Pergerakan harga Ethereum (ETH) belakangan ini membuat banyak holder gelisah. Sejak pertengahan Oktober, harga ETH terus melemah dan kini diperdagangkan di bawah level psikologis US$4.000. Lalu, bagaimana sebenarnya nasib altcoin terbesar ini?
ETH Bisa Terbang Jika Tembus Resistance Penting
Berdasarkan analisa yang dibagikan oleh Ali Martinez di X pada Senin (03/11/2025), Ethereum menunjukkan potensi melanjutkan reli jika berhasil menembus resistance kunci di US$4.900 dan berpeluang mencetak rekor tertinggi baru (ATH).
“Skenario impian: Ethereum (ETH) memantul dari level US$3.800 lalu menembus US$4.900 dan pada akhirnya melesat hingga mencapai angka US$8.000,” ujar Martinez.
Secara teknikal, US$3.800 berperan sebagai zona support yang saat ini tengah diuji. Martinez menggambarkan skenario di mana ETH “memantul” dari area ini untuk membangun momentum baru. Jika support mampu menahan, langkah berikutnya adalah menguji US$4.900.

Apabila skenario ini terjadi, harga Ethereum berpeluang naik dengan pola kenaikan bertahap seperti yang ditunjukkan oleh garis putus-putus. Pola tersebut mengindikasikan pergerakan impulsif dengan koreksi ringan di setiap fase — ciri umum tren bullish yang kuat.
Secara keseluruhan, prospek kenaikan ETH terlihat positif selama mampu mempertahankan support di US$3.800 dan menembus resistance di US$4.900, yang dapat membuka jalan menuju reli yang lebih kuat.
Sinyal Bullish Ethereum Mulai Terbentuk
Senada dengan Martinez, Lingrid juga menegaskan bahwa US$3.800 menjadi titik krusial bagi Ethereum. Dalam analisanya pada Jumat (31/10/2025), ia menunjukkan bahwa harga ETH tengah memantul dari support utama dan membentuk struktur yang mengindikasikan potensi pembalikan.
Pada grafik 6 jam, Lingrid mengidentifikasi pola flag dan triangle yang memicu reli harga setelah breakout. Saat ini, ETH bergerak di pola serupa dan mengarah ke target line di US$4.000. Jika menembus garis resistance yang terbentuk sejak awal Oktober, tren bullish jangka menengah berpotensi terkonfirmasi.
“Pergerakan harga menembus area US$3.980–US$4.050 akan membalikkan struktur tren dan membuka peluang menuju kisaran US$4.150–US$4.250,” tulis Lingrid.

Dengan demikian, analisis Lingrid memperkuat pandangan bullish Martinez. Breakout di atas US$4.000–US$4.100 dapat membuka jalan menuju resistance utama di US$4.900, dan jika bertahan, target jangka panjang di kisaran US$8.000 tetap realistis untuk dicapai.
Dengan momentum yang mulai pulih dan minat pasar yang perlahan meningkat, Ethereum kini berada di fase penentuan arah tren berikutnya. Jika level kunci mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin ETH kembali menjadi motor utama kebangkitan altcoin di akhir 2025. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



