Dolar AS Meroket Tertinggi 20 Tahun, Harga Bitcoin (BTC) Merosot di Bawah US$20 Ribu

Bitcoin (BTC) menghadapi tekanan jual pada Kamis (01/09/2022) seiring dolar AS (USD) mencapai rekor tinggi baru selama dua dekade terakhir.

Data Cointelegraph Markets Pro menunjukkan harga pasangan perdagangan dolar Bitcoin BTC/USD merosot ke US$19.658 pada bursa Bitstamp, turun 2,7 persen dalam 24 jam.

Harga Bitcoin (BTC) Jatuh saat Dolar AS Meroket

Harga BTC menghadapi resistance sengit saat investor bullish berusaha mengubah harga US$20 ribu menjadi support. Kondisi ekonomi makro global turut mempersulit perjuangan investor bullish.

Indeks USD (DXY) menunjukkan tanda penguatan dan berhasil menembus rekor hingga mencapai 109,97, titik tertinggi sejak September 2002.

Sebab itu, kelas aset beresiko kalah saing. Indeks saham S&P 500 dan NASDAQ Composite Index menurun masing-masing 1 persen dan 2 persen.

Trader kripto dengan akun bernama Kaleo mencuit melalui Twitter bahwa DXY semakin kuat. Ia berkata, “Saya tidak melihat pertanda DXY akan memelan hingga beberapa bulan mendatang.”

Akun kripto TXMC Trades menyoroti, yen Jepang (JPY) yang melemah turut mendongkrak kekuatan USD. USD/JPY mencapai angka 140,21, titik tertinggi sejak Agustus 1998.

Pendiri Northman Trader, Sven Henrich, mengomentari, “USD berada di tingkat yang belum terlihat sejak 2002. Sekarang adalah waktu genting, para bulls butuh arah berbalik sementara para bears butuh harga menembus ke bawah.”

Henrich menegaskan, indikator Relative Strength Index (RSI) bagi DXY sangat menjulang ke atas.

Bulan September menjadi masa yang penting bagi para investor kripto. Beberapa hari setelah inflasi Indeks Harga Konsumen Agustus akan diterapkan, proses penggantian rugi bagi para korban bursa Mt. Gox akan dimulai setelah pertarungan legal bertahun-tahun.

Para kreditor akan mulai menerima bagian dari 137 ribu BTC yang terakhir diperdagangkan pada harga US$500 ketika bursa tersebut diretas pada tahun 2014 dan akhirnya terpaksa tutup.

Tekanan jual dari para kreditor Mt. Gox menjadi topik perdebatan. Tidak hanya itu, bulan September menjadi jadwal peristiwa merge Ethereum (ETH), dimana aset kripto terbesar kedua itu akan transisi dari algoritma proof of work (PoW) menjadi proof of stake (PoS).

Sentimen kripto menjadi sangat bearish. Indeks Crypto Fear and Greed turun ke nilai 20 dari 100, terendah sejak 18 Juli lalu dan menandakan ketakutan yang ekstrim di pasar kripto. [ed]

Terkini

Warta Korporat

Terkait