Seorang pengusaha teknologi asal Malaysia, Arsyan Ismail, menjadi sorotan dunia setelah berhasil menjual domain AI.com dengan nilai fantastis mencapai sekitar US$70 juta, setara lebih dari Rp1 triliun.
Berdasarkan laporan Says Malaysia, domain premium tersebut dibeli oleh CEO dan Pendiri platform aset kripto Crypto.com, Kris Marszalek. Transaksi ini dilaporkan terjadi pada April 2025 dan diumumkan secara luas ke publik pada Februari 2026.
Penjualan domain AI.com ini dinilai sebagai salah satu transaksi nama domain termahal yang pernah terungkap secara publik. Domain tersebut memiliki nilai strategis tinggi karena hanya terdiri dari dua huruf yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dalam konteks industri digital global, kepemilikan domain AI.com dinilai mampu memberikan keunggulan branding dan posisi pasar yang signifikan.
Arsyan Ismail diketahui telah memiliki domain AI.com sejak awal 1990-an. Ia mempertahankan kepemilikan domain tersebut selama lebih dari tiga dekade, meskipun berbagai pihak disebut sempat mengajukan tawaran pembelian.
Keputusan untuk mempertahankan aset digital itu akhirnya berbuah hasil ketika tren kecerdasan buatan berkembang pesat secara global.
Awal Kepemilikan Domain AI.com Sejak Remaja
Kepemilikan domain AI.com oleh Arsyan bermula pada tahun 1993, ketika ia masih berusia belasan tahun. Saat itu, Arsyan membeli domain tersebut dengan harga sekitar US$100, setara kurang lebih Rp200.000 kala itu. Pembelian dilakukan ketika internet masih berada pada tahap awal perkembangan di kawasan Asia Tenggara.

Arsyan mengungkapkan bahwa pembelian tersebut dilakukan secara sederhana, tanpa perhitungan bisnis jangka panjang. Ia memilih nama AI.com karena sesuai dengan inisial namanya dan belum memiliki makna komersial seperti saat ini.
“Saat itu saya menggunakan kartu kredit ibu saya. Dia marah karena saya menggunakan kartu kreditnya untuk membeli domain,” ujar Arsyan.
Selama bertahun-tahun, domain AI.com sempat diarahkan ke berbagai laman, termasuk situs mesin pencari, halaman perusahaan teknologi, hingga portal informasi. Namun, Arsyan tetap mempertahankan kepemilikan penuh atas domain tersebut.
Langkah ini membuatnya berada pada posisi strategis ketika istilah artificial intelligence mulai menjadi pusat perhatian industri teknologi global.
Transaksi Bernilai Fantastis dan Rencana Pengembangan
Kesepakatan penjualan domain AI.com kepada Kris Marszalek tercapai pada 2025 setelah melalui proses negosiasi panjang. Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar US$70 juta, menjadikan penjualan ini sebagai rekor baru dalam industri jual beli domain premium.
Setelah resmi menguasai domain AI.com, Kris Marszalek menggunakannya sebagai fondasi untuk mengembangkan platform berbasis kecerdasan buatan.
Domain tersebut dijadikan alamat utama bagi layanan AI agent yang dirancang untuk membantu pengguna dalam mengelola berbagai aktivitas digital secara otomatis, mulai dari pengelolaan data hingga asistensi virtual.
Peluncuran platform untuk domain AI.com dilakukan secara besar-besaran melalui kampanye global, termasuk iklan di ajang Super Bowl pada awal 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa pembelian domain tersebut bukan sekadar investasi pasif, melainkan bagian dari strategi bisnis jangka panjang di sektor teknologi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



