Fidelity Gandeng Solana, Buka Akses Altcoin untuk Investor Tradisional

Fidelity Investments resmi menambahkan Solana (SOL) sebagai aset kripto yang dapat diperdagangkan di seluruh lini layanan investasinya.

Berdasarkan laporan The Block, langkah ini mencakup dukungan penuh untuk perdagangan dan penyimpanan SOL di berbagai platform Fidelity, termasuk Fidelity Crypto, akun pensiun berbasis kripto (Crypto IRAs), layanan Wealth Management, serta platform institusional Fidelity Digital Assets.

Langkah ini menandai perluasan besar dari portofolio aset digital yang sebelumnya hanya mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Litecoin (LTC). Dengan kebijakan baru ini, para investor ritel dan institusional kini dapat mengakses Solana melalui satu ekosistem terpadu di bawah kendali Fidelity.

“Penambahan Solana merupakan kelanjutan dari upaya Fidelity selama lebih dari satu dekade untuk mengembangkan infrastruktur, produk, dan sumber daya pendidikan bagi aset digital yang konsisten dengan solusi yang kami sediakan untuk kelas aset tradisional,” ujar juru bicara Fidelity.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Keputusan Fidelity dipandang sebagai salah satu langkah paling signifikan tahun ini dalam memperluas adopsi institusional terhadap aset digital di luar dua kripto terbesar.

BACA JUGA:  Waduh! Salah Satu Bisnis Milik Timothy Ronald Gulung Tikar

Dengan reputasinya sebagai salah satu pengelola dana investasi terbesar di dunia, membawahi aset senilai triliunan dolar AS, Fidelity semakin memperkuat peran lembaga keuangan tradisional dalam mendorong legitimasi pasar aset digital global.

Solana Jadi Tumpuan Ekosistem Tokenisasi

Solana saat ini tercatat sebagai kripto terbesar keenam di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$104 miliar.

Jaringan ini dikenal karena kemampuannya memproses transaksi dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah, menjadikannya salah satu kandidat utama untuk mendukung skala ekonomi digital masa depan.

Menurut laporan berbagai media, langkah Fidelity menambahkan Solana tidak hanya sekadar memperluas opsi perdagangan kripto, tetapi juga mencerminkan keyakinan terhadap peran Solana sebagai pusat potensial bagi “internet of capital markets,” sebuah konsep yang menggambarkan integrasi pasar modal global melalui teknologi blockchain.

Jaringan Solana sendiri telah berkembang menjadi ekosistem yang aktif dalam mendukung tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Berbagai produk keuangan seperti saham, stablecoin, hingga dana terkelola (funds) kini mulai hadir dalam bentuk token di jaringan tersebut.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terbaru: POL, MANTA, ZEC, DASH dan ENA

Salah satu di antaranya adalah stablecoin Tether (USDT) yang baru saja diluncurkan di atas blockchain Solana, memperkuat posisinya sebagai ekosistem multi-aset yang terintegrasi.

Langkah Fidelity dipandang sebagai dorongan besar bagi Solana dalam memperluas adopsi dan kepercayaan investor institusional. Analis menilai, keputusan ini dapat membuka aliran modal baru dari segmen investasi tradisional ke aset digital alternatif di luar Bitcoin dan Ethereum.

Sentimen pasar pun langsung bereaksi positif, dengan beberapa analis memperkirakan potensi kenaikan harga SOL menuju kisaran US$190–US$200 dalam jangka pendek.

Tantangan Tetap Bayangi Ekosistem Solana

Meski demikian, sejumlah analis mengingatkan bahwa adopsi besar dari institusi keuangan tidak selalu menjamin stabilitas jangka panjang. Solana masih menghadapi tantangan teknis, termasuk rekam jejak gangguan jaringan (outage) yang beberapa kali terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:  Hong Kong Bidik Posisi Pusat Keuangan Dunia Lewat Tokenisasi RWA

Selain itu, isu mengenai tingkat desentralisasi jaringan juga masih menjadi perdebatan di kalangan pelaku industri kripto.

Dari sisi regulasi, Fidelity menegaskan bahwa setiap layanan yang diberikan akan tetap mematuhi ketentuan hukum dan pedoman kepatuhan yang berlaku di wilayah operasinya. Artinya, tidak semua negara bagian di AS akan langsung mendapatkan akses ke perdagangan Solana di tahap awal implementasi.

Langkah Fidelity ini memperlihatkan semakin tipisnya batas antara keuangan tradisional dan aset digital. Dengan dukungan lembaga besar seperti Fidelity, aset kripto seperti Solana semakin diakui sebagai bagian dari lanskap investasi global yang sah.

Bagi investor, keputusan ini menjadi sinyal bahwa altcoin besar mulai menembus ekosistem keuangan arus utama.

Di sisi lain, bagi industri blockchain, hal ini memperkuat keyakinan bahwa masa depan keuangan akan semakin terhubung antara aset dunia nyata dan teknologi blockchain yang menopangnya. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia