Pasar kripto kembali menyoroti pergerakan memecoin Dogecoin (DOGE) setelah sejumlah analis teknikal menyampaikan proyeksi optimistis terkait potensi kenaikan harga dalam beberapa waktu ke depan.
Berdasarkan analisis tren jangka panjang dan pola pergerakan terbaru, Dogecoin dinilai masih berada dalam struktur bullish yang memungkinkan terjadinya reli lanjutan hingga ratusan persen. Prediksi ini muncul di tengah kondisi harga yang masih bergerak dalam fase konsolidasi.
Saat ini, Dogecoin diperdagangkan di kisaran US$0,0969. Dalam 24 jam terakhir, harga tercatat turun 0,26 persen, sementara dalam sepekan mengalami koreksi sebesar 7,08 persen.
Meski demikian, aktivitas pasar masih terjaga, dengan volume perdagangan spot 24 jam mencapai US$223,50 juta. Kapitalisasi pasar berada di level US$16,36 miliar, sedangkan open interest tercatat sebesar US$986,51 juta.
Sejumlah analis menilai bahwa kondisi ini mencerminkan fase akumulasi sebelum potensi pergerakan besar berikutnya.
Struktur Tren Jangka Panjang Dogecoin Masih Terjaga
Javon Marks menilai bahwa sejak 2021, Dogecoin telah membentuk pola Higher High dan diikuti oleh Higher Low yang konsisten hingga saat ini. Pola tersebut menunjukkan bahwa tren naik jangka panjang belum mengalami pembalikan signifikan.
Menurut analisisnya, selama level Higher Low tetap bertahan, peluang terjadinya reli lanjutan masih terbuka.

Dalam analisisnya, Javon Marks menyebut bahwa harga DOGE berpotensi meningkat lebih dari 640 persen dari level saat ini dan berpeluang melampaui rekor tertinggi sebelumnya di sekitar US$0,73905.
Proyeksi ini didasarkan pada pergerakan historis yang menunjukkan bahwa aset tersebut kerap mengalami lonjakan besar setelah fase konsolidasi panjang.
Pandangan tersebut diperkuat oleh analis lain, CW, yang melihat bahwa Dogecoin kemungkinan telah mencapai titik terendah siklusnya. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan siklus sebelumnya.

Pada 2017, memecoin tersebut tercatat mengalami kenaikan sekitar 9.200 persen dalam waktu 300 hari. Sementara pada siklus berikutnya, lonjakan mencapai sekitar 26.485 persen dalam 154 hari. Berdasarkan perbandingan tersebut, CW menilai potensi reli besar bisa kembali terjadi apabila pola historis terulang.
Analisis ini muncul di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan DOGE sebagai salah satu aset kripto dengan basis komunitas terbesar. Dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan harga relatif stabil meskipun pasar secara umum masih menunjukkan volatilitas.
Sinyal Teknikal Jangka Pendek dan Data Pasar
Selain analisis jangka panjang, sinyal teknikal jangka pendek juga menjadi perhatian. Analis Trader Tardigrade mengamati pergerakan Dogecoin pada time frame empat jam dan menemukan pola Bull Flag yang masih terjaga. Pola ini umumnya mengindikasikan kelanjutan tren naik setelah periode konsolidasi.

Menurut Trader Tardigrade, formasi Bull Flag pada grafik Dogecoin menunjukkan dua sentuhan yang presisi, masing-masing di bagian atas dan bawah pola. Selama formasi tersebut tidak ditembus ke bawah, peluang kenaikan tetap terbuka. Ia memperkirakan target awal pergerakan berada di sekitar US$0,12 dalam jangka pendek.
Dari sisi aktivitas derivatif, open interest yang mendekati US$1 miliar menunjukkan bahwa minat pelaku pasar terhadap kontrak berjangka Dogecoin masih relatif tinggi. Kondisi ini mengindikasikan adanya ekspektasi terhadap pergerakan harga yang lebih besar dalam waktu dekat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



