ETHFI Masuk Radar, Ether.fi Bangun Stablecoin Sendiri Bersama Ethena

Ether.fi memperluas bisnisnya melampaui layanan staking dan neobank kripto dengan menyiapkan stablecoin dolar AS miliknya sendiri. Proyek di balik ETHFI tersebut memperkenalkan ether.fi USD, stablecoin baru yang akan ditenagai oleh infrastruktur Ethena.

Melalui pengumuman resmi ether.fi, perusahaan menyebut saat ini sudah terdapat lebih dari US$300 juta stablecoin di dalam ekosistem ether.fi. Kehadiran ether.fi USD ditujukan untuk membuat likuiditas berbasis dolar tersebut menjadi bagian native dari berbagai produk yang dikembangkan platform.

Angka US$300 juta itu perlu dibedakan dari pasokan atau kapitalisasi pasar ether.fi USD. Nilai tersebut merujuk pada stablecoin yang telah berada di ekosistem ether.fi sebelum stablecoin barunya diluncurkan, bukan jumlah ether.fi USD yang sudah diterbitkan.

Sejauh pengumuman yang tersedia, ether.fi juga belum mengungkap sejumlah detail penting, termasuk komposisi aset yang akan menopang stablecoin tersebut, contract address, suplai awal, blockchain penerbitan, mekanisme mint dan redemption untuk pengguna, hingga waktu peluncuran penuh.

Ekspansi itu muncul ketika skala bisnis ether.fi terus membesar. Dalam pembaruan September yang disampaikan perusahaan, ekosistem weETH tercatat memiliki sekitar 2,30 juta ETH dengan TVL US$6,18 miliar, meningkat 7,29 persen dalam satu bulan. Sekitar 14.000 weETH juga disebut bergerak lintas blockchain selama periode tersebut.

BACA JUGA:  XRP Makin Dilirik Institusi, 21Shares Ungkap 4 Alasan Besarnya

Ethena Jadi Mesin di Balik Stablecoin Baru Ether.fi

Alih-alih membangun seluruh mesin stablecoin dari nol, ether.fi menggunakan infrastruktur yang dikembangkan Ethena. Melalui platform Ethena Whitelabel, Ethena menyediakan infrastruktur untuk meluncurkan dan mengelola stablecoin, sementara mitra dapat merancang produknya sendiri sekaligus mengendalikan distribusinya.

Model Whitelabel Ethena juga mendukung konfigurasi aset cadangan yang fleksibel. Infrastruktur tersebut memungkinkan stablecoin menggunakan USDe, USDtb maupun stablecoin lain sebagai bagian dari backing sesuai desain masing-masing produk.

Namun, pilihan tersebut tidak berarti ether.fi USD dipastikan menggunakan komposisi USDe atau USDtb tertentu. Ether.fi belum mengumumkan struktur cadangan produknya, sehingga rincian backing masih menjadi salah satu informasi utama yang perlu diperhatikan ketika peluncuran mendekat.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Stablecoin baru ini juga muncul di tengah upaya ether.fi membangun ekosistem yang semakin menyerupai layanan keuangan terpadu. Pada Agustus, perusahaan menggambarkan strategi itu sebagai generasi baru crypto neobank yang menyatukan saving, earning, trading, borrowing dan spending dalam satu aplikasi.

Dalam pembaruan resmi ether.fi mengenai ekspansi neobank-nya, perusahaan mengungkap telah memiliki lebih dari 500.000 anggota dengan annual transaction run-rate sekitar US$2 miliar. Produk yang tersedia mencakup perdagangan saham dan logam tertokenisasi, pasar pinjaman terintegrasi dengan Aave, jalur fiat, hingga EtherFi Cash.

BACA JUGA:  The Fed Soroti AI Agent yang Bisa Bayar Sendiri, Stablecoin Ikut Masuk Peta

Langkah tersebut diperkuat lagi pada 6 Oktober 2026, ketika MoonPay mengumumkan kemitraan dengan ether.fi untuk menyediakan infrastruktur pembayaran lengkap bagi bisnis neobank kripto itu.

Integrasi tersebut mencakup layanan on-ramp dan off-ramp, virtual accounts hingga crypto deposits. Infrastruktur MoonPay juga membuka akses terhadap jalur pembayaran seperti ACH, Fedwire, SWIFT, Faster Payments, SEPA dan Open Banking yang akan diluncurkan secara bertahap ke dalam pengalaman ether.fi.

Dengan demikian, kehadiran ether.fi USD muncul sebagai bagian dari ekspansi yang lebih luas, ketika perusahaan mencoba menyatukan aset kripto, stablecoin, pembayaran, pinjaman dan perdagangan ke dalam satu ekosistem.

ETHFI Sempat Menguat Saat Pengumuman Muncul

Di pasar, ETHFI sempat mencatat pergerakan positif bersamaan dengan munculnya rangkaian ekspansi tersebut.

Berdasarkan data historis CoinMarketCap untuk ETHFI, token ini berada di kisaran US$0,6985 pada 2 Oktober, kemudian bergerak ke US$0,7246 pada 3 Oktober dan US$0,7462 pada 4 Oktober.

Setelah berada di sekitar US$0,7406 pada 5 Oktober, ETHFI melonjak 5,31 persen pada 6 Oktober menjadi sekitar US$0,7799, bertepatan dengan munculnya pengumuman ether.fi USD serta kemitraan pembayaran dengan MoonPay.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 6 Oktober 2026: ADA, VIRTUAL, SUI, PENGU, PEPE Dekati Level Kunci, Panggung Altcoin Mulai Memanas Lagi

Momentum tersebut tidak sepenuhnya bertahan pada perdagangan berikutnya. Data CoinMarketCap untuk 7 Oktober menunjukkan ETHFI bergerak di sekitar US$0,7611, turun sekitar 2,41 persen dibandingkan level sehari sebelumnya.

Pergerakan itu menunjukkan pasar ETHFI tetap volatil di tengah ekspansi produk ether.fi. Namun, kedekatan waktu antara pengumuman dan perubahan harga tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa stablecoin baru menjadi penyebab langsung naik atau turunnya ETHFI.

Hal lain yang belum terungkap adalah bagaimana ether.fi USD nantinya berhubungan secara ekonomi dengan token ETHFI. Belum ada pengumuman mengenai perubahan tokenomik, pembagian pendapatan dari stablecoin kepada pemegang ETHFI ataupun mekanisme value capture baru untuk token tersebut.

Karena itu, perkembangan yang paling konkret untuk saat ini berada pada sisi ekspansi bisnis ether.fi. Proyek tersebut kini tidak hanya mengandalkan staking, tetapi sedang membangun lapisan stablecoin dan pembayaran yang dapat memperluas fungsi ekosistemnya di pasar kripto.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait