Analis on-chain PelinayPA di CryptoQuant memperingatkan bahwa koreksi harga altcoin Ethereum (ETH) berpotensi berlanjut setelah serangkaian data likuidasi menunjukkan ketidakseimbangan pasar yang signifikan.
Dalam laporan terbarunya, ia menjelaskan bahwa lonjakan likuidasi di sisi long terjadi lebih besar dan lebih sering dibandingkan posisi short.
Fenomena ini menandakan banyaknya trader yang menggunakan leverage berlebihan untuk bertaruh pada kenaikan harga Ethereum, sehingga menciptakan potensi tekanan jual tambahan.
https://img.cryptoquant.com/363886/quicktake/jKCmhs_afa66e9ba76a63a0c07495c5789922612449dabb0b8649e3f7b3d6cb3a620553.png
Menurut analisis tersebut, peristiwa likuidasi long terbesar baru-baru ini terjadi usai penurunan harga yang tajam, yang memicu penutupan paksa sejumlah posisi ber-leverage tinggi.

Kondisi itu memperlihatkan bahwa sebagian besar pelaku pasar masih condong pada posisi long, meski tekanan penurunan harga belum benar-benar mereda.
“Pasar saat ini masih berat di sisi long, dan hal itu membuatnya rentan terhadap penurunan mendadak,” ujar PelinayPA.
Dominasi Posisi Long Perburuk Tekanan di Pasar
Data on-chain memperlihatkan bahwa likuidasi short memang tetap muncul dari waktu ke waktu, namun skalanya jauh lebih kecil dibandingkan likuidasi long.
Situasi ini mengindikasikan bahwa pasar altcoin ETH masih didominasi oleh trader yang berharap harga terus naik. Dalam kondisi seperti ini, penurunan harga yang cepat sering kali mempercepat efek domino, di mana posisi long yang terlikuidasi menciptakan tekanan jual lanjutan.
PelinayPA menyoroti bahwa setelah lonjakan likuidasi long terakhir, harga Ethereum masih belum menunjukkan tanda pemulihan yang berarti. Ketiadaan dorongan beli baru menandakan bahwa tekanan dari aksi jual tersebut belum terserap sepenuhnya oleh pasar.
Sementara itu, pergerakan yang berlawanan, yakni lonjakan likuidasi short, biasanya memicu reli cepat ke atas akibat efek short squeeze. Namun dalam situasi terkini, ia menilai bahwa sisi long justru menjadi sumber kerentanan utama.
Meski begitu, pembersihan posisi long yang berlebihan dianggap dapat membuka peluang pembelian di harga rendah, tergantung pada respons volume pasar dan potensi munculnya likuidasi short di periode berikutnya.
Menurut analisis tersebut, apabila likuidasi long terus meningkat bersamaan dengan penurunan open interest dan pelemahan harga, maka momentum bearish dapat semakin kuat dan berpotensi menembus di bawah level US$3.400.
Risiko Leverage Tinggi Ancam Stabilitas Harga Altcoin ETH
Lebih lanjut, PelinayPA menjelaskan bahwa kondisi seperti ini kerap meningkatkan volatilitas dan menyebabkan perubahan ekstrem pada funding rate.
Ia menilai langkah paling bijak bagi pelaku pasar saat ini adalah mengurangi tingkat leverage guna menghindari risiko likuidasi massal. Pasar altcoin ETH yang masih “long heavy” dinilai lebih mudah terjebak dalam fluktuasi tajam, terutama ketika muncul pergerakan harga menurun yang tidak diantisipasi.
“Lonjakan likuidasi long yang belum diikuti pemulihan kuat menunjukkan bahwa arah jangka pendek masih cenderung melemah,” ungkap PelinayPA.
Ia menegaskan bahwa meskipun tekanan jual besar telah membersihkan sebagian posisi berisiko, belum ada tanda-tanda kuat bahwa pembeli institusional atau ritel mulai kembali ke pasar.
Analis tersebut juga memperingatkan bahwa jika tekanan jual terus berlanjut dan tidak diimbangi oleh arus pembelian baru, maka pasar bisa menghadapi fase konsolidasi panjang dengan volatilitas yang tinggi.
Hal ini dapat menciptakan ketidakpastian bagi investor jangka pendek maupun jangka menengah, khususnya mereka yang menggunakan leverage besar untuk berspekulasi pada kenaikan altcoin ETH.
Dengan demikian, analisis tersebut menegaskan bahwa kondisi pasar Ethereum masih berada dalam fase rawan koreksi. Meningkatnya frekuensi likuidasi long tanpa dukungan pemulihan harga menjadi sinyal penting bahwa risiko penurunan lanjutan belum sepenuhnya berlalu.
Bagi investor, situasi ini menjadi pengingat bahwa strategi pengelolaan risiko dan pengurangan leverage adalah langkah penting untuk menghadapi dinamika pasar kripto yang semakin fluktuatif. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



