Bintang NBA LeBron James mengisyaratkan kemitraan baru dengan Polymarket melalui unggahan media sosial pada Sabtu (5/9/2026), membuka babak baru ekspansi platform pasar prediksi tersebut ke industri olahraga arus utama.
James mengunggah video berdurasi 14 detik yang memperlihatkan dirinya berada di lift bergaya kantor perusahaan tersebut. Beberapa lantai diberi kategori seperti politik, kripto, budaya, cuaca dan olahraga. Ia kemudian keluar di lantai “sports,” sebelum video ditutup dengan pesan bahwa sesuatu akan segera hadir.
Unggahan tersebut merupakan tahap pertama dari kampanye yang lebih besar dan akan dimulai pada awal pekan depan. Sumber yang mengetahui kerja sama itu mengatakan kampanye akan berfokus pada football Amerika. Dalam tujuh jam pertama setelah diunggah, video James dilaporkan telah mendekati 10 juta penayangan.
Bye DraftKings, LeBron Punya Pelabuhan Baru
Langkah tersebut datang setelah kerja sama endorsement James dengan DraftKings berakhir pada musim panas tahun ini. Kesepakatan dengan operator sportsbook itu kali pertama diumumkan pada 2024 dan juga banyak berfokus pada football.
Perpindahan tersebut menempatkan Polymarket dalam posisi menarik dalam persaingan mendapatkan figur olahraga papan atas. Meski James dikenal sebagai bintang basket, fokus pada football juga sejalan dengan aturan NBA.
Juga, NBA tidak memiliki kebijakan khusus yang melarang pemain mempromosikan prediction market. Namun, pemain tidak diperbolehkan mempromosikan kontrak event yang terkait langsung dengan pertandingan NBA.
Sampai saat ini, detail komersial kemitraan James belum diumumkan. Pengumuman tambahan diperkirakan hadir pada Selasa (8/9/2026). Bentuk kerja sama, durasi kontrak maupun peran resmi James sendiri masih belum diungkap kepada publik.
Polymarket Makin Gila Belanja Panggung
Kesepakatan dengan James bukan langkah pertama perusahaan tersebut memperluas eksposurnya di sektor olahraga. Platform itu juga telah mempunyai kemitraan tingkat liga dengan MLB, NHL, MLS, Serie A dan LaLiga, serta sejumlah kesepakatan tingkat tim.
Pada Maret 2026, Major League Baseball (MLB) bahkan menunjuk Polymarket sebagai Official Prediction Market Exchange. Berdasarkan pengumuman resmi MLB, kerja sama tersebut memberikan akses terhadap merek, logo dan data resmi liga, sekaligus memasukkan kerangka perlindungan integritas pertandingan.
NHL juga telah menunjuk platform tersebut bersama Kalshi sebagai mitra resmi prediction market melalui kesepakatan multi-year. Kerja sama itu memberikan keduanya akses terhadap data resmi NHL serta hak penggunaan sejumlah merek liga pada produk mereka. NHL
Deretan kemitraan itu memperlihatkan bagaimana Polymarket berupaya memperluas posisinya dari platform yang sebelumnya lekat dengan komunitas kripto dan politik menuju industri olahraga dan hiburan mainstream.
Kalshi Kini Punya Lawan yang Bawa LeBron
Masuknya James juga mempertegas persaingan Polymarket dengan Kalshi. Platform rival tersebut telah menarik sejumlah atlet sebagai investor, termasuk Giannis Antetokounmpo, Kyle Kuzma dan Breanna Stewart.
James adalah pemain NBA pertama yang menjalin kemitraan individual dengan Polymarket. Sebagai pembanding, Antetokounmpo sebelumnya memilih mengambil investasi langsung di Kalshi.
Persaingan keduanya berlangsung ketika prediction market terus menghadapi perdebatan regulasi di AS.
Sejumlah negara bagian menilai kontrak berbasis hasil pertandingan dapat masuk dalam wilayah taruhan olahraga, sementara perusahaan prediction market beroperasi di bawah kerangka federal untuk kontrak berbasis peristiwa. Persoalan tersebut berpotensi berlanjut hingga ke Mahkamah Agung AS.
Untuk saat ini, kampanye penuh James masih menunggu peluncuran berikutnya. Namun, keterlibatan salah satu atlet paling terkenal di dunia memberi Polymarket saluran baru untuk menjangkau audiens olahraga mainstream, sekaligus memperbesar pertarungannya dengan Kalshi dan operator sportsbook tradisional.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


