Dogecoin Tembus Indikator Ini, Sinyal Bullish Terkuat Sejak 2025

Harga Dogecoin (DOGE) tengah menunjukkan sinyal teknikal yang dinilai sebagai yang terkuat sejak September 2025 setelah berhasil kembali bergerak di atas indikator moving average 200 (MA200) pada grafik mingguan.

Pergerakan ini dinilai sebagai penanda penting perubahan struktur tren jangka panjang, terutama setelah periode penurunan tajam yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan analisis Master Ananda, memecoin DOGE sebelumnya sempat berada di bawah MA200 dan bahkan menutup dua sesi mingguan secara berturut-turut di bawah indikator tersebut.

Analisis DOGE Dogecoin

IKLAN
Chat via WhatsApp

MA200 sendiri kerap digunakan sebagai tolok ukur utama untuk menilai arah tren jangka panjang sebuah aset. Ketika harga kembali menembus dan bertahan di atas level ini, kondisi pasar kerap dinilai memasuki fase pemulihan yang lebih konstruktif.

Jika pergerakan harga bertahan hingga akhir pekan ini, candle mingguan yang terbentuk berpotensi menjadi candle hijau terbesar sejak September 2025.

BACA JUGA:  Bitbromo Resmi Tinggalkan Bursa Kripto Indonesia, Ada Apa?

Selain itu, pola tersebut juga akan menandai candle hijau pertama DOGE dengan kecenderungan bullish sejak periode yang sama, setelah fase bearish yang sebelumnya ditandai oleh penurunan tajam tanpa koreksi berarti.

Dalam penjelasannya, Master Ananda menilai fase tekanan tersebut telah berakhir dan pasar mulai menunjukkan arah pergerakan yang berlawanan.

“Periode bearish sebelumnya berlangsung sangat keras dan lurus ke bawah, namun fase itu kini sudah selesai dan pergerakan mulai mengarah naik,” ujar Master Ananda.

MA200 Jadi Penanda Perubahan Tren Dogecoin 

Dalam konteks teknikal, kembalinya harga di atas MA200 dinilai sebagai sinyal krusial karena menandai potensi perubahan struktur pasar dari bearish menuju bullish. Pada grafik yang dianalisis, terdapat dua target utama yang menjadi perhatian. Target terdekat berada di area US$0,33, diikuti target lanjutan di kisaran US$0,72.

BACA JUGA:  450 Juta XRP Tiba-tiba Masuk Binance, Apa yang Disiapkan Whale?

Selain itu, berdasarkan perhitungan lanjutan yang ia sampaikan pada catatan perdagangan terpisah, masih terdapat sejumlah target lain yang lebih tinggi dalam struktur pergerakan jangka menengah hingga panjang.

Meski demikian, analis tersebut menekankan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan sejauh mana kenaikan akan berlanjut. Namun, ia menilai pasar altcoin secara keseluruhan sedang bersiap memasuki fase gelombang bullish yang lebih besar.

Dalam kondisi seperti ini, pergerakan awal sering kali berlangsung cepat sehingga area harga rendah berpotensi tidak bertahan lama.

Sinyal Harian Perkuat Pembalikan Tren dari Level Support

Sinyal teknikal serupa juga datang dari analis lain. BitGuru mengamati pergerakan Dogecoin pada grafik harian dan menilai bahwa harga telah menyapu likuiditas sebelum bergerak dalam fase konsolidasi di dekat area support.

Analisis DOGE meme

Menurut analisis tersebut, selama harga DOGE mampu bertahan di atas zona ini, peluang untuk kelanjutan tren bullish tetap terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dapat mendorong pergerakan kembali ke dalam fase range yang lebih lebar.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Harian: BNB, XRP, DOGE, TRUMP, QNT di Area Penentuan

Kombinasi antara pemulihan di atas MA200 pada timeframe mingguan dan struktur konsolidasi yang relatif stabil pada timeframe harian memperkuat pandangan bahwa aset ini tengah berada pada fase transisi penting.

Dalam kerangka analisis teknikal, keselarasan sinyal lintas timeframe sering kali dipantau pelaku pasar sebagai konfirmasi tambahan atas arah tren yang sedang terbentuk.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait