Pergerakan terbaru di pasar Bitcoin (BTC) menunjukkan dua dinamika yang berjalan bersamaan namun berlawanan arah.
Data on-chain yang dibagikan analis Amr Taha di CryptoQuant mengungkap bahwa sebagian holder jangka pendek (STH) mulai memindahkan aset mereka ke bursa, sementara investor besar atau whale justru mengurangi aliran Bitcoin ke bursa.
Taha menjelaskan bahwa dua indikator utama memperlihatkan perubahan perilaku investor di pasar Bitcoin dalam beberapa hari terakhir.
“Data dari Binance menunjukkan dua dinamika berbeda di pasar Bitcoin, di mana holder jangka pendek meningkatkan deposit sementara aliran dari whale justru menurun,” ungkap Taha.
Aktivitas Holder Jangka Pendek Bitcoin Mulai Meningkat
Salah satu indikator yang dianalisis adalah Bitcoin Binance Exchange Inflow by Holder Age, yakni metrik yang mengukur aliran Bitcoin ke bursa berdasarkan usia kepemilikan koin. Pendekatan ini membantu analis memahami apakah pergerakan aset berasal dari trader jangka pendek atau investor jangka panjang.

Data menunjukkan bahwa pada 7 Maret, sekitar 823 BTC dipindahkan ke Binance oleh holder dengan usia koin antara 1 hari hingga 1 minggu. Aktivitas tersebut menjadi salah satu inflow paling mencolok dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam konteks pasar Bitcoin, perpindahan koin ke bursa sering diinterpretasikan sebagai sinyal bahwa sebagian investor bersiap untuk menjual aset atau melakukan lindung nilai terhadap posisi mereka.
Oleh karena itu, peningkatan deposit dari holder jangka pendek dapat menambah potensi tekanan jual dalam jangka pendek.
Selain itu, grafik yang sama juga mencatat peristiwa sebelumnya pada 26 Februari, ketika sekitar 1.700 BTC dari kelompok holder dengan usia kepemilikan 6 hingga 12 bulan dipindahkan ke Binance.
Pergerakan dari kelompok investor yang lebih lama ini sering dikaitkan dengan meningkatnya kehati-hatian di pasar Bitcoin, terutama ketika harga bergerak tidak stabil.
Aliran Whale ke Bursa Justru Menurun
Berbeda dengan perilaku holder jangka pendek, indikator kedua yang dianalisis Amr Taha menunjukkan tren yang berlawanan. Metrik Binance Whale to Exchange Flow, yang melacak nilai Bitcoin yang dipindahkan oleh investor besar ke bursa, justru mengalami penurunan.

Data memperlihatkan bahwa sejak 1 Maret, nilai Bitcoin yang ditransfer oleh whale ke Binance turun dari sekitar US$8,8 miliar menjadi sekitar US$6,6 miliar pada Minggu (8/3/2026). Penurunan ini setara dengan sekitar US$2,2 miliar dalam periode satu pekan.
Penurunan aliran whale ini terjadi ketika harga Bitcoin masih bergerak dalam kisaran US$65.000 hingga US$72.000. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor besar tidak meningkatkan deposit ke bursa meskipun pasar Bitcoin mengalami volatilitas.
Risiko Koreksi dan Siklus Baru Pasar Bitcoin
Sementara itu, sejumlah analis lain juga memberikan pandangan mengenai potensi pergerakan berikutnya di pasar Bitcoin.
Analis BTC Aralez menilai bahwa struktur siklus historis Bitcoin menunjukkan kemungkinan penurunan lanjutan sebelum fase pemulihan baru dimulai. Dalam analisisnya, ia memperkirakan Bitcoin dapat mengalami koreksi besar menuju kisaran US$40.000 hingga US$45.000.

Aralez menyoroti bahwa dalam setiap siklus sebelumnya, penurunan Bitcoin cenderung semakin mengecil. Pada periode 2014–2015, Bitcoin turun sekitar 87 persen, kemudian sekitar 84 persen pada siklus 2017–2018, dan sekitar 77 persen pada siklus 2021–2022.
Dalam siklus saat ini, Bitcoin tercatat turun sekitar 52 persen, namun ia memperkirakan penurunan tersebut masih berpotensi melebar hingga sekitar 67 persen sebelum mencapai titik akhir siklus.

Pandangan berbeda datang dari analis kripto Ali Martinez, yang menilai bahwa pola siklus empat tahunan Bitcoin masih relevan. Martinez menyoroti bahwa berdasarkan struktur historis, fase dasar atau bottom berikutnya dalam pasar Bitcoin berpotensi terjadi pada Oktober 2026.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



