Peretasan besar yang menghantam Binance masih menjadi sorotan. Setelah miliaran dolar aset berpindah dan proses pemulihan mulai berjalan, drama baru justru muncul di media sosial. Kali ini, perhatian tertuju pada Elon Musk dan CZ Binance.
Peretasan Binance Memanas, Elon Musk Ikut Nimbrung
Awalnya, sekitar US$5,57 miliar terpantau mengalir keluar dari sejumlah dompet terkait Binance melalui Ethereum, Bitcoin, dan Tron. Nilai sebesar itu membuat dugaan peretasan menjadi perhatian.
Situasinya kemudian berkembang. Laporan terbaru menyebut dampak peretasan Binance mencapai US$6,36 miliar, dengan aset bergerak melalui sepuluh jaringan dan sebagian besar berpindah hanya dalam waktu sekitar 20 menit.
TRM Labs mengaitkan serangan ini dengan TraderTraitor, hacker yang disebut memiliki hubungan dengan Korea Utara. Penyelidikan awal Binance juga menyoroti laptop seorang insinyur DevOps yang diduga telah disusupi.
Saat industri kripto masih sibuk mencerna besarnya insiden peretasan Binance, sebuah akun X mengunggah kembali pernyataan lama Sam Bankman-Fried yang pernah mengklaim FTX memiliki cukup aset untuk menutup seluruh dana klien.
Unggahan itu rupanya menarik perhatian Elon Musk. Bos Tesla dan SpaceX tersebut hanya membalas dengan sebuah emoji, tetapi ekspresi singkat itu terasa seperti sindiran terhadap situasi Binance yang sedang panas.

Elon Musk Nge-troll, CZ Minta Berhenti
CZ rupanya tidak menganggap respons itu lucu. Ia langsung membalas Musk dan meminta bos Tesla serta SpaceX tersebut berhenti menjadikan situasi yang sedang dihadapi Binance sebagai bahan trolling.
“Elon, saya sangat menghormatimu, tetapi ini waktu yang buruk untuk trolling. Tolong berhenti,” tulis CZ, Jumat (30/10/2026), sebelum menyinggung hubungan investasi yang berkaitan dengan Musk.
CZ mengatakan saham SPCX yang dikaitkannya dengan investasi US$500 juta dalam akuisisi Twitter oleh Musk kini bernilai lebih dari US$1 miliar. Ia pun meminta sedikit dukungan dari Musk.
Ucapan itu memunculkan kesan bahwa saham tersebut mungkin akan dijual untuk menutup kerugian. Namun, CZ kemudian menjelaskan bahwa bukan itu maksud dari pernyataannya kepada Musk.
“Saya tidak mengatakan apa pun soal menjual saham SPCX,” tulis CZ. Menurutnya, aset tersebut hanya disebut untuk menunjukkan dana yang mungkin dikenal Musk agar ia tidak terlalu khawatir.
Yi He juga ikut meramaikan percakapan. Ia menyebut pendapatan Binance tahun ini masih cukup untuk menutup kerugian, sehingga perusahaan belum perlu menjual saham SpaceX yang dimilikinya.
Binance Siapkan US$6,34 Miliar, Pemulihan Mulai Berjalan
Di balik drama antara Changpeng Zhao dan Elon Musk, Binance pada Jumat (30/10/2026) membawa perkembangan penting soal pemulihan aset. Bursa kripto itu menyatakan proses pengembalian aset terdampak kepada para pengguna sudah mulai berjalan.
“Binance telah mencadangkan lebih dari US$6,34 miliar dana perusahaan untuk menangani insiden ini,” tulis perusahaan. Dari jumlah tersebut, sekitar US$5 miliar telah tersedia dalam token yang sama dengan aset terdampak.
Untuk menutup sisanya, Binance membeli token melalui pasar terbuka dan jalur OTC. Proses tersebut membutuhkan waktu karena sejumlah token memiliki likuiditas rendah, sementara penyelesaian transaksi OTC juga tidak selalu berlangsung cepat.
Perkembangan positif turut datang dari proses pembekuan aset. Binance menyebut sekitar US$3 miliar telah berhasil dibekukan berkat kerja sama dengan mitra industri, meski pemulihan dan verifikasi pasca pembobolan masih berlangsung.
Mereka juga menegaskan akan terus menggunakan sumber daya perusahaan untuk menutup kekurangan yang terkonfirmasi. Setelah proses tersebut rampung, dana pengguna nantinya akan diverifikasi lewat mekanisme Proof-of-Reserves.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


