Email Rahasia Ungkap Kedekatan Epstein dengan Bitcoin

Tabir hubungan Jeffrey Epstein dengan Bitcoin mulai terbuka. Influencer kripto ternama, StarPlatinum, mempublikasikan beberapa fakta menarik pada Sabtu (20/12/2025) yang mengungkap keterlibatan Epstein dalam pendanaan dan pengembangan Bitcoin.

Selama ini, Bitcoin dipandang sebagai proyek komunitas teknologi independen, jauh dari elit finansial. Dokumen baru menunjukkan adanya akses, dana, dan pertemuan tertutup yang sebelumnya tidak diketahui publik.

Meski tidak ada bukti Epstein menciptakan atau mengendalikan Bitcoin, kedekatannya dengan simpul penting fase awal aset kripto ciptaan Satoshi Nakamoto ini memunculkan pertanyaan tentang transparansi dan sejarah Bitcoin.

Jejak Jeffrey Epstein dan Peran Strategis MIT

Salah satu titik krusial dalam temuan ini adalah Massachusetts Institute of Technology (MIT). Laporan internal pada 2020 silam menunjukkan bahwa Jeffrey Epstein menyalurkan sekitar US$850.000 ke MIT dalam rentang 2002–2017. 

IKLAN
Chat via WhatsApp

Namun yang cukup menarik adalah penyaluran dandanya, di mana sebagian dari donasi tersebut mengalir ternyata ke unit riset yang berperan penting dalam menopang pengembangan Bitcoin di masa kritis.

BACA JUGA:  Belum Waktunya Rebound? Aksi Penambang Ungkap Arah Bitcoin Selanjutnya

“Sebagian dari dana tersebut digunakan untuk mendukung MIT Digital Currency Initiative, kelompok yang membiayai para pengembang Bitcoin Core saat terjadi krisis pendanaan,” jelas StarPlatinum.

MIT Digital Currency Initiative Bitcoin Jeffrey eipstein

Pada periode tersebut, Bitcoin Foundation mengalami krisis pendanaan. MIT DCI kemudian mengambil peran sentral dengan membayar pengembang inti Bitcoin Core, termasuk Gavin Andresen dan Wladimir van der Laan, agar pengembangan jaringan tetap berjalan. 

Yang menjadi sorotan, Epstein tercatat mengunjungi MIT sedikitnya sembilan kali dan bertemu staf secara privat. Namanya bahkan disamarkan secara internal dengan julukan “Voldemort”.

Praktik ini menunjukkan adanya upaya sistematis yang sangat jelas untuk memisahkan identitas pemberi dana dari publik, meski aliran dana tersebut tetap diterima dan dimanfaatkan oleh institusi.

Pertemuan Tertutup dan Lingkaran Elit Bitcoin Awal

Email yang terungkap mencatat adanya pertemuan tertutup di kediaman Jeffrey Epstein di Manhattan. Pertemuan ini melibatkan sejumlah figur strategis yang kelak berpengaruh besar dalam dunia keuangan dan kripto.

Salah satu nama yang muncul adalah Brock Pierce, investor awal Bitcoin sekaligus salah satu pendiri Tether. Hadir pula Larry Summers, mantan Menteri Keuangan AS, yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam kebijakan ekonomi global.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Harian: XLM, OM, ASTER, ZEC, PIPPIN di Titik Kritis

Dalam diskusi tersebut, Bitcoin telah dibahas jauh sebelum menjadi fenomena arus utama. Summers disebut mengakui potensi Bitcoin, namun juga menyampaikan kekhawatiran terhadap reputasi pribadinya. 

“Saya bisa berubah dari sosok yang dipandang memiliki integritas dan kecerdasan tertentu menjadi figur yang dianggap jauh lebih rendah dalam kecerdasan maupun integritas,” kata Summers, dikutip dari laporan Decrypt, Jumat (14/10/2025).

Rangkaian pertemuan ini menunjukkan bahwa Epstein bukan sekadar pengamat pasif. Ia berada di persimpangan modal, teknologi, dan pengaruh politik pada fase sangat awal perkembangan ekosistem kripto.

Pro Bitcoin dan Bidan USDT, Brock Pierce Ingin Jadi Presiden AS

Email Politik, Pajak Kripto, dan Pertanyaan Besar

Keterlibatan Epstein menjangkau ranah kebijakan. Pada 2018, ia menghubungi Steve Bannon untuk membahas pajak kripto, mekanisme transfer koin, dan aturan pendanaan kampanye. Bannon kemudian menghubungkannya ke pakar regulasi dan tokoh kripto berpengalaman.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Turun, Investor Berpengalaman Asik Serok

Di waktu yang sama, catatan pembelian daring Epstein yang dilaporkan oleh Bloomberg pada November lalu menunjukkan minat serius pada literatur Bitcoin, Ethereum, blockchain, dan strategi negosiasi, saat ia membangun kembali jaringan pengaruhnya.

Temuan ini tidak membuktikan bahwa Epstein mengendalikan Bitcoin. Namun beberapa dokumen tersebut menyoroti fakta penting: ia memiliki akses dekat ke orang-orang, dana, dan institusi yang menjadi fondasi awal Bitcoin, jauh dari pengawasan publik.

Kini, ketika fakta-fakta ini tersusun, pertanyaan utamanya bukan lagi apakah Jeffrey Epstein terlibat, melainkan mengapa keterlibatan sedekat ini bisa tersembunyi begitu lama dari banyak orang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia