CZ Binance Jadi Penasihat Kyrgyzstan dalam Adopsi Blockchain

Pendiri Binance, Changpeng Zhao, secara resmi menjadi penasihat Kyrgyzstan dalam regulasi dan pengembangan teknologi blockchain. Keputusan ini diambil setelah CZ Binance menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Investasi Nasional (NIA) Kyrgyzstan. 

Langkah Kyrgyzstan dalam Adopsi Blockchain

Dalam unggahannya di X, CZ Binance mengungkapkan bahwa dirinya kini telah memberikan saran serta pandangan kepada beberapa pemerintahan di berbagai negara terkait regulasi kripto, adopsi aset digital, dan solusi berbasis blockchain.

“Saya secara resmi dan tidak resmi memberi saran kepada beberapa pemerintah tentang kerangka regulasi kripto dan blockchain untuk efisiensi pemerintahan, serta memperluas blockchain ke sektor lain selain perdagangan,” tulisnya, Kamis (03/04/2025).

Presiden Kyrgyzstan, Sadyr Zhaparov, juga menyampaikan optimismenya terhadap kerja sama ini. Menurutnya, kehadiran pendiri Binance sebagai penasihat akan membantu memperkuat infrastruktur teknologi serta meningkatkan keamanan aset digital. 

“Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam membangun infrastruktur teknologi, menerapkan solusi inovatif, serta mempersiapkan tenaga ahli di bidang blockchain, manajemen aset virtual, dan keamanan siber,” ujarnya, Kamis (03/04/2025).

Selain Bhutan, Kyrgyzstan juga dikenal sebagai salah satu negara dengan sumber daya energi terbarukan yang melimpah, dan dianggap sebagai lokasi potensial untuk pengembangan industri blockchain serta pertambangan kripto. 

Bhutan Buktikan Bitcoin Bisa Menggerakkan Ekonomi Negara

Menurut laporan dari International Energy Agency (IEA), lebih dari 30 persen suplai energi negara ini berasal dari pembangkit listrik tenaga air. Namun, baru sekitar 10 persen dari potensi hidroelektriknya yang telah dimanfaatkan. 

Selain Kyrgyzstan, CZ Binance juga telah memberikan masukan terkait regulasi di berbagai negara, termasuk Malaysia. Pada Januari lalu, ia bertemu langsung dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, untuk mendiskusikan langkah strategis dalam pengembangan industri kripto di negara tersebut.

Fokus Baru CZ Binance

Sejak meninggalkan jabatannya sebagai CEO Binance, Changpeng Zhao tampaknya mulai memperluas cakupan kontribusinya, membawa blockchain ke ranah yang lebih luas di luar industri kripto. 

Setelah CZ bebas, selain menjadi penasihat bagi berbagai negara terkait regulasi aset digital dan pengembangan teknologi blockchain, ia tampaknya juga mulai terlibat dalam inisiatif yang berorientasi pada dampak sosial.

Salah satu proyeknya yang menarik perhatian adalah Giggle Academy, sebuah inisiatif yang bertujuan menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. 

Diumumkan pertama kali pada Februari 2024, proyek ini mencerminkan pergeseran fokus pendiri Binance dari sekadar industri kripto menuju sektor pendidikan, yang ia yakini dapat diberdayakan melalui teknologi.

Mantan Bos Binance Kopdar dengan Vitalik, Ada Apa?

Tak hanya itu, CZ Binance juga sempat bertemu dengan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, untuk membahas pengembangan Decentralized Science (DeSci), sebuah konsep yang mendorong ilmu pengetahuan yang lebih terbuka dan terdesentralisasi. 

Langkah ini semakin memperjelas bahwa meskipun dirinya tidak lagi memimpin Binance, pengaruhnya dalam dunia kripto dan teknologi tetap kuat.

Dengan keterlibatannya dalam regulasi kripto di berbagai negara, kerjasama strategis dengan Kyrgyzstan, serta proyek-proyek sosial berbasis blockchain, perjalanan Changpeng Zhao tampaknya masih dipenuhi dengan kontribusi besar. [dp]

Terkini

Warta Korporat

Terkait