Dogecoin Ekspansi ke Jepang Lewat Kemitraan House of Doge

Dogecoin Foundation melalui entitas korporatnya, House of Doge, resmi mengumumkan ekspansi ekosistem Dogecoin ke Jepang dengan menggandeng dua perusahaan lokal, abc Co., Ltd. dan ReYuu Japan Inc.

Kemitraan ini bertujuan memperkuat pengembangan solusi tokenisasi serta sistem pembayaran berbasis Dogecoin di pasar Negeri Sakura.

Dalam pernyataannya, House of Doge menegaskan bahwa kolaborasi ini berfokus pada penciptaan use case dunia nyata, termasuk integrasi Dogecoin dalam sistem pembayaran, pengembangan produk Web3, serta eksplorasi tokenisasi aset.

Kerja sama tersebut juga mencakup rencana pembentukan dana bersama untuk mendukung proyek teknologi yang relevan dengan ekosistem Dogecoin di Jepang.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Jepang merupakan pasar yang alami dan selaras secara budaya untuk Dogecoin mengingat kuatnya penerimaan inovasi digital, dan kami senang untuk menjajaki peluang bersama abc dan ReYuu Japan yang mendukung inovasi yang bertanggung jawab, utilitas dunia nyata dan pertumbuhan ekosistem jangka panjang,” ujar CEO House of Doge, Marco Margiotta, dalam siaran pers pada hari Kamis (8/1/2026).

Langkah ini menandai upaya lanjutan Dogecoin Foundation dalam mendorong pemanfaatan Dogecoin sebagai alat transaksi dan infrastruktur digital, tidak hanya sebagai aset berbasis komunitas.

BACA JUGA:  Volatilitas Tinggi Masih Hantui Bitcoin, Ini Pemicunya

Jepang dipilih sebagai lokasi ekspansi karena dinilai memiliki ekosistem teknologi yang matang, tingkat adopsi digital yang tinggi, serta minat kuat terhadap inovasi finansial berbasis blockchain.

Dogecoin Perkuat Langkah di Jepang Lewat Kolaborasi Tiga Pihak

Dalam kemitraan ini, House of Doge berperan sebagai koordinator utama ekspansi Dogecoin, termasuk dalam aspek strategi bisnis, pengembangan infrastruktur dan penguatan jaringan mitra global.

Sementara itu, abc Co., Ltd. berkontribusi melalui keahlian di bidang desain ekonomi token, pengembangan teknologi blockchain, serta integrasi sistem berbasis Web3. ReYuu Japan Inc. berfokus pada pengembangan bisnis dan adaptasi produk agar sesuai dengan karakteristik pasar Jepang.

Kolaborasi tiga pihak ini dirancang untuk mempercepat penerapan Dogecoin dalam berbagai skenario penggunaan, seperti pembayaran digital, integrasi dengan layanan daring, serta pengembangan aplikasi berbasis blockchain yang relevan bagi konsumen dan pelaku usaha di Jepang.

Dengan dukungan mitra lokal, House of Doge berharap dapat membangun fondasi operasional yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi ekosistem Dogecoin di kawasan tersebut.

Selain pengembangan produk, kemitraan ini juga mencakup rencana pembentukan dana kolaboratif. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung proyek Web3, inisiatif infrastruktur digital, serta inovasi teknologi yang selaras dengan visi pengembangan Dogecoin.

BACA JUGA:  5 Coin Crypto Pilihan Anak Purbaya untuk DCA, Sudah Punya?

Dukungan finansial ini diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai solusi baru yang memperluas fungsi Dogecoin dalam aktivitas ekonomi digital.

Meski demikian, pihak House of Doge menyatakan bahwa kerja sama ini masih berada dalam tahap kerangka strategis. Belum ada jadwal peluncuran produk atau layanan spesifik yang diumumkan kepada publik.

Fokus saat ini adalah membangun fondasi kolaborasi, menyusun peta jalan pengembangan, serta mengidentifikasi peluang penggunaan Dogecoin yang paling relevan untuk pasar Jepang.

Fokus pada Utilitas Dunia Nyata dan Ekosistem Web3

Ekspansi ke Jepang mencerminkan arah baru Dogecoin Foundation dalam mengembangkan utilitas Dogecoin di luar ranah komunitas daring dan perdagangan aset digital. Melalui kemitraan ini, Dogecoin diarahkan untuk menjadi bagian dari sistem pembayaran dan infrastruktur digital yang lebih luas, termasuk dalam ekosistem Web3.

House of Doge menilai bahwa integrasi Dogecoin dalam layanan pembayaran dapat memberikan alternatif transaksi yang cepat dan efisien, sekaligus memperluas basis pengguna di Jepang.

BACA JUGA:  Hong Kong Bidik Posisi Pusat Keuangan Dunia Lewat Tokenisasi RWA

Selain itu, eksplorasi tokenisasi aset juga membuka peluang bagi Dogecoin untuk terlibat dalam berbagai model bisnis baru yang memanfaatkan teknologi blockchain.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Dogecoin tidak lagi diposisikan semata sebagai aset berbasis budaya internet, melainkan sebagai bagian dari ekosistem teknologi finansial yang lebih terstruktur.

Dengan dukungan mitra lokal yang memiliki pemahaman mendalam tentang pasar Jepang, Dogecoin Foundation berharap dapat menciptakan solusi yang relevan, berkelanjutan dan memiliki nilai guna jangka panjang.

Meski masih berada pada tahap awal, ekspansi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Dogecoin di kawasan Asia.

Jepang, dengan basis pengguna teknologi yang kuat dan ekosistem inovasi yang berkembang, dianggap sebagai titik masuk yang penting bagi pengembangan lebih lanjut ekosistem Dogecoin di tingkat global.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia