Daftar Orang Terkaya di Bitcoin, Satoshi Nakamoto Masih di Puncak!

Pencipta Bitcoin yang hingga kini masih menggunakan nama samaran, Satoshi Nakamoto, kembali tercatat sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Berdasarkan riset terbaru dari Arkham Intelligence yang dirilis pada Rabu (15/7/2026), Satoshi diperkirakan menguasai sekitar 1,096 juta BTC dengan nilai sekitar US$71 miliar. Jumlah tersebut menempatkannya jauh di atas berbagai perusahaan, bursa kripto, hingga pemerintah yang juga memiliki cadangan aset digital dalam jumlah besar.

Laporan tersebut turut memetakan sejumlah entitas dengan kepemilikan Bitcoin terbesar berdasarkan analisis on-chain dan informasi publik.

BTC satoshi nakamoto

Setelah Satoshi, posisi berikutnya ditempati Coinbase dengan sekitar 981.000 BTC, disusul Strategy yang memiliki sekitar 844.000 BTC, BlackRock dengan sekitar 732.000 BTC, serta Binance yang menguasai sekitar 675.000 BTC.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat tercatat memegang sekitar 325.000 BTC yang sebagian besar berasal dari penyitaan aset dalam berbagai kasus penegakan hukum.

Peta Kepemilikan BTC: Satoshi Nakamoto Masih Memimpin, Institusi Mengikuti

Menurut Arkham Intelligence, kepemilikan Satoshi berasal dari hasil penambangan pada masa-masa awal jaringan Bitcoin beroperasi. Aset tersebut tersebar di ribuan alamat wallet dan hingga kini hampir tidak pernah menunjukkan aktivitas pemindahan maupun penjualan.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Bisa Turun ke US$50.000? Ini Analisis Wintermute

Kondisi tersebut membuat Satoshi tetap menjadi pemegang Bitcoin terbesar sejak aset digital itu pertama kali diperkenalkan.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Meski Coinbase berada di posisi kedua dalam daftar tersebut, Arkham menjelaskan bahwa sebagian besar aset yang berada di bawah kendali perusahaan merupakan Bitcoin milik pelanggan.

Sebagai penyedia layanan kustodian, Coinbase menyimpan aset milik investor institusi, penerbit ETF, maupun pengguna individu, sehingga jumlah tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kepemilikan ekonomi perusahaan.

Di posisi berikutnya, Strategy tetap mempertahankan statusnya sebagai perusahaan publik dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia. Perusahaan tersebut tercatat mengendalikan sekitar 844.000 BTC sebagai bagian dari strategi treasury yang telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir.

BlackRock juga masuk dalam lima besar dengan kepemilikan sekitar 732.000 BTC. Sebagian besar aset tersebut berkaitan dengan produk Bitcoin ETF spot miliknya, sehingga Bitcoin yang tercatat berada di bawah pengelolaannya pada dasarnya mewakili kepemilikan para investor ETF, bukan aset yang dimiliki perusahaan secara langsung.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Bikin Pasar Salah Sangka? Pola Ini Justru Isyaratkan Lonjakan

Binance hingga Pemerintah AS Kuasai Ratusan Ribu BTC

Binance melengkapi lima besar dengan sekitar 675.000 BTC. Selain itu, analisis Arkham menunjukkan bahwa dua alamat wallet Bitcoin terbesar di dunia saat ini merupakan cold wallet milik Binance.

Wallet pertama menyimpan sekitar 249.000 BTC, sedangkan wallet kedua menampung sekitar 181.000 BTC. Temuan tersebut mencerminkan besarnya aset pelanggan yang dikelola oleh bursa kripto tersebut dalam sistem cold wallet.

Di luar sektor swasta, pemerintah AS juga menjadi salah satu pemegang Bitcoin terbesar secara global. Arkham memperkirakan pemerintah AS menguasai sekitar 325.000 BTC, yang sebagian besar diperoleh melalui penyitaan aset dari berbagai kasus kriminal, termasuk operasi terhadap Silk Road. Dengan demikian, kepemilikan tersebut bukan berasal dari pembelian langsung di pasar.

Secara keseluruhan, laporan Arkham memperlihatkan bahwa kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar kini terkonsentrasi pada beberapa kelompok utama, yaitu pendiri jaringan, perusahaan publik, bursa kripto, kustodian aset digital, penerbit ETF, serta pemerintah.

BACA JUGA:  Rp24,9 Triliun! Kripto Jadi Mesin Uang Donald Trump di 2025

Konsentrasi ini menunjukkan semakin besarnya peran institusi dalam ekosistem aset digital, baik sebagai pemilik langsung maupun sebagai pihak yang menyimpan aset atas nama investor.

Meski demikian, Arkham menegaskan bahwa seluruh angka dalam laporan tersebut merupakan estimasi yang disusun melalui analisis data on-chain yang dipadukan dengan informasi publik.

Untuk sejumlah entitas, khususnya Coinbase, Binance, dan BlackRock, jumlah Bitcoin yang dicantumkan lebih mencerminkan aset yang mereka kelola atau kendalikan sebagai kustodian dibandingkan aset yang benar-benar dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Oleh karena itu, daftar tersebut menggambarkan siapa yang menguasai atau menyimpan Bitcoin dalam jumlah terbesar, bukan semata-mata siapa yang menjadi pemilik ekonominya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait