Sejumlah perusahaan besar di industri aset digital diperkirakan menjadi sorotan pasar modal global pada 2026, di mana ada enam entitas kripto yang berpotensi melaksanakan IPO berskala besar.
Berdasarkan laporan DLNews pada Senin (29/12/2025), mereka adalah Kraken, Consensys, BitGo, Animoca Brands, Ledger dan Bithumb. Masing-masing perusahaan dinilai tengah berada pada fase bisnis yang dinamis, memiliki valuasi signifikan, serta menyiapkan strategi pencatatan saham publik sebagai langkah ekspansi ke tingkat yang lebih luas.
Langkah ini dipandang sebagai momentum penting bagi perkembangan ekosistem aset digital, karena membuka akses pembiayaan publik sekaligus meningkatkan posisi industri kripto di pasar keuangan global.
Dengan persiapan yang berjalan sejak akhir 2025, keenam perusahaan tersebut diproyeksikan memainkan peran besar dalam gelombang IPO kripto yang diperkirakan mencetak antusiasme investor internasional.
6 Kandidat IPO Kripto di Tahun 2026
1. Kraken: Kandidat Terbesar dengan Target Valuasi Sekitar US$20 Miliar
Kraken disebut sebagai kandidat paling dominan. Bursa kripto asal AS ini telah mengajukan dokumen pra-pencatatan dan menargetkan debut publik pada paruh pertama 2026.
Kraken diperkirakan membawa valuasi sekitar US$20 miliar dan dipandang sebagai motor utama gelombang IPO kripto tahun depan.
2. Consensys: Perusahaan di Balik MetaMask dan Infura
Consensys, perusahaan infrastruktur blockchain yang membawahi MetaMask dan Infura, masuk daftar utama kandidat pencatatan publik.
Dengan valuasi sekitar US$7 miliar, Consensys diperkirakan bergerak menuju penawaran saham pada pertengahan 2026, menjadikannya salah satu kandidat IPO kripto paling diperhatikan dari sektor teknologi Web3.
3. BitGo: Pemain Kustodian Institusional Siap Melantai ke Publik
BitGo diproyeksikan menjadi perusahaan kustodian aset digital besar berikutnya yang memasuki pasar modal.
Dengan valuasi sekitar US$1,75 miliar dan pertumbuhan permintaan layanan penyimpanan kelembagaan yang kuat, BitGo diperkirakan menjadi salah satu entitas penting dalam peta IPO Kripto 2026.
4. Animoca Brands: Raksasa Game Web3 dari Asia
Dari Asia, Animoca Brands menjadi kandidat mencolok. Perusahaan berbasis Hong Kong ini telah membangun portofolio besar dalam sektor game blockchain dan ekosistem Web3.
Dengan estimasi valuasi sekitar US$6 miliar, Animoca diproyeksikan ikut memperkuat gelombang IPO kripto di kawasan Asia.
5. Ledger: Raksasa Hardware Wallet Siapkan Langkah Strategis
Ledger, produsen hardware wallet terbesar di dunia, juga masuk radar kandidat pencatatan saham. Perusahaan ini tengah mempersiapkan pendanaan besar dan mempertimbangkan rencana pencatatan publik.
Dengan basis pengguna global yang besar, Ledger dinilai memiliki posisi kuat dalam deretan IPO kripto potensial 2026.
6. Bithumb: Bursa Korea Selatan yang Siap Masuk Pasar Publik
Bithumb, bursa kripto terbesar kedua di Korea Selatan, berencana mencatatkan sahamnya di bursa Korea. Dengan peningkatan kembali pangsa pasar domestik serta dukungan lembaga keuangan nasional, Bithumb diproyeksikan menjadi salah satu IPO kripto paling berpengaruh di Asia.
Secara keseluruhan, keenam perusahaan tersebut menunjukkan kesiapan bisnis, momentum pertumbuhan, serta minat pasar yang kuat.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, 2026 berpotensi menjadi periode penting bagi industri aset digital melalui gelombang IPO kripto yang dinilai mampu memperkuat struktur industri sekaligus memperluas akses investasi global.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



