Data BTC Ini Melorot, Pertanda Awal Bear Market atau Koreksi Pasar?

Kondisi pasar Bitcoin (BTC) kembali mendapat sorotan, di mana data terbaru dari analis on-chain Crazzyblockk menunjukkan bahwa lebih dari 20 persen UTXOs Bitcoin kini berada dalam kondisi rugi.

Temuan ini muncul setelah harga BTC anjlok tajam ke kisaran US$88.000–US$89.000 dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan proporsi UTXOs yang merugi tersebut dianggap sebagai indikator penting yang dapat menentukan apakah pasar sedang memasuki fase awal bear market atau hanya mengalami koreksi tengah siklus (mid-cycle correction).

IKLAN
Chat via WhatsApp

Menurut laporan CryptoQuant, peningkatan jumlah UTXOs dalam rugi menjadi perhatian karena sebagian besar koin tersebut dibeli di area harga tinggi sebelumnya.

Hal ini mencerminkan tekanan jual dari kelompok holder jangka panjang yang biasanya menjadi penggerak stabilitas pasar BTC.

“Perilaku holder dalam kondisi rugi adalah faktor kritis dalam menentukan arah pasar selanjutnya,” ujar Crazzyblockk.

Struktur Pasar BTC Masuki Titik Sensitif 

Berdasarkan data historis yang dikumpulkan CryptoQuant, persentase UTXOs dalam kondisi rugi memiliki pola yang cenderung berulang pada beberapa fase pasar. Dalam konteks bullish, ketika BTC mengalami koreksi besar tetapi masih berada dalam tren naik, proporsi UTXOs yang merugi biasanya meningkat ke kisaran 20–35 persen.

BACA JUGA:  Keren! Perusahaan Ini Bayar Dividen dengan Tether Gold (XAUT)

Kondisi serupa juga terjadi saat pasar memasuki fase awal bear market, di mana tekanan jual mulai muncul dari holder yang tidak lagi mampu menahan posisi mereka.

Kenaikan proporsi UTXOs yang merugi di atas 20 persen saat ini menandai situasi pasar yang perlu diwaspadai.

CryptoQuant menjelaskan bahwa koin yang berada dalam rugi saat ini sebagian besar merupakan pembelian yang dilakukan dekat puncak harga BTC sebelumnya, sehingga holder yang tertekan dapat memicu gelombang penjualan lebih besar.

Lonjakan tekanan jual semacam ini kerap berperan sebagai pemicu pergerakan harga berikutnya, baik menuju pemulihan maupun penurunan lebih dalam.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa struktur pasar Bitcoin saat ini berada di titik sensitif, di mana ketahanan holder jangka panjang menjadi variabel utama. Jika jumlah holder yang berada dalam kondisi rugi meningkat dan sebagian dari mereka mulai melepas koin, pasar dapat bergerak ke fase penurunan yang lebih dalam.

BACA JUGA:  Mengenal Hal Finney: Sang Legenda Bitcoin dan Warisannya!

Risiko Kapitulasi dan Arah Pasar ke Depan

Menurut pantauan CryptoQuant, kunci untuk menentukan apakah pasar Bitcoin akan memasuki bear market atau hanya mengalami koreksi sementara terletak pada toleransi holder terhadap kerugian.

Ketika persentase UTXOs dalam rugi mulai menembus batas lebih dari 35 persen, kondisi tersebut biasanya menjadi sinyal kapitulasi besar di antara investor. Kapitulasi ini sering kali memicu penurunan harga lanjutan sekaligus mengonfirmasi pergeseran pasar dari bullish menuju tren bear yang lebih panjang.

Namun, selama proporsinya masih bertahan di area 20–35 persen, BTC masih berada dalam wilayah abu-abu yang historisnya dapat menggambarkan dua skenario berbeda, yakni koreksi sehat dalam tren naik atau awal penurunan pasar.

CryptoQuant menegaskan bahwa pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada reaksi holder yang sedang menanggung kerugian dan apakah mereka memilih mempertahankan posisi atau menjual di tengah tekanan.

BACA JUGA:  Putra Bos Crypto Scam Asal Ukraina Diduga Diculik di Bali

Sejauh ini, pergerakan harga BTC yang turun memberikan tekanan psikologis signifikan, namun belum mencapai kondisi ekstrem yang biasa mengindikasikan kapitulasi besar. Pengamatan terhadap data UTXOs dalam rugi dalam beberapa hari ke depan diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah pasar berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia