Permintaan ETF kripto terhadap Bitcoin dan Ethereum kembali menjadi sorotan setelah data terbaru menunjukkan bahwa pembelian oleh ETF telah melampaui laju penciptaan koin baru di jaringan.
Dalam sepekan terakhir, arus pembelian ETF tercatat menyerap hampir seluruh pasokan baru Bitcoin dan bahkan beberapa kali lipat pasokan baru Ethereum. Kondisi ini terjadi di tengah harga yang relatif stagnan, menandakan dinamika struktural di pasar aset kripto global.
Analis pasar Bull Theory mengungkapkan bahwa dalam tujuh hari terakhir Ethereum ETF membeli sekitar 67.532 ETH, sementara jaringan Ethereum hanya menerbitkan 18.577 ETH pada periode yang sama.
Dengan demikian, ETF menyerap sekitar 363,5 persen dari total pasokan mingguan ETH. Pada saat yang sama, Bitcoin ETF membeli sekitar 3.170 BTC, sedikit lebih tinggi dibandingkan pasokan baru jaringan Bitcoin yang mencapai 3.150 BTC, atau setara 100,6 persen dari pasokan baru.

Situasi ini memperlihatkan bahwa permintaan institusional melalui ETF tidak hanya menyamai, tetapi juga melampaui pasokan baru yang tersedia di pasar. Meski demikian, harga Bitcoin dan Ethereum belum menunjukkan pergerakan tajam, mencerminkan adanya faktor lain yang masih menahan respons pasar.
Permintaan ETF Kripto Melampaui Pasokan Jaringan
Bull Theory menjelaskan bahwa kondisi ketika suplai baru telah terserap namun harga belum bergerak biasanya bukan disebabkan oleh lemahnya permintaan.
Dalam analisisnya, ia menyebutkan bahwa koin-koin yang diserap ETF kemungkinan berasal dari pemegang lama yang masih melakukan distribusi, sehingga aset berpindah dari tangan yang lebih lemah ke pemegang jangka panjang yang lebih kuat.
“Permintaan sudah lebih tinggi daripada pasokan baru, tetapi harga tertinggal,” tulis Bull Theory.
Dari sisi nilai transaksi, skala arus dana ini tergolong signifikan. Dalam periode yang sama, Ethereum ETF menyerap sekitar US$208 juta nilai ETH, sementara Bitcoin ETF menyerap sekitar US$286 juta nilai BTC.
Penyerapan modal sebesar ini tanpa lonjakan harga yang berarti menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase penyesuaian, di mana suplai diserap secara bertahap oleh pelaku institusional.
Fenomena ini terjadi pada awal Desember 2025, ketika pasar global kripto mulai menunjukkan tanda stabilisasi setelah tekanan kuat sepanjang November. Data ini menegaskan peran ETF kripto sebagai saluran utama masuknya modal institusional ke Bitcoin dan Ethereum, terutama di tengah meningkatnya kehati-hatian investor ritel.
Arus Dana ETF Berbalik Positif Usai Tekanan November
Integrasi data pasar menunjukkan bahwa pada periode 2–8 Desember 2025, ETF spot berbasis Bitcoin dan Ethereum mencatat arus bersih masuk (net inflows) untuk kali pertama sejak akhir Oktober.
Dalam periode tersebut, Bitcoin ETF spot menerima sekitar US$70,1 juta, sementara Ethereum ETF spot mencatat arus dana bersih sekitar US$312,6 juta. Perubahan arah arus dana ini menandai kembalinya minat investor institusional setelah beberapa pekan tekanan pasar yang intens.
Laporan pasar Desember 2025 dari Galaxy Asset Management mencatat bahwa sepanjang November, ETF spot berbasis Bitcoin dan Ethereum mengalami arus keluar lebih dari US$5 miliar, menjadikannya bulan terburuk dalam sejarah ETF kripto.
Meski demikian, laporan tersebut juga menegaskan bahwa secara kumulatif sepanjang tahun, arus masuk ETF tetap berada pada level yang kuat. Hal ini mencerminkan partisipasi institusional yang mendalam dan berkelanjutan, meskipun volatilitas jangka pendek sempat menekan pasar.
Kondisi ini menunjukkan bagaimana mekanisme ETF berfungsi sebagai penyeimbang antara suplai jaringan dan permintaan pasar. Ketika tekanan jual mereda, arus dana institusional kembali mengalir, menyerap pasokan baru yang masuk ke jaringan Bitcoin dan Ethereum.
Mengacu pada siklus sebelumnya, fase penyerapan suplai seperti ini kerap terjadi sebelum pasar menunjukkan reaksi harga yang lebih luas.
Dengan latar waktu memasuki akhir tahun dan musim liburan, data arus ETF ini memperkuat indikasi bahwa minat institusional terhadap Bitcoin dan Ethereum masih terjaga.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



