Ethereum Siap Meroket Lagi Berkat Upgrade Fusaka Mendatang

Ethereum bersiap memasuki fase penting menjelang aktivasi upgrade besar bernama Fusaka yang dijadwalkan berjalan pada Desember mendatang.

Menurut influencer kripto Cas Abbe, pembaruan ini dipandang sebagai perubahan struktural paling signifikan sejak The Merge, karena sekaligus mengubah cara jaringan memproses data, meningkatkan kapasitas, serta menurunkan biaya operasional bagi ekosistem layer-2 (L2).

Berdasarkan penelusuran berbagai analis, upgrade ini berpotensi menggeser fondasi teknis dan ekonomi Ethereum dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Upgrade Fusaka: Kunci Perluasan Skalabilitas Ethereum

Fusaka akan aktif pada 3 Desember dan membawa dua komponen inti, yakni PeerDAS dan Verkle Trees. Keduanya dirancang untuk menjawab tantangan utama terkait penyimpanan data, verifikasi dan kapasitas blok.

IKLAN
Chat via WhatsApp

PeerDAS memungkinkan node untuk tidak lagi mengunduh seluruh data transaksi, melainkan cukup memverifikasi sampel kecil.

Cara kerja ini menurunkan kebutuhan bandwidth, menekan biaya rollup, serta memperbesar kapasitas data yang dapat diproses Ethereum secara keseluruhan. Di sisi lain, Verkle Trees menghadirkan model penyimpanan yang lebih efisien sehingga proses verifikasi jauh lebih ringan dan cepat.

Dengan kombinasi ini, blockchain dapat menangani pertumbuhan aktivitas tanpa membebani perangkat keras node.

“Ini adalah langkah yang membuat jaringan tumbuh tanpa harus mengorbankan desentralisasi,” ujar Abbe.

BACA JUGA:  Kenapa Proses Hukum Timothy Ronald Terasa Lambat?

Tidak hanya itu, Fusaka juga meningkatkan kapasitas blok dari 45 juta gas menjadi 150 juta gas. Hal ini memungkinkan lebih banyak transaksi diproses dalam satu blok, mengurangi kemacetan dan memperkuat ekosistem L2 yang selama ini bergantung pada Ethereum sebagai lapisan penyelesaian.

Bagi pengguna, dampaknya berupa biaya transaksi yang lebih rendah, konfirmasi lebih cepat dan pengalaman yang lebih stabil di aplikasi DeFi, game, maupun NFT.

Dampak Ekonomi pada Ekosistem dan Pola Permintaan ETH

Setiap rollup besar seperti Arbitrum, Optimism, Base, zkSync dan Starknet menyelesaikan data mereka di Ethereum. Ketika biaya operasional rollup turun, aktivitas pengguna biasanya meningkat.

Lonjakan ini akan menghasilkan lebih banyak transaksi yang kembali ke jaringan utama, memicu burn ETH yang lebih tinggi, dan pada akhirnya menguatkan nilai ekonomi Ethereum itu sendiri.

Dalam dua tahun terakhir, jumlah ETH di bursa turun dari 25 juta menjadi 15,5 juta, menandakan berkurangnya tekanan jual serta adanya perpindahan aset ke penyimpanan mandiri maupun staking.

Penurunan cadangan bursa ini sering kali menjadi indikator fase dasar makro, yakni momen ketika harga ETH cenderung menemukan titik reversal.

BACA JUGA:  Elon Musk Singgung Lagi Dogecoin ke Bulan, Omon-omon Apa Bukan?

ethereum fusaka

Rollup kini mencatat aktivitas tertinggi sepanjang masa, menandakan migrasi masif pengguna dari L1 ke L2. Lonjakan data ini justru mempertegas urgensi Fusaka, karena upgrade ini memberikan ruang pertumbuhan yang lebih besar bagi rollup yang sudah mencapai batas teknis saat ini.

Di saat bersamaan, pasokan ETH tetap dalam fase negatif atau deflasi dengan pertumbuhan sekitar –0,26 persen per tahun.

Burn ETH yang melampaui penerbitan, ditambah staking yang terus bertambah, membuat Ethereum memasuki kondisi pasokan yang semakin ketat di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi.

Sinyal Pasar dan Tantangan Harga Menjelang Fusaka

Menjelang implementasi Fusaka, harga ETH menunjukkan pergerakan krusial. Analis teknikal Ted menyebut Ethereum masih bergerak di sekitar level US$3.200.

Menurutnya, zona US$3.500 menjadi level penting berikutnya yang perlu ditembus untuk memicu reli lanjutan yang dapat membawa harga kembali di atas US$3.800.

BACA JUGA:  Blockchain Masuk Pesantren, Ini Visi Wapres Gibran

“Jika tertolak, saya pikir ETH bisa menyapu likuiditas di bawah US$3.000,” ungkap Ted.

fusaka ethereum

Pada pair ETH/BTC, pola harga mulai membentuk struktur penguatan awal, ditandai tren turun yang kehilangan momentum, konsolidasi mendatar, serta higher low pertama.

Struktur seperti ini sebelumnya selalu muncul sebelum lonjakan signifikan harga Ethereum pada siklus-siklus lalu. Namun, analis menegaskan bahwa konfirmasi breakout masih diperlukan.

Jika melihat sejarah upgrade besar Ethereum, respons pasar cenderung positif. Setelah Pectra, misalnya, ETH sempat melonjak 50 persen dalam satu minggu diikuti peningkatan aktivitas rollup dan stabilisasi biaya jaringan.

Fusaka diperkirakan memiliki dampak yang lebih luas karena menyentuh fondasi teknis mulai dari penyimpanan, bandwidth, verifikasi, kapasitas blok, hingga pengalaman pengguna.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia