Ferrari kembali menunjukkan bahwa inovasi bukan hanya soal kecepatan di lintasan, tapi juga dalam menghadapi masa depan digital. Melalui langkah berani memasuki ranah Web3, pabrikan mobil mewah asal Italia ini siap menghadirkan pengalaman eksklusif bagi para penggemarnya.
Ferrari Luncurkan Token Eksklusif untuk Penggemar
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (25/10/2025), Ferrari mengumumkan rencana peluncuran token Ferrari 499P, sebuah inisiatif yang dirancang khusus untuk 100 penggemar terkaya dan paling setia.
Token eksklusif ini akan memberi pemiliknya kesempatan untuk berdagang sekaligus mengikuti lelang istimewa atas mobil balap ketahanan Ferrari 499P, yang dikenal sebagai salah satu ikon dalam endurance racing.
Menurut Enrico Galliera, Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari, langkah ini bukan sekadar strategi bisnis biasa, melainkan upaya memperkuat hubungan emosional dengan komunitas loyal mereka.
“Langkah ini bertujuan untuk memperkuat rasa memiliki di antara pelanggan paling loyal kami,” ujar Galliera.
Peluncuran token Ferrari 499P dijadwalkan bertepatan dengan dimulainya musim World Endurance Championship (WEC) 2027, menandai babak baru dalam hubungan antara Ferrari dan juga pelanggannya.
Dari Pembayaran Kripto hingga Tokenisasi
Ferrari sendiri mulai menerima Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan USD Coin (USDC) untuk pembelian mobil di AS sejak 2023. Setahun kemudian, opsi ini diperluas ke pasar Eropa, menandai komitmen Ferrari terhadap inovasi finansial digital.
Kini, Ferrari melangkah lebih jauh lewat proyek token Ferrari 499P. Inisiatif ini bukan sekadar sistem pembayaran biasa, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun pengalaman eksklusif bagi pelanggan setia.
Pemegang token dapat berdagang antaranggota di platform Hyperclub, mengikuti lelang mobil balap langka, hingga menghadiri acara bertema endurance racing. Semua aktivitas ini dirancang untuk mempererat hubungan Ferrari dengan komunitasnya.
Ferrari juga menggandeng Conio, perusahaan fintech asal Italia, sebagai mitra pengembang sistem tokenisasi. Kolaborasi ini memperkuat posisi Ferrari sebagai pelopor adopsi teknologi Web3 di industri otomotif.
Menurut Davide Rallo, Chief Fintech Strategist Conio, potensi proyek ini sangat besar. Ia menilai integrasi antara merek otomotif legendaris dan blockchain dapat menciptakan peluang ekonomi baru..
Produsen Otomotif Dunia Ramai Adopsi Kripto
Langkah Ferrari memperluas kehadiran di dunia kripto ternyata sejalan dengan tren di industri otomotif. Sejumlah produsen besar kini mulai merangkul aset digital sebagai bagian dari strategi bisnis mereka.
Pada Agustus 2025, Volkswagen Group Singapore mengumumkan penerimaan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), USDT, dan USDC untuk pembelian kendaraan serta layanan purna jual melalui kerja sama dengan FOMO Pay.
Di sisi lain, merek-merek besar seperti Toyota, BYD, dan Yamaha juga mulai menerima pembayaran menggunakan USDT di Bolivia sejak September 2025. Fenomena ini menegaskan meningkatnya minat industri otomotif terhadap aset digital.
Dengan peluncuran token Ferrari 499P, mereka tampaknya ingin melangkah lebih jauh dari sekadar mengikuti tren. Menggabungkan unsur eksklusivitas, teknologi, dan loyalitas pelanggan. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



