Dulu Pesimis, Kini Bernstein Bersikap Manis: Harga BTC Bisa Tembus US$150 Ribu pada 2025

Perusahaan Bernstein dulu dikenal sebagai kaum pesimis terhadap potensi Bitcoin sebagai kelas aset baru, sekarang mereka justru bersikap manis dan bahkan memprediksi harga BTC bisa menembus US$150 ribu (Rp2,3 milyar) pada tahun 2025.

Sikap mereka 180 persen berbeda dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Kini mereka cenderung bersentimen positif dan agresif terhadap BTC dan berani meramalkan kenaikan masif Bitcoin dalam dua tahun mendatang. Angka US$150 ribu per BTC jelas bukanlah angka main-main, terlebih-lebih dalam kacamata perusahaan riset investasi sekelas Bernstein. Menurut mereka, meroketnya harga aset pesaing emas ini didorong oleh semakin pastinya Spot Bitcoin ETF akan lahir jika kelak disetujui oleh Komisi Bursa dan Sekuritas (SEC)  AS. Bernstein memrediksi ETF yang paling dinantikan itu akan tiba pada tahun 2024. 

Analis Bernstein, Gautam Chhugani kepada CNBC menyampaikan pandangan optimis ini dalam sebuah catatan terbaru kepada klien mereka. Prediksi ini mencerminkan sentimen analis JP Morgan, yang memberikan probabilitas tinggi sebesar 90 persen bagi investor untuk mendapatkan akses ke dana Bitcoin (Bitcoin fund) sebelum 10 Januari 2024. Sentimen ini menandai perubahan pandangan yang signifikan dari Bernstein, mengingat bahwa, bersama dengan banyak perusahaan Wall Street lainnya, mereka telah mengesampingkan Bitcoin sebagai aset investasi yang layak pada tahun 2018.

Catatan Chhugani menekankan potensi Spot Bitcoin ETF untuk memperkenalkan investor mainstream ke dunia kripto, memungkinkan mereka untuk secara langsung menyertakan Bitcoin dalam portofolio mereka melalui produk investasi yang diatur oleh SEC. Saat ini, opsi terdekat untuk jenis investasi semacam itu adalah Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), yang menguasai sekitar 3 persen dari total pasokan Bitcoin yang beredar. Bahkan belum lama ini GBTC dalam perjuangan untuk dijadikan ETF bersaing dengan produk proposal serupa seperti yang diajukan oleh BlackRock misalnya.

“Anda mungkin tidak menyukai Bitcoin sebanyak yang kami lakukan, tetapi pandangan yang objektif terhadap Bitcoin sebagai komoditas, menunjukkan adanya perubahan dalam siklus. Sebuah ide yang bagus hanya sebaik waktu pelaksanaannya, persetujuan ETF oleh SEC oleh manajer aset terkemuka di dunia (BlackRock, Fidelity dan sebagainya), tampaknya akan segera terjadi,” tukas Chhugani. 

Harga BTC 2025

Target yang ambisius untuk harga BTC 2025 sebesar US$150.000 per BTC menggambarkan kenaikan sebesar lima kali lipat dari harga saat ini, yang bergerak di sekitar US$34 ribu. Selain itu, itu lebih dari dua kali lipat rekor tertinggi sebelumnya sebesar US$67,000 yang dicapai pada November 2021. Jika prediksi harga BTC 2025 ini terwujud, itu akan menandakan kebangkitan luar biasa bagi Bitcoin, mengingat penurunan signifikan yang dialaminya pada tahun sebelumnya.

Perlu dicatat, kinerja terbaru Bitcoin telah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, mencapai nilai US$35.000 pada pekan lalu, harga yang tidak terlihat sejak Mei 2022. Tren positif ini telah memperkuat optimisme investor terkait persetujuan SEC terhadap Bitcoin ETF, terutama setelah keputusan SEC untuk tidak mengajukan banding dalam gugatan Grayscale. Namun, perlu dipertimbangkan bahwa Ketua SEC, Gary Gensler, telah menyampaikan pandangan kritis terhadap industri kripto, menciptakan ketidakpastian tentang bagaimana regulator pada akhirnya akan merangkul gagasan tentang ETF Bitcoin.

Selain potensi persetujuan ETF, Bernstein juga menyoroti terkait “halving” yang diperkirakan jatuh pada tahun 2024 sekitar April. Event 4 tahunan ini, diharapkan akan memberikan kontribusi pada kenaikan harga Bitcoin dengan menghilangkan penambang yang kurang efisien. Terkait itu Bernstein melihat ada dampak signifikan terhadap pertumbuhan harga saham perusahaan yang terkait dengan sektor penambangan BTC. 

Optimisme yang baru dan prediksi harga BTC dari Bernstein mencerminkan sifat dinamis pasar kripto dan pandangan yang terus berkembang dari lembaga keuangan tradisional tentang masa depan aset digital.

Beberapa tahun mendatang akan menjadi saat-saat penting untuk menentukan apakah prediksi harga BTC ini benar-benar terwujud dan mencapai target spektakuler sebesar US$150.000 yang ditetapkan oleh firma Wall Street yang dahulu pesimis ini. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait