Pasar Ethereum (ETH) menunjukkan sinyal perubahan besar, di mana seorang analis menilai terjadi rotasi aset terbesar dalam delapan tahun terakhir.
Struktur pergerakan saat ini dinilai menyerupai fase re-akumulasi pada siklus sebelumnya, yang kala itu diikuti oleh lonjakan signifikan. Di tengah meningkatnya partisipasi pelaku besar dan aliran modal yang lebih kuat, pasar kini memasuki fase yang menguji kesabaran investor.

Analis Alex Wacy menyatakan bahwa rotasi besar yang sedang terbentuk mencerminkan pola yang sama dengan siklus sebelumnya. Pada periode lalu, ETH mengalami kenaikan tajam setelah melalui fase konsolidasi yang panjang.
Menurutnya, perbedaan utama pada siklus saat ini adalah keterlibatan pemain institusional yang lebih besar serta masuknya modal dalam skala yang lebih tinggi.

Sinyal teknikal juga mendukung pandangan tersebut. Analis dari Bitcoinsensus mengamati bahwa grafik Ethereum tengah membentuk pola Inverse Head & Shoulders, sebuah formasi klasik yang sering dikaitkan dengan potensi pembalikan tren ke arah naik.
Berdasarkan proyeksi pola tersebut, target pergerakan harga diperkirakan dapat mencapai level US$7.000.
Sementara itu, aktivitas perdagangan derivatif menunjukkan lonjakan signifikan. Data CoinGlass mencatat volume perdagangan derivatif Ethereum meningkat 218,75 persen menjadi US$52,37 miliar.
Lonjakan volume ini menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap pergerakan jangka pendek dan menengah aset tersebut.

Namun, di saat yang sama, Open Interest (OI) justru mengalami penurunan 2,30 persen menjadi US$39,59 miliar. Penurunan ini mengindikasikan adanya pengurangan posisi terbuka oleh sebagian pelaku pasar, yang dapat mencerminkan langkah pengamanan keuntungan atau penyesuaian strategi di tengah volatilitas.
Volume perdagangan opsi ETH juga turun 30,61 persen ke level US$387,15 juta. Penurunan ini menandakan berkurangnya aktivitas spekulatif berbasis opsi, seiring pasar yang cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil eksposur berisiko tinggi.
Aktivitas Derivatif Ethereum Tunjukkan Dinamika Pasar
Pergerakan di pasar derivatif memberikan gambaran tentang dinamika sentimen terhadap Ethereum. Lonjakan volume kontrak berjangka menunjukkan adanya peningkatan transaksi, baik dari sisi lindung nilai maupun spekulasi.
Namun, turunnya OI mengisyaratkan bahwa sebagian posisi tidak dipertahankan dalam jangka panjang.
Kondisi ini sering terjadi saat pasar ETH memasuki fase transisi, di mana pelaku melakukan penyesuaian strategi menjelang potensi perubahan arah tren. Penurunan volume opsi memperkuat indikasi bahwa pelaku pasar memilih pendekatan yang lebih konservatif, setidaknya dalam jangka pendek.
Meski demikian, struktur teknikal yang terbentuk tetap menjadi perhatian utama. Pola Inverse Head & Shoulders biasanya menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah dan pembeli secara bertahap mengambil alih kendali pasar. Jika pola ini terkonfirmasi, maka Ethereum berpotensi memasuki fase kenaikan berikutnya.
Akumulasi Besar dari Pemain Institusional
Di sisi lain, aktivitas pembelian oleh pemain besar semakin menegaskan narasi akumulasi. Bitmine Immersion Technologies dilaporkan membeli 24.266 ETH dalam sepekan terakhir. Hingga minggu kemarin (11/1/2026), perusahaan tersebut tercatat memegang sekitar 4,168 juta ETH, atau sekitar 3,45 persen dari total pasokan Ethereum.
Dari total aset kripto, kas, dan investasi lain yang mencapai sekitar US$14 miliar, sekitar 1,256 juta ETH saat ini berada dalam status staking. Kepemilikan dalam jumlah besar ini menunjukkan strategi jangka panjang perusahaan terhadap Ethereum, baik sebagai aset digital maupun sebagai bagian dari ekosistem jaringan berbasis staking.
Kepemilikan lebih dari tiga persen dari suplai total menempatkan Bitmine sebagai salah satu entitas dengan eksposur terbesar terhadap Ethereum. Aksi akumulasi ini terjadi di tengah fase konsolidasi pasar, yang sering kali menjadi periode penting dalam siklus aset kripto.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



