Transaksi unik kembali terjadi di dunia kripto. Kali ini, bukan NFT seni atau aset digital biasa, melainkan sebuah username di Telegram yang terjual hingga miliaran rupiah.
Username “BOSS” Terjual Rp8,6 Miliar di Blockchain TON
Sebuah username akun Telegram bernama “@boss” dilaporkan terjual seharga 500.000 USDT atau sekitar Rp8,6 miliar. Transaksi ini terjadi di jaringan TON pada Senin (27/04/2026) waktu setempat.
Perpindahan aset tersebut berlangsung dari satu dompet anonim ke dompet anonim lainnya. Hal ini menegaskan bahwa transaksi dilakukan secara on-chain, transparan, namun tetap menjaga identitas pelaku.
Nilai penjualan ini menunjukkan lonjakan yang cukup besar dibandingkan saat pertama kali dilelang pada 2022. Kala itu, username Telegram yang sama hanya dihargai sekitar 40.000 TON, setara US$40.000 hingga US$64.000.

Artinya, dalam kurun waktu sekitar dua tahun, harga “@boss” melonjak hingga delapan sampai sepuluh kali lipat. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap koleksi NFT berbasis identitas.
Di sisi lain, pertumbuhan ekosistem Telegram yang semakin terintegrasi dengan kripto turut mendorong tren ini. Ditambah lagi, karakter username yang singkat, kuat, dan mudah diingat membuatnya bernilai tinggi sebagai aset branding digital.
Username Telegram Jadi Aset Digital Bernilai Tinggi
Menariknya, username Telegram ini diperdagangkan layaknya koleksi. Di marketplace NFT seperti Getgems, nama akun dikemas sebagai aset digital unik yang dapat diperjualbelikan secara transparan di blockchain.
Namun, berbeda dengan NFT pada umumnya yang bersifat koleksi visual, username Telegram memiliki utilitas yang nyata. Aset ini tidak hanya dikoleksi, tetapi juga bisa langsung digunakan dalam aktivitas digital sehari-hari.
Dengan basis pengguna Telegram yang saat ini telah melampaui 1 miliar orang, memiliki username premium dapat menjadi aset strategis untuk branding, pemasaran, hingga ekspansi bisnis.
Fenomena ini juga terlihat dari penjualan username lain dengan nilai fantastis. “@news” terjual hampir US$2 juta, sementara “@casino” laku sekitar US$626 ribu. Angka ini menegaskan bahwa nama akun kini dipandang sebagai “aset digital” dengan nilai ekonomi tinggi.

Singkatnya, username bukan lagi sekadar identitas akun. Di tangan yang tepat, aset ini dapat dimonetisasi dan membuka peluang bisnis baru. Seiring tren yang terus berkembang, penjualan bernilai besar seperti ini diperkirakan akan semakin sering terjadi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


