Kenalan dengan Donut Browser, Platform Trading Crypto Otomatis yang Lagi Hits!

Donut AI adalah asisten trading crypto berbasis kecerdasan buatan yang hadir dalam dua wujud: D0, bot AI personal yang berjalan di Telegram, dan Donut Browser, browser agentic pertama di dunia yang dirancang khusus untuk trader crypto. Yuk, pelajari lebih lengkap di bawah ini!

BACA JUGA: Udah Cuan Mau Tambah Muatan? Ini Strategi Averaging up Kripto yang Benar!

Apa Itu Donut AI?

Donut AI adalah ekosistem AI yang dibangun oleh Donut Labs, startup asal New York yang berdiri pada 2025. Bayangkan kamu punya seorang analis quant pribadi, yang bisa membaca chart, memantau pasar 24 jam, mengeksekusi perdagangan, dan mengelola portofoliomu semuanya cukup dengan mengetik perintah di chat. Itulah inti dari visi Donut AI.

Dalam waktu kurang dari enam bulan sejak didirikan, perusahaan ini berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar US$22 juta dari investor-investor kelas atas seperti BITKRAFT, Makers Fund, Sky9 Capital, Hack VC, dan ekosistem Solana.

IKLAN
Chat via WhatsApp
Investor Donut Solana
Investor Donut Solana.

Donut AI terdiri dari dua produk utama:

  1. D0: Bot AI personal yang hidup di dalam Telegram. Ini adalah produk yang sudah bisa kamu gunakan sekarang, masih dalam fase private beta.
  2. Donut Browser: Browser agentic berbasis Chromium yang dirancang sebagai “AI quant di dalam browser”. Produk ini masih dalam tahap waitlist.

Keduanya punya filosofi yang sama, yaitu menghilangkan kerumitan trading crypto dengan menyatukan puluhan alat ke dalam satu antarmuka percakapan yang intuitif.

Mengenal D0, Bot Trading AI di Telegram-mu

D0 Donut AI
Preview D0 Donut AI.

Seorang trader crypto aktif biasanya membuka 10+ tab setiap harinya, CoinGecko untuk harga, TradingView untuk chart, Birdeye untuk data on-chain, Jupiter untuk swap, lalu platform perps untuk posisi leverage, ditambah Telegram untuk sentimen pasar. Melelahkan, bukan?

D0 hadir untuk memotong semua kerumitan itu. Cukup buka Telegram, dan tanya langsung ke bot-mu:

  • “Berapa harga SOL sekarang?”
  • “Swap 50 USDC ke SOL”
  • “Buka posisi long 10x di BTC”
  • “Deposit 100 USDC ke Kamino”
  • “Tunjukkan funding rate BTC”
  • “Alert ketika ETH turun di bawah US$3.000”

Semua bisa dikerjakan lewat bahasa alami. Tidak perlu belajar antarmuka baru, tidak perlu instalasi aplikasi tambahan.

Apa Saja yang Bisa Dilakukan D0?

D0 dilengkapi dengan 152 tools yang tersebar di berbagai kategori. Berikut rangkuman kemampuan utamanya:

1. Analisis Pasar

D0 bisa memberikan informasi real-time tentang harga token, volume, market cap, safety score, hingga analisis teknikal, semuanya dari satu pertanyaan. Kamu juga bisa mengirimkan screenshot chart dan mendapatkan analisis teknikal berbasis AI beserta insight yang actionable.

2. Trading Swap token, buat limit order, dan transfer aset

Semua aktivitas trading bisa kamu lakukan lewat perintah teks sederhana. Setiap transaksi menggunakan sistem dua langkah, bot menampilkan preview terlebih dahulu, kamu konfirmasi, baru dieksekusi. Tidak ada transaksi yang terjadi tanpa persetujuanmu.

3. Perpetual Futures D0

Mendukung trading perps untuk aset seperti BTC, ETH, dan SOL dengan leverage. Kamu bisa membuka posisi, memantau PnL, mengelola sub-akun, hingga melakukan deposit dan withdrawal, semuanya lewat chat.

BACA JUGA:  Ini 5 Kripto yang Dibuang Whale Seminggu Terakhir, Kamu Masih Hold?

4. DeFi Dari Kamino, Meteora, Sanctum, Raydium, Pendle, hingga Drift

D0 mendukung lending, borrowing, dan liquidity provision di protokol-protokol DeFi terkemuka, khususnya di ekosistem Solana.

5. Price Alerts

Set target harga sekali, dan D0 akan mengirimkan notifikasi langsung ke Telegram-mu begitu harga menyentuh level tersebut. Tidak perlu memantau layar terus-menerus.

6. Social & Sentiment Analytics

D0 bisa memantau token-token trending di Twitter/X dan Telegram, melacak narasi crypto terkini, dan memberikan ringkasan sentimen pasar secara real-time.

7. AI Predictions

Melalui integrasi dengan Allora Network, D0 menyajikan prediksi harga berbasis AI sebagai salah satu referensi analisis.

8. Prediction Markets

D0 juga terintegrasi dengan Polymarket dan DFlow, memungkinkan kamu menjelajahi dan menganalisis pasar prediksi langsung dari chat.

BACA JUGA: 10 DeFi Solana Terbaik yang Bisa Kamu Coba di 2026!

Memahami Donut Browser, Browser Agentic Pertama untuk Crypto

Donut Browser
Preview Donut Browser.

Jika D0 adalah asisten AI-mu di Telegram, maka Donut Browser adalah visi jangka panjang Donut Labs untuk membuat sebuah browser yang tidak hanya menampilkan web, tapi benar-benar bertindak di atasnya.

Dibangun di atas Chromium, Donut Browser mengintegrasikan agen AI yang mampu mempersepsi konteks pasar, menganalisis data seperti seorang quant, dan mengeksekusi perdagangan secara otomatis, semua dalam satu antarmuka. Browser ini juga hadir dalam bentuk Chrome extension, webapp, dan mobile app.

Donut Solana menjadi salah satu fokus pengembangan, mengingat ekosistem Solana ikut berkontribusi dalam putaran pendanaan Donut Labs. Integrasi native wallet, DEX di jaringan Solana, dan on-chain execution di Solana menjadi bagian dari roadmap yang dinantikan banyak trader.

Seperti yang dikatakan Chris Zhu dalam Chainwire, salah satu pendiri Donut Labs, browser adalah lingkungan ideal untuk membangun agen DeFi karena memberikan konteks yang diperlukan untuk personalisasi, domain knowledge khusus crypto, dan data eksekusi yang dibutuhkan untuk pelatihan model AI.

BACA JUGA:  7 Tempat Staking Ethereum Terbaik yang Bisa Bikin Cuan Tiap Hari!

Siapa yang Paling Diuntungkan oleh Donut AI?

Nggak semua orang butuh Donut AI dengan cara yang sama. Kekuatannya justru terasa beda tergantung gaya dan level pengalaman kamu di crypto, mulai dari yang sering trading cepat, fokus di perps, sampai yang masih belajar dasar-dasarnya. Nah, berikut ini beberapa tipe pengguna yang paling bisa “ngebut” produktivitasnya dengan bantuan Donut AI.

1. Trader Crypto Aktif

Jika kamu sering berpindah-pindah antara berbagai platform untuk riset dan eksekusi, D0 bisa memangkas waktu dan mengurangi potensi kesalahan. Semua dalam satu chat.

2. Trader Perpetual Futures

Bagi yang aktif di pasar perps, D0 menawarkan antarmuka yang jauh lebih cepat dibandingkan navigasi manual di exchange tradisional. Cukup ketik, konfirmasi, selesai.

3. Pengguna DeFi

D0 menyederhanakan interaksi dengan protokol DeFi yang kompleks. Dari depositing ke yield farm hingga borrowing, tidak perlu lagi menavigasi UI protokol satu per satu.

4. Market Analyst

Dengan akses ke data derivatives, sentimen sosial, metrics on-chain, dan prediksi AI, D0 adalah alat riset yang powerful untuk siapa pun yang serius memahami pasar.

5. Investor Pemula yang Ingin Belajar

Salah satu kelebihan Donut AI adalah kurva belajar yang rendah. Kamu tidak perlu menguasai antarmuka berbagai platform. Cukup tanyakan apa yang ingin kamu ketahui, dan bot akan menjelaskan atau mengeksekusinya.

BACA JUGA: Bukan Cuma USDT! Ini 10 Stablecoin Terbesar yang Menguasai Pasar Kripto 2026

Apakah Donut AI Bisa Mengubah Cara Kamu Trading Crypto?

Donut AI lewat D0 dan Donut Browser mencoba menyederhanakan proses trading yang biasanya kompleks. Dari analisis pasar, eksekusi trading, hingga pengelolaan posisi dan portofolio, semuanya dirangkum dalam satu percakapan di Telegram.

Buat kamu yang baru masuk ke dunia crypto, ini jadi momentum menarik karena teknologi AI makin mudah diakses. Tools seperti Donut AI bisa bantu mempercepat proses belajar dan eksekusi, tapi tetap penting untuk memahami dasar-dasar blockchain dan cryptocurrency sebagai fondasi utama.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait