Euforia Bitcoin Reda, Data Ini Isyaratkan Konsolidasi

Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa euforia pasar Bitcoin mulai mereda, namun belum mengarah pada tekanan jual ekstrem atau kerusakan struktur pasar.

Pandangan ini disampaikan oleh analis on-chain CryptoZeno di CryptoQuant, yang menilai bahwa pasar saat ini memasuki fase konsolidasi sehat setelah reli harga sebelumnya. Indikator utama yang digunakan adalah Profit and Loss Margin milik kelompok short-term holders, yakni investor dengan periode kepemilikan antara satu hingga tiga bulan.

Menurut data tersebut, margin keuntungan dan kerugian kelompok ini mulai mengalami kompresi secara bertahap seiring melambatnya momentum kenaikan harga.

Secara historis, indikator ini kerap mencapai puncak saat pasar BTC berada dalam kondisi terlalu panas, sebelum kemudian menurun ketika aksi ambil untung meningkat. Kondisi saat ini dinilai mencerminkan pendinginan alami, bukan sinyal distribusi besar-besaran.

IKLAN
Chat via WhatsApp

CryptoZeno menegaskan bahwa pergeseran margin kembali ke area netral merupakan sinyal penting.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Mulai Borong, Titik Bottom Sudah Dekat?

“Pasar Bitcoin sedang berpindah dari fase yang didorong euforia menuju konsolidasi, bukan menuju stres atau kapitulasi,” ungkap CryptoZeno.

Pernyataan ini menegaskan bahwa tekanan yang terjadi lebih bersifat penyesuaian, bukan awal dari pembalikan tren utama.

Margin On-Chain Mengarah Netral, Tekanan Jual Bitcoin Terbatas

Salah satu temuan kunci dari analisis tersebut adalah posisi harga BTC yang masih bertahan di atas realized price kelompok short-term holders. Artinya, rata-rata pelaku pasar jangka pendek masih berada dalam kondisi untung secara belum terealisasi.

on-chain Bitcoin

Situasi ini dinilai penting karena, dalam banyak siklus sebelumnya, tekanan jual agresif umumnya muncul ketika harga jatuh di bawah level realisasi kelompok aktif, memicu kepanikan dan pelepasan aset secara masif.

Dalam konteks saat ini, kondisi tersebut belum terjadi. Meskipun laju kenaikan harga Bitcoin melambat, struktur keuntungan pelaku pasar jangka pendek masih relatif terjaga.

BACA JUGA:  Mengenal Hal Finney: Sang Legenda Bitcoin dan Warisannya!

Data ini menunjukkan bahwa pelemahan momentum lebih dipicu oleh berkurangnya dorongan spekulatif ketimbang tekanan distribusi. Dengan kata lain, pasar sedang “mencerna” kenaikan sebelumnya tanpa menunjukkan gejala stres sistemik.

Dari sudut pandang on-chain yang lebih luas, konfigurasi semacam ini sering dianggap sebagai aksi yang sehat. Optimisme berlebih secara bertahap diserap oleh pasar, sementara kondisi leverage mulai kembali normal. Proses ini membantu meredakan risiko lonjakan volatilitas ekstrem yang biasanya muncul setelah fase reli tajam.

Pola Historis dan Risiko ke Depan

CryptoZeno juga menyoroti bahwa dalam siklus-siklus BTC sebelumnya, fase kompresi Profit and Loss Margin yang tidak diikuti penembusan ke zona negatif kerap muncul di tengah struktur bullish.

Pola tersebut biasanya menandai jeda sementara sebelum pasar menentukan arah berikutnya. Sebaliknya, pembalikan tren yang signifikan umumnya ditandai oleh kombinasi dua faktor, yakni margin keuntungan dan kerugian yang jatuh ke wilayah negatif secara tegas serta harga yang turun di bawah realized level para trader aktif.

BACA JUGA:  Mengurai Insiden Salah Kirim 2.000 BTC oleh Crypto Exchange Korsel

Saat ini, kedua kondisi tersebut belum terlihat pada Bitcoin. Oleh karena itu, risiko penurunan tajam dinilai masih relatif terkendali selama tidak terjadi guncangan likuiditas eksternal yang lebih luas.

Faktor makro seperti kebijakan moneter global, arus likuiditas, dan sentimen risiko lintas aset tetap menjadi variabel penting yang dapat memengaruhi dinamika harga BTC ke depan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia