Dolar AS Sekarat, Pengamat: Bitcoin Jadi Beruntung

Pendiri sebuah perusahaan manajemen investasi yang berbasis di Boston mengatakan bahwa dolar AS sekarat dan menuju ke arah kehancuran total yang merupakan sebuah peristiwa yang akan mendorong kenaikan besar-besaran harga Bitcoin.

Larry Lepard, pendiri dan mitra manajemen di Equity Management Associates, mengatakan bahwa sekarang jelas bahwa dolar akan terus mengalami penurunan nilai selama beberapa dekade ke depan, dan hal itu akan menguntungkan aset keras seperti kripto dan BTC.

Dolar AS Sekarat dan Keuntungan Bitcoin

Dalam sebuah wawancara baru dengan Kitco, Lepard memprediksi kejatuhan dolar dalam waktu sepuluh tahun, dan mengatakan bahwa orang-orang akan beralih ke Bitcoin dan aset langka lainnya saat mereka menyadari bahwa dolar AS sekarat.

“Saya pikir orang-orang yang cerdas di dunia dan pada akhirnya sebagian besar orang akan menyadari bahwa mata uang fiat terus kehilangan nilai secara konsisten, dan seiring dengan berkembangnya tren tersebut orang-orang akan beralih ke Bitcoin, ujar Lepard.

“Mereka akan beralih ke Bitcoin, mereka akan beralih ke emas. Mereka akan beralih ke properti. Tidak ada yang akan cukup bodoh untuk membeli obligasi dari pemerintah yang telah terbukti tidak bisa mengelola mata uang dengan benar,” tambahnya.

Dolar AS yang sekarat justru menjadi peluang besar bagi aset lain yang dikira jauh lebih bernilai dari mata uang tersebut.

Lepard mengatakan bahwa pasokan Bitcoin yang terbatas sebanyak 21 juta koin memberinya keunggulan kunci dibandingkan emas, dan akan memainkan peran sentral dalam kenaikan harga parabolik jangka panjang hingga US$10 juta per BTC.

“Jika harga emas naik menjadi US$10.000 besok, kita akan menambang lebih banyak emas. Tidak ada keraguan karena kita tahu di mana emas itu, hanya saja tidak ekonomis untuk mengambilnya dari tanah [sekarang],” ujar Lepard.

“Sementara jika Bitcoin naik menjadi US$100.000 besok, tidak akan ada Bitcoin lain yang dibuat. Jadi itu adalah hal yang sangat kuat. Ada lebih dari tujuh miliar orang di planet ini dan ada 21 juta koin ini. Ini adalah bentuk uang yang sangat solid,” tambahnya.

Lepard berpendapat bahwa semakin banyak orang yang menyadari bahwa mereka harus menyimpan uang mereka dalam bentuk ini terutama saat dolar AS sekarat, dan dia berpikir harganya akan naik sangat tinggi dan akan mencapai US$100.000, dikutip dari Dailyhodl.

“Kemudian saya pikir kita akan mencapai US$1 juta, dan saya pikir akhirnya kita akan mencapai US$10.000.000 per koin,” ucap Lepard.

“Saya yakin cucu saya akan terkejut bahwa orang memiliki satu koin dan pihak yang menjadi pemilik seluruh koin akan menjadi hal yang besar,” tambahnya.

Lepard memperingatkan bahwa BTC akan tetap sangat fluktuatif, dengan penurunan besar di sepanjang jalan.

Tentang risiko untuk Bitcoin, Lepard mengatakan bahwa ia sangat meragukan teknologi itu akan gagal, ia melihat adanya kasus penggunaan dan pertumbuhan yang bsar, dan ia tidak bisa membayangkan skenario di mana BTC tidak menang dalam jangka panjang.

Ia percaya bahwa pemerintah bisa mencoba untuk melambatkan pertumbuhan BTC dengan membuat lebih sulit untuk masuk dan keluar dari pasar kripto dan dengan meningkatkan pajak capital gain.

Tetapi ia percaya bahwa hal itu pada akhirnya akan menjadi sinyal bahwa Bitcoin adalah masa depan dan akan tetap ada terutama ketika dolar AS sekarat. [az]

Terkini

Warta Korporat

Terkait