Satu transaksi. Satu menit. Hasilnya mencengangkan. Seorang trader kripto berhasil mengubah modal receh menjadi miliaran rupiah hanya dalam hitungan detik. Data on-chain menunjukkan pergerakan dana yang tidak biasa, dengan lonjakan nilai yang ekstrem.
Rangkaian Swap Crypto yang Hasilkan Rp12 Miliar
Dikutip dari situs Solscan pada Sabtu (02/05/2026), semua bermula dari swap kecil senilai 0,227 USDC atau sekitar Rp3.900. Nilai ini setara dengan “uang parkir”. Namun, dari sinilah semuanya berubah drastis.
Pada langkah pertama, trader kripto tersebut menukarnya menjadi ANX sebanyak 72.793 koin melalui Meteora DAMM v2. Nilainya masih relatif kecil, sekitar US$15,93. Meski begitu, ini diduga menjadi pintu masuk ke likuiditas yang tidak seimbang.

Langkah berikutnya jauh lebih agresif. Token ANX tersebut kembali di-swap menjadi ANB, mencapai lebih dari 50 juta token. Nilainya langsung melonjak ke kisaran US$1.462. Di titik ini, pergerakan mulai terlihat tidak normal.
Puncaknya terjadi pada swap terakhir. ANB tersebut ditukar kembali ke USDC, menghasilkan sekitar US$696.209. Jika dikonversi dengan kurs Rp17.300, nilainya mendekati Rp12 miliar. Semua ini terjadi dalam satu rangkaian transaksi cepat tanpa jeda berarti.
Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?
Fenomena ini bukan sekadar “keberuntungan”. Ada indikasi kuat bahwa trader kripto tersebut memanfaatkan ketidakseimbangan likuiditas (liquidity imbalance) di pool tertentu.
Dalam kondisi normal, harga di DEX mengikuti mekanisme Automated Market Maker (AMM). Namun, saat likuiditas tipis atau distribusi token tidak merata, harga bisa melonjak tajam hanya karena transaksi kecil. Inilah yang disebut slippage ekstrem.
Dalam kasus ini, pool ANX dan ANB diduga memiliki liquidity rendah atau konfigurasi yang kurang optimal. Akibatnya, swap dalam jumlah tertentu langsung mendorong harga naik drastis dan membuka celah arbitrase.
Selain itu, penggunaan beberapa pool seperti Meteora DAMM v2 dan DLMM Program menciptakan routing harga yang tidak efisien. Sistem tidak sempat menyeimbangkan harga antar pool, sehingga trader crypto bisa memanfaatkan selisih tersebut.
Meski terlihat seperti “uang gratis”, kejadian ini jarang terjadi dan berisiko tinggi. Banyak kasus berakhir rugi karena slippage berbalik arah. Pada akhirnya, ini jadi pengingat: di kripto, peluang besar selalu datang bersama risiko besar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


