimana kejahatan terorganisir bisa beradaptasi mengikuti teknologi. Tantangan aparat kini bukan hanya melacak aliran dana ilegal, tetapi juga membongkar infrastruktur crypto mining yang beroperasi secara tersembunyi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


