ENA sedang menunjukkan momentum baru setelah lama bergerak lesu. Narasinya makin kuat setelah Arthur Hayes menyebut harga altcoin tersebut berpeluang naik hingga US$0,5, dan pandangan itu bukan tanpa alasan.
Hayes Bukan Cuma Ngegas, Wallet-nya Sudah Terisi ENA
Sorotan utama datang dari Arthur Hayes. Pada Minggu (20/09/2026), Co-Founder BitMEX itu menulis singkat, “Pumping … $ENA = $0.5,”.
Menariknya, Hayes tidak sekadar melempar target. Data Arkham Intelligence menunjukkan ia telah mengakumulasi sekitar 25,33 juta ENA sejak sebulan lalu, dengan harga beli rata-rata sekitar US$0,09.
Ketika posisi tersebut terakhir dipantau, nilainya sudah mencapai sekitar US$5,87 juta. Keuntungan belum terealisasinya berada di kisaran US$3,59 juta, setara return sekitar 157 persen.
Aktivitas dompetnya juga terbilang cukup ramai. Data memperlihatkan aliran ENA dari Binance, Flowdesk, Wintermute, Galaxy Digital, hingga Gnosis Safe milik Ethena menuju address crypto yang dikaitkan dengan Hayes.

Jika seluruh transaksi dijumlahkan, inflow brutonya mencapai sekitar 28,45 juta ENA. Namun, angka tersebut bukan posisi bersih karena sebagian token terlihat kembali berpindah ke alamat lain.
Meski begitu, target US$0,5 masih membutuhkan dorongan besar. Dengan ENA berada di kisaran US$0,21 saat artikel ini ditulis, harganya perlu naik lebih dari dua kali lipat untuk mencapainya.
Setup Lama Hidup Lagi, US$0,2949 Jadi Target ENA Selanjutnya
Menariknya, optimisme Hayes muncul ketika struktur teknikal ENA menunjukkan perubahan. Grafik harian yang dibagikan analis Insomniac memperlihatkan harga mulai bangkit setelah cukup lama berada dalam tekanan.
Setup tersebut menempatkan area US$0,1314 sebagai zona penting, dengan batas risiko di sekitar US$0,0994. Sementara itu, target teknikal yang dipetakan berada jauh lebih tinggi, yakni sekitar US$0,2949.
Pergerakan terbaru membuat setup tersebut kembali relevan. Pada grafik yang dibagikan, ENA dibuka di US$0,1683, sempat melesat hingga US$0,2059, lalu bertahan di sekitar US$0,1993.

Harga juga telah bergerak di atas dua moving average yang sebelumnya menjadi resistance level utama. Pada saat yang sama, volume perdagangan ikut meningkat, menandakan momentum beli mulai kembali terbentuk.
“Saya punya setup untuk ENA sejak beberapa pekan lalu, tetapi terlupakan. Belakangan, TVL-nya bertambah US$1 miliar dengan sangat cepat dan sepertinya mereka siap melakukan gebrakan dalam waktu dekat,” tuturnya di X, Minggu (20/09/2026).
Meski demikian, area US$0,2949 masih menjadi rintangan teknikal terdekat. Jika level tersebut berhasil ditembus, target US$0,5 yang disebut Hayes akan terlihat semakin dekat dari sisi struktur harga.
USDe Melesat, Janus Henderson Ikut Masuk
Bukan hanya harga ENA yang mulai bergerak. Fundamentalnya juga terlihat tumbuh, terutama dari stablecoin USDe yang kini memiliki suplai sekitar US$4,84 miliar, naik pesat dalam beberapa pekan.
Sebagai perbandingan, suplai USDe berdasarkan data DefiLlama masih berada di kisaran US$4,1 miliar pada akhir Agustus. Artinya, jumlah USDe yang beredar bertambah hampir US$800 juta dalam waktu relatif singkat.
Pertumbuhannya terlihat lebih besar jika ditarik ke akhir Juli, ketika suplai USDe masih sekitar US$3,9 miliar. Sejak periode tersebut, jumlahnya telah bertambah hampir US$1 miliar.

Di sisi lain, Ethena juga mulai mendapat dorongan dari pemain institusional. Janus Henderson, manajer aset dengan sekitar US$480 miliar AUM, sebelumnya melakukan investasi strategis pada ENA dan berencana memanfaatkan USDe untuk kebutuhan treasury.
“Selain itu, Janus Henderson juga melakukan investasi strategis pada ENA dan berencana mengalokasikan dana ke USDe sebagai bagian dari pengelolaan kas treasury mereka,” sebagaimana tercantum dalam dokumen SEC StablecoinX pada Agustus lalu.
Ada pula katalis lain dari sisi tokenomik. Proposal fee switch yang telah disetujui mengarahkan 95 persen pendapatan bersih Ethena Foundation untuk digunakan membeli kembali ENA dari pasar.
Namun, mekanisme buyback belum langsung berjalan. Aktivasi pertamanya baru dimulai ketika suplai USDe mencapai US$7,5 miliar, membuat pertumbuhan stablecoin itu menjadi salah satu angka penting untuk dipantau.
Dengan akumulasi Hayes, struktur harga yang membaik, suplai USDe yang terus tumbuh, serta minat institusi, ENA mulai memiliki fondasi narasi lebih kuat. Meski begitu, target US$0,5 tentu masih membutuhkan dorongan besar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


