Ethereum Tinggal Selangkah Lagi, Fusaka Upgrade Segera Meluncur

Ethereum kembali mencatat tonggak penting dalam evolusi teknologinya. Setelah melewati fase pengujian terakhir, Fusaka upgrade siap meluncur di mainnet pada 3 Desember mendatang. Pembaruan ini digadang-gadang akan membawa peningkatan besar pada efisiensi, skalabilitas, dan keamanan jaringan Ethereum.

Fusaka Masuki Fase Testnet Terakhir

Fusaka kini resmi aktif di testnet terakhir Ethereum, yaitu Hoodi. Langkah ini menandai persiapan akhir sebelum peluncuran ke jaringan utama. Nethermind—pengembang salah satu klien validator populer Ethereum—mengonfirmasi kabar ini di X pada Selasa (28/10/2025).

Hoodi Fork telah berhasil diselesaikan dan kini berjalan lancar di Nethermind Client. Satu upgrade lancar lagi, satu tonggak penting lagi menuju Fusaka,” tulisnya, menandakan proses pembaruan berjalan mulus tanpa hambatan.

Fusaka akan menghadirkan sejumlah Ethereum Improvement Proposals (EIPs), termasuk EIP-7594 atau Peer Data Availability Sampling (PeerDAS). Fitur ini memungkinkan validator untuk membaca potongan data kecil dari jaringan Layer-2 tanpa harus memproses seluruh blob.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Apa Artinya Pectra dan Fusaka Upgrade bagi Ethereum?

Selain itu, EIP-7825 dan EIP-7935 juga akan diimplementasikan untuk meningkatkan gas limit serta mengoptimalkan proses eksekusi. Pembaruan ini dianggap sebagai langkah awal menuju parallel execution—kemampuan menjalankan banyak smart-contract secara bersamaan untuk mempercepat transaksi.

BACA JUGA:  Vitalik Buterin Bongkar Konsep Keamanan Baru Ethereum

Menjawab Tantangan “Blockchain Trilemma”

Peluncuran Fusaka bukan sekadar pembaruan teknis. Ia dirancang untuk memperkuat salah satu sisi paling rumit dalam teori “blockchain trilemma” yang diperkenalkan oleh Vitalik Buterin: skalabilitas

Selama ini, jaringan Ethereum lebih memprioritaskan desentralisasi dan keamanan, dua aspek yang menjadi fondasi utama jaringan ini, namun sering kali mengorbankan kecepatan dan efisiensi.

Sebaliknya, beberapa pesaing utamanya, seperti Solana dan Sui Network, lebih menekankan pada skalabilitas dengan transaksi yang jauh lebih cepat, meski terkadang harus mengorbankan tingkat desentralisasi.

Melalui Fusaka upgrade, Ethereum berupaya untuk menyeimbangkan ketiga elemen utama ini—tanpa kehilangan esensi yang menjadikannya sebagai blockchain paling tepercaya di dunia Web3.

Peluncuran Fusaka juga akan dilakukan dalam tiga tahap: pertama, peluncuran di mainnet; kedua, aktivasi EIP peningkatan kapasitas blob; dan ketiga, pelaksanaan hard fork kedua untuk memperluas kapasitas tersebut.

BACA JUGA:  Analisis Kripto ASTER, BTC, XRP, DOGE dan HYPE Terbaru

Bersiap Menyambut Era Baru Ethereum

Keberhasilan Fusaka akan membuka jalan bagi pembaruan berikutnya, yaitu Glamsterdam upgrade. Pembaruan ini menjadi bagian dari fase “Surge” dalam peta jalan teknis Ethereum, tahap yang fokus pada peningkatan skalabilitas besar-besaran.

Menariknya, Fusaka upgrade terjadi di tengah konflik internal Ethereum Foundation, yang beberapa waktu terakhir mengalami perubahan kepemimpinan. Beberapa kontributor utama dikabarkan hengkang sambil menyuarakan kritik terhadap arah strategis lembaga tersebut.

Sisi Gelap Vitalik: Developer Sebut Ethereum Dikontrol Oligarki

Meski begitu, performa Ethereum di pasar justru menunjukkan tren positif. Tahun ini, harga ETH mencatat rekor tertinggi baru berkat meningkatnya arus masuk ke produk ETF serta adopsi korporasi terhadap altcoin tersebut.

Dengan Fusaka yang tinggal selangkah lagi menuju mainnet, komunitas Ethereum kini menatap babak baru—sebuah era yang menjanjikan jaringan lebih cepat, efisien, dan siap bersaing di panggung global Web3. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia