Ferry Irwandi Ingatkan Pentingnya Literasi bagi Trader Kripto

Fenomena menjadi trader kripto kini semakin populer di kalangan anak muda. Banyak yang melihat pasar aset digital sebagai jalan cepat untuk meraih kekayaan. Namun, YouTuber sekaligus investor kripto awal Indonesia, Ferry Irwandi, menilai realitasnya tidak sesederhana itu.

Pentingnya Literasi Sebelum Menjadi Trader Kripto

Dalam podcast Daging Talk bersama Atta Halilintar pada Jumat (13/03/2026), Ferry menyebut bahwa tingkat keberhasilan trader sebenarnya sangat kecil.

Berdasarkan sejumlah riset yang pernah ia pelajari, hanya sebagian kecil trader yang benar-benar mampu menghasilkan keuntungan besar.

“Berdasarkan data dan riset, yang benar-benar berhasil itu cuma sekitar 2 persen sampai 3 persen dari total trader,” jelasnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Menurut Ferry, angka tersebut menunjukkan bahwa menjadi trader kripto yang sukses jauh lebih sulit dibandingkan dengan gambaran yang sering terlihat di media sosial.

Ia menjelaskan bahwa berbagai penelitian di beberapa negara seperti Brasil, Taiwan, hingga Paraguay menunjukkan pola hasil trading yang cenderung serupa.

BACA JUGA:  OJK Lewat Satgas PASTI Ungkap Skema Investasi Kripto Bodong

Sebagian besar trader hanya memperoleh penghasilan yang relatif kecil. Bahkan, sekitar setengah dari mereka hanya menghasilkan pendapatan setara upah minimum di negara masing-masing. Sementara sebagian lainnya justru mengalami kerugian.

Ferry Irwandi Soroti Tujuan Bitcoin, Benarkah Selama Ini Disalahpahami?

Artinya, peluang untuk mencapai kesuksesan besar melalui trading crypto sebenarnya sangat kecil.

“Untuk bisa punya Persona, McLaren, atau Ferrari seperti yang sering dilihat di media sosial, itu cuma sekitar 2 persen saja,” ujarnya.

Karena itu, Ferry menilai penting bagi calon investor maupun trader untuk memahami risiko serta meningkatkan literasi sebelum terjun ke dunia kripto.

Budaya “Cepat Kaya” di Kalangan Anak Muda

Selain soal angka keberhasilan yang rendah, Ferry juga menyoroti perubahan pola pikir generasi muda dalam mencari kekayaan.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir terjadi pergeseran aspirasi yang cukup menarik.

BACA JUGA:  Dua Subnet Bittensor Hadirkan Produk AI, Token TAO Melejit

Dulu, banyak anak muda bercita-cita menjadi pengusaha. Kemudian tren berubah ketika era media sosial melahirkan profesi baru seperti YouTuber.

Namun sekarang, semakin banyak yang ingin menjadi trader kripto.

“Sekarang anak muda banyak yang pengin jadi trader. Dulu pengin jadi pengusaha, habis itu YouTuber, sekarang trader,” kata Ferry.

Ia menilai fenomena ini muncul karena banyak orang melihat trading aset digital sebagai cara cepat untuk menggandakan uang.

Padahal, menurutnya, proses menghasilkan keuntungan di pasar finansial tetap membutuhkan pengetahuan, pengalaman, dan disiplin yang panjang.

Fokus pada Investasi Jangka Panjang

Karena itu, Ferry sendiri memilih pendekatan yang jauh lebih konservatif dalam mengelola asetnya.

Ia tidak terlalu tertarik pada aktivitas trading harian yang penuh tekanan. Sebaliknya, ia lebih memilih untuk fokus pada investasi jangka panjang serta pengembangan bisnis di sektor riil.

Bos CFX Soroti Rendahnya Literasi Kripto di Kalangan Generasi Muda

Menurutnya, strategi tersebut lebih masuk akal bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang masih berada di usia produktif.

BACA JUGA:  Bingung Cara Lapor Pajak Kripto di SPT? Ini Penjelasan DJP

“Bukan saatnya kalau aku enggak ngelihat ini opportunity untuk menggandakan kekayaan dan segala macam. Justru kayak gimana kita menjaga apa yang sudah ada di kita aja sih,” jelasnya.

Pada akhirnya, Ferry menilai bahwa pasar kripto tetap memiliki potensi besar. Namun, ia mengingatkan bahwa perjalanan di dunia investasi tidak selalu semudah yang terlihat di media sosial.

Bagi Ferry, kunci utamanya bukan mengejar keuntungan instan, melainkan membangun fondasi finansial yang kuat untuk jangka panjang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait